Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 64 Menjemput Ayu


__ADS_3

Ibu, mempersilahkan Gilang masuk ke dalam rumah. Dan benar saja Ayah sudah menunggu disana.


Gilang mengulurkan tangan pada Ayah Ayu dan mencium tangan ayah dan ibu Ayu sebagai tanda hormat.


"Oh Nak Gilang, silahkan duduk. Ada maksud apa kemari?" tanya Ayah Ayu.


"Bu, tolong bilangin mba Sri(Art rumah Ayu) untuk bikinin minuman untuk Gilang." ujar Ayah.


"Baik Yah, Ibu kedapur dulu yah." ujar Ibu.


"Begini Ayah, maksud kedatangan saya kemari untuk menjemput Ayu!" tegas Gilang.


"Boleh tapi dengan syarat:


- Tidak boleh memperlakukan Ayu seperti pembantu.


- Di rumah kamu harus ada pembantu untuk mengurus rumah dan warung.


- Dan yang terakhir tidak boleh berkata kasar apa lagi membentak Ayu.


Kalo kamu setuju dengan syarat itu, kamu boleh bawa pulang Ayu." ucap Ayah menjelaskan.


"Tidak bisa begitu dong, Yah." ucap Gilang.


"Bisa, kenapa tidak? Kalo kamu mau bawa pulang Ayu sekarang, kamu harus memenuhi syarat di atas tadi!." tegas Ayah Ayu.


15 menit kemudian seorang Art membawa 2 cangkir teh dan beberapa cemilan di atas toples.


Gilang berpikir sejenak, dan memutuskan untuk menerima syarat yang di ajukan oleh Ayah.


Tidak lama kemudian terdengar langkah kaki yang menuruni tangga tap... tap...tap.


Mereka berdua reflek melihat ke arah tangga, dan ternyata Ayu yang menuruni tangga.


"Yu, sini." panggil Ayah.


"Iya, yah ada apa?" tanya Ayu.

__ADS_1


"Ini Nak Gilang sudah setuju dengan syarat yang di berikan, kamu siap-siap gih ikut dia pulang ke rumah." ujar Ayah.


"Baik Ayah, Ayu siap-siap dulu." ujar Ayu.


Ayu, kembali menaiki tangga untuk kembali ke kamar nya.


"Ingat Gilang, kalo kamu sampai melanggar syarat yang di berikan tadi. Ayah, tidak akan pernah biarin Ayu pulang lagi ke rumah orang tua mu." ancam Ayah Ayu.


"Baik Ayah, akan Gilang ingat kata-kata Ayah!." ucap Gilang tegas.


Sambil menunggu Ayu bersiap-siap, Ayah dan Gilang berbincang bersama Ibu.


Di rumah Gilang...


Ibu masih menjaga warung, karna hari masih sore.


"Semoga Ayu mau di ajak pulang kesini lagi, biar Aku tidak begitu cape. Dari sebelum subuh sampai sore begini belum istirahat." ucap Ibu dalam hati.


Tidak lama kemudian ada pembeli datang,


"Bu beli...bu beli." teriak si pembeli.


"Ya mau beli apa?" ketus ibu.


"Mau beli beras 1liter, telor 1kilo, kopi nya 2 pcs jadi berapa bu?" ucap pembeli.


"Sebentar saya siapin dulu kamu tunggu.


Beras 1 liter\=10ribu


Telor 1 kilo\=28 ribu


kopi 2 pcs\=3 ribu


jadi total belanjaan nya 41 ribu." bu ucap ibu .


"Ini bu, uang nya" ucap pembeli.

__ADS_1


Sambil mengulurkan uang 50ribu.


"Uang nya 50 ribu di pake nya 41ribu kembali nya 9 ribu." ucap ibu mengulurkan kembalian uang nya.


Gilang lama banget sih di sana, apa yang di bicarakan sampai selama ini di rumah Ayu.


Di rumah Ayu...


Setelah 1 jam, Ayu keluar kamar dan menuruni tangga.


Jam sudah menunjukan pukul 7 sore.


"Gilang, Ayu sebelum pulang makan malam dulu. Ibu sudah masak banyak, cukup untuk kita bersama." ucap Ibu.


"Baik, Bu." ujar Gilang.


"Bi, nanti tolong bungkusin makanan untuk Ibu mertua Aku yah." ucap Ayu.


"Baik Non, akan Bibi siap kan" ucap Bibi.


"Terima kasih, Bi." ucap Ayu.


"Sama-sama Non." ucap Bibi tersenyum.


Makan malam selesai, Ayu dan Gilang pamit pulang ke rumah Ibu Mertua nya.


Ayah, Ibu aku pamit yah ujar Ayu.


Sambil mengulurkan tangan untuk mencium punggung tangan Ayah dan Ibu nya.


Gilang pun sama pamit pada orang tua Ayu, dan melakukan hal yang sama seperti Ayu.


Bersambung...


Apakah Ibu Gilang akan terima syarat yang di ajukan besan nya?


Dukung terus karya ini...

__ADS_1


Terima kasih...


__ADS_2