Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 47 Menggemas kan


__ADS_3

Di kantor...


Gilang memesan makanan di kantin berupa nasi, ayam, sambal dan lalapan.


Gilang menunggu bu kantin menyiapkan makanan nya, di tengah menunggu Rudi memanggil nya.


"Hai Lang berangkat jam berapa tadi pagi?" tanya Rudi.


"Hai aku berangkat jam 8 pagi, kenapa tidak nungguin aku, Rud?" tanya Gilang.


"Iya maaf tadi pagi Meta sakit, aku nganter dia ke rumah sakit. setelah itu baru aku berangkat ke kantor" jelas Rudi.


"Oh begitu, aku kira kamu tidak mau aku tebengi lagi Rud" ucap Gilang menyesal.


"Tidak begitu lang, aku seneng ko, jadi di jalan ada teman bicara." ucap Rudi.


"Kamu tidak makan Rud?" tanya gilang.


"Aku sudah tadi, baru selesai lalu menemui mu" ujar Rudi.


Jam makan siang selesai, semua karyawan kembali ke meja masing-masing untuk melanjut kan pekerjaan nya termasuk gilang.


Di rumah...


Ayu dan ibu juga baru selesai makan siang.


Ayu membereskan bekas makan siang nya, dia mengelap meja dan cuci piring.


"Yu, untuk makan nanti malam Ibu saja yang masak" ucap Ibu


"Baik bu, memang ibu sudah bisa memasak. Kalo belum kuat jangan di paksain." ucap Ayu


"Bisa ko Yu, Ibu kuat memasak." ucap Ibu penuh semangat.

__ADS_1


"Ibu istirahat dulu yah, kamu jaga warung" ucap Ibu


"Iya Bu" ucap Ayu.


Selesai nyuci piring Ayu ke depan untuk menjaga warung.


Sore hari nya...


selesai istirahat ibu ke warung depan untuk mencari tukang sayur yang lewat sore hari.


Ibu melihat Ayu sedang melayani pembeli seorang anak balita.


"Dede mau beli apa?" tanya ayu sambil tersenyum ramah.


"Atu mau beyi mie yebus dua" ucap si dede dengan mengacung kan jari telunjuk dan jari tengah.


"Oh mie yebus dua sama apa lagi de?" tanya Ayu


"Tama apa ya, atu yupa tate. bentan atu tanya mama duyu." ucap anak balita tersebut dengan raut muka menggemaskan.


tidak lama kemudian anak balita itu balik lagi


"Tate mi yebus cama teyor catu" ucap anak itu lagi-lagi dengan mengacung kan tangan nya.


"Ini semuanya jadi 10ribu ya De" ucap Ayu.


"Ini tate uangna." ucap anak itu sambil mengulur kan tangan nya dengan tangan kiri.


"Ngasih nya dengan tangan baik dong, masa dengan tangan kiri sih, De" ujar ayu menasehati.


"map tate yupa atu" ujar anak itu.


dia pun memindah kan uang itu dari tangan kiri ke tangan yang kanan.

__ADS_1


"Ini Tate" anak itu kembali mengulurkan uang, tapi kali ini benar dengan tangan kanan.


"Tante ambil yah uang nya pas" ucap Ayu.


Anak itu hanya menganggukan kepala nya.


"Ini mie rebus sama telor nya dan ini hadia buat dede" ucap Ayu sambil memasukan chokolat*s di plastik.


"Makacih tate" ucap anak itu dengan senyum lebar.


"Ayu kenapa kamu memberi anak itu jajanan gratis" ucap kesal ibu


"Tidak papa bu nanti Ayu yang bayar, lagian harga coklat itu cuma 500 rupiah bu" ujar Ayu santai.


"Rugi lah kita harus nya buat untung kita malah di kasihin orang" ucap ibu mencak mencak.


"Kalo Ibu tidak ikhlas biar Ayu yang bayar. tidak miskin seseorang dengan bersedekah Bu" ujar ayu lembut.


"Ayu nanti kamu beli makan di luar saja ibu sudah tak ingin memasak" kesal ibu


"Baik Bu" ucap ayu lambut.


"Enak amat jajanan di kasih kan orang memang ngebeli nya tidak pake modal apa" gerutu Ibu.


jam pulang kantor pukul 5 sore, Gilang dari kantor langsung pulang ke rumah tidak mampir dulu ke kos.


perjalanan dari kantor ke rumah memakan waktu 1 jam kalo lancar, tapi kalo macet bisa sampe 1jam 30 menit.


Bersambung...


Terima kasih yang sudah dukung karya ini...


Tetap dukung karya ini, dan tinggal kan jejak yah.

__ADS_1


Minta do'anya yah biar semua urusan lancar.


__ADS_2