Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 77 Pesanan


__ADS_3

Gilang dan teman-teman nya berhasil mengelabui para preman dan menolong wanita itu. Setelah para preman itu pergi mereka bernafas dengan lega. "Sekarang kaka sudah aman, kaka bisa pergi kembali ke rumah kaka." ujar Dini.


Wanita itu hanya menganggukan kepala dan pergi dari situ. Hari semakin malam, mereka pulang ke kos-an untuk istirahat.


Seminggu kemudian...


Usaha toko roti Ayu makin banyak yang pesan, setelah minggu kemaren mendapat pesanan 50 pcs. Setiap hari di ruko banyak warga yang beli roti manis, selain rasa nya enak juga harga nya terjangkau.


Setiap hari, tidak kurang dari 200 pcs habis terjual di ruko tersebut. Sedang di restoran, Ayu selalu mengirim lebih dari 100 pcs dan habis terjual. Di minggu ini juga Toko roti Ayu, mendapat 100 pcs pesanan untuk acara rapat petinggi perusahaan.


Sedang di rumah Ibu Nur marah-marah tidak jelas, karena kesuksesan Ayu dalam membuka toko roti. Padahal toko roti, itu belum di resmikan tapi pembeli nya sudah banyak.


"Ibu Nur, bagaimana sih lihat usaha menantu nya sukses bukan nya bersyukur. malah tidak suka, kasihan sekali bu Ayu punya mertua yang punya hati iri dengki. Padahal kurang apa dia sudah cantik, baik lagi." ucap Bu Susi dalam hati.


Bu Sumi yang masih di rumah hanya menggelengkan kepala nya, tak habis pikir dengan pemikiran bu Nur. "Sus, saya keruko dulu ya. Lagi banyak pesanan nich disana, kasihan si andre cuma ber 4 di sana." ujar Sumi.


"Sum, kamu sudah selesai masak nya? nanti kalo bu Nur tanya, bagaimana jawabnya?" tannya bu Susi. "Bilang saja, saya sudah ke ruko lagi banyak pesanan." jawab Sumi asal.


Dari beberapa hari yang lalu, Gilang sudah minta izin pada ibu nya kalau minggu ini tidak pulang ke rumah. Gilang beralasan cape pulang pergi, dan ibu mengizin kan nya. Tapi Gilang tidak minta izin pada Ayu, dan meminta ibu menyampaikan kalau minggu ini tidak pulang.


Semakin hari Ayu semakin sibuk, mengelola toko roti nya. Setiap hari ada saja pesanan yang masuk, seperti hari ini Ayu menerima pesanan sepasang roti buaya untuk acara pernikahan seminggu lagi. Ada juga yang memaksa, ingin di bikinin kue ulang tahun yang bertemakan robot.


Ayu meminta waktu untuk berpikir pada pelanggan tersebut, untuk membicarakan dengan pegawainya. Ayu mengadakan rapat dadakan dengan pegawai yang berada di dapur, untuk membicarakan langganan yang ingin di bikinin kue ulang tahun yang bertemakan robot.


Para pegawai berkata siap untuk membuat kue ulang tahun tersebut, mereka semangat sekali. Karena moto Toko roti Ayu adalah Pembeli Adalah Raja dan Kepuasan Pelanggan Yang Utama.


Minggu ini Gilang tidak pulang kerumah ibu, dia di ajak pergi oleh Rudi ke cafe yang baru buka. "Meta mana Rud? ko tidak bareng kita?" tanya Gilang.

__ADS_1


"Sudah jangan tanya kan dia, aku masih marah." kesal Rudi.


"Memang kenapa sih tumbenan marah ngga kelar-kelar dari kemaren." kepo Gilang.


Di bilang jangan di bahas juga, masih juga di bahas. sewot Rudi.


Meta sama Rudi, memang lagi berantem cuma gara-gara salah paham. Meta melihat seolah-olah Rudi sedang berpelukan dengan teman sekantor nya, padahal yang terjadi adalah Rudi sedang menolong teman nya yang terpeleset di jalan.


Rudi sudah minta maaf, tapi Meta tidak mau mendengar penjelasan nya. Meta, Kekeh dengan asumsi nya sendiri. Meta bahkan menampar Rudi, karena kesalah pahaman itu.


Sedang di tempat Ayu, dia sedang membantu karyawan nya melayani pembeli. sekarang Ayu, mempunyai 2 chef dan 5 karyawan yang bertugas membungkus dan melayani pembeli.


Sekarang pendapatan Ayu, setiap hari bersih sekitar 4-5 juta per hari. Yang pasti lebih besar dari pada karyawan biasa. Ibu di rumah juga selalu uring-uringan terus tidak tau kenapa, Ayu juga bingung menghadapi nya.


Ayu kalau di rumah jadi tidak betah, karna kalau Ayu masuk rumah, Ibu seakan menyindir Nya dengan kata-kata yang kurang enak di dengar. Seperti, "Bu bos roti baru pulang ini masih sore loh." sinis Ibu.


Pernah suatu ketika Ayu mendengar percakapan ibu dan Mas Gilang, yang inti nya ibu itu iri dengan perkembangan toko roti yang di kelola oleh Ayu. Sampai Ayu merasa bahwa ibu belum bisa menerima nya, jadi bagian dari keluarga nya. Tapi sudah lah Ayu tidak mau ambil pusing dengan kelakuan Suami dan Ibu mertua nya.


Ayu pergi ke restoran, untuk mengecek Roti manis yang kemarin di antar masih Ada apa sudah habis. Malah Ayu mendapat kabar gembira, kalau toko roti nya mendapat begitu banyak pesanan.


"Yu, ini ada pesanan 1000 pcs untuk 2 minggu mendatang sanggup tidak?" tanya Bagus. "Memang pesanan nya apa saja, Gas? Roti manis saja, apa sama yang lain nya?" Tanya balik Ayu.


"Roti manis nya 1000 pcs, kue pisang, kue lapis dan lontong isi masing masing 500 pcs. nih daftar nya." ujar Bagas sambil mengulur kan selembar kertas pada Ayu.


"Oke untuk 2 minggu lagi kan, di anter jam berapa Gas?" tanya Ayu. sambil menyambut uluran kertas dari tangan Bagas. "Hampir lupa Yu, untung kamu tanya untuk jam 12 siang." ujar Bagas tersenyum kikuk.


Ayu pulang dengan perasaan bahagia, di sepanjang perjalanan senyum Ayu tidak luntur. Ayu mampir ke ruko, untuk memberi tau kan kabar bahagia.

__ADS_1


"PENGUMUMAN SEMUA !!!" ucap lantang Ayu.


Semua karyawan mendekat ke Bos mereka untuk mendengar kan apa yang akan di umum kan.


"Saya punya kabar Gembira untuk kalian, kita mendapat pesanan sebanyak 1000 pcs Roti manis, kue lapis, kue pisang dan lontong isi masing-masing 500 pcs." ujar Ayu lantang.


Semua karyawan bersorak "HOREE..!!!."


Permisi, bu." intruksi salah seorang karyawan.


"Ya, ada apa Git?" tanya Ayu pada karyawan nya yang sedikit lola, tapi sangat cekatan kerja nya.


"Maf bu, bukan nya kita tidak punya orang yang bisa bikin lontong?" tanya Gita penasaran.


"Oh itu tenang saja, kita bisa gandeng para usaha rumahan untuk bekerja sama dengan kita. kalo pas kita lagi banyak pesanan seperti sekarang ini." ucap Ayu menjelaskan.


'Oh iya, hampir lupakan.' gerutu Ayu.


"Pesanan Roti dan kue tersebut untuk 2 minggu ke depan untuk jam 12 siang, jadi dari jam 11 harus sudah siap. apa kalian mengerti." ucap Ayu.


Semua karyawan gembira, karena kalau ada pesanan banyak begini mereka akan mendapat kan bonus lebih di luar gaji mereka. Ayu memang seloyal itu, pada semua karyawan nya.


Bersambung...


Maf yah semua 2 hari kemarin tidak up date. karna saya lagi ribet pindah kontrakan.


Terima kasih untuk yang sudah dukung karya ini. Dan juga mohon dukungan nya untuk karya Chat story ku yang ber judul (Dia sahabat ku).

__ADS_1


__ADS_2