Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 45 Di tinggal belanja


__ADS_3

Setelah membayar makanan, mereka pun pulang ke tempat kos nya.


Tapi sebelum itu Gilang mengganti uang untuk membayar makan tadi.


"Rud, saya balik ke kamar yah, terima kasih tadi sudah di talangi dulu." ujar Gilang.


"Iya sama-sama, santai saja" ujar Rudi.


Gilang pun berlalu kamar untuk membersih kan diri dan ganti baju, setelah itu istirahat.


Meta dan Dini tinggal satu kamar berdua.


Di rumah...


Sehabis makan Ayu mengantar ibu ke kamar untuk istirahat, sedang Ayu membereskan meja bekas makan dan mencuci piring.


Setelah semua selesai baru Ayu bisa nerebah kan diri nya.


Sebelum tertidur Ayu menghubungi Gilang lewat sambungan telp tapi tidak di angkat sampai 3 x panggilan.


'Sudah lah mungkin Mas Gilang sudah tidur, ini kan sudah malam' dalam hati Ayu berkata.


Akhir nya Ayu pun terlelap karna kecapaian, seharian merawat ibu yang lumayan cerewet.


Pagi hari nya...


Ayu terbangun lebih siang sedikit, beruntung semalam sebelum tidur sempet masak nasi, jadi tidak terlalu terburu.


Ayu mandi dan ganti baju baru keluar kamar untuk mempersiap kan air untuk mandi ibu sambil nyapu dan mengepel lantai.


Sedang lauk nya Ayu beli sama penjual yang lewat depan rumah nya.

__ADS_1


Air pun panas dan di tuang ke ember baru Ayu ke kamar ibu untuk membangun kan dan memapah ibu ke kamar mandi.


"Bu... ibu... bangun bu, ayo mandi Ayu sudah menyiapkan air hangat untuk ibu mandi" ucap Ayu lembut.


"Apa sih Yu, nanti saja lah. ibu masih ngantuk nih" sentak ibu.


"Bu nanti kalo tidak buru-buru air nya keburu dingin bu" ucap Ayu bersabar.


"Ya sudah sih kalo dingin tinggal merebus lagi susah amat." kesal ibu karena di bangunin terus oleh Ayu.


Ayu hanya menghela nafas saja.


Ya sudah bu, Ayu ke pasar yah belanja kebutuhan warung yang habis ujar Ayu.


Di kos-an...


Gilang bangun tidur sudah pukul 6.30 pagi, dia mengecek handphone nya ada yang menghubungi apa tidak.


"Semalam Ayu telpon, ko aku tidak dengar yah apa terlalu pulas aku tidur nya." batin Gilang.


Gilang segera mandi dan ganti baju, terus membeli sarapan di luar.


Di depan Gilang bertemu dengan Rudi yang sedang mau membeli sarapan juga.


"Hai Rud" sapa Gilang


"Hai Lang beli di sini juga" sapa balik Rudi


"Saya duluan yah Rud, sudah dapet nih sarapan nya." ujar Gilang tersenyum ramah.


"Oh iya Lang, nanti kamu mau berangkat bareng aku tidak?" ujar Rudi.

__ADS_1


"Loh memang kamu tidak nganterin Meta ke tempat kerja." ujar Gilang.


"Tidak Meta berangkat bareng Dini, kan mereka kerja nya satu kantor." ujar Rudi.


"Kalo begitu boleh lah saya nebeng" ujar Gilang.


Sarapan selesai mereka berdua berangkat ke kantor bersama.


Di rumah...


ibu masih saja ingin tidur, tidak mau bangun. Jadi Ayu biar kan saja dari pada kena omel terus sama ibu.


Semalam Ayu sudah bicara kalo hari ini akan belanja ke pasar untuk membeli kebutuhan warung yang habis.


kebutuhan itu di antara nya ada beras, telor, tepung, gula dan jajanan anak-anak.


Ayu di pasar lebih dari 2 jam karna harus keluar masuk toko grosir dan mengantri.


Beruntung tadi pagi Bibi datang menjenguk, jadi sekalian Ayu titipin Ibu untuk pergi belanja.


Setelah pulang belanja Ayu membereskan nya dan masuk kedalam rumah.


Ayu mengecek apakah Ibu sudah mandi dan sarapan apa belum?


Dan saat di liat Ibu sudah rapi dan sarapan.


"Ayu kamu lama sekali belanja nya" ketus Ibu.


"Maf Bu, toko grosir nya antri dan banyak yang harus di beli" ujar Ayu lembut.


Bersambung...

__ADS_1


Segini dulu yah, Maf kalo tulisan nya belum rapi


terima kasih...


__ADS_2