Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
BB 30 Ibu Terapi


__ADS_3

Mohon dukungan nya untuk karya ini...


Dari jam 4 sore Paman dan Bibi, sudah sampai di rumah Ibu.


Ayu sudah menyiap kan ibu, dari mandi, makan ganti pempers dan juga cemilan untuk di jalan dan rumah sakit nanti.


"Yu, sudah siap semua nya apa belum?" tanya Bibi lembut.


"Sudah bi, tinggal menunggu Gilang pulang dari kantor saja" jawab Ayu dengan lembut pula.


"Memang Gilang pulang jam berapa dari kantor nya Yu?" tanya Bibi lagi.


"Ayu belum tau Bi, tadi Ayu telpon jawab nya sebentar lagi" ujar Ayu dengan suara lirih.


"Oh... ya sudah kalo begitu kita tunggu saja, mungkin sebentar lagi Gilang sampai" ujar Bibi sembari pergi menemui Paman.


Gilang pulang dengan waktu tinggal berapa menit lagi mobil akan berangkat ke rumah sakit.


Akhir nya paman menyuruh Gilang untuk menyusul saja kerumah sakit setelah mandi dan ganti baju nanti.


"Lang kamu nyusul saja yah, kamu kan baru pulang kerja" ujar paman perhatian.


"Iya paman nanti Gilang menyusul kalo sudah rapi mandi dan ganti baju" ujar Gilang.


Paman, Bibi dan Ibu pun berangkat ke rumah sakit untuk terapi dan kontrol.

__ADS_1


Sesampai nya di sana sudah mau mahgrib. Mereka segera masuk ke dalam rumah sakit dan mencari tempat terapi.


Di rumah...


Begitu sampai rumah Gilang melihat mobil Paman sudah mau jalan kerumah sakit untuk terapi dan kontrol kesehatan.


Dari dalam mobil Paman berteriak supaya Gilang nanti menyusul ke rumah sakit setelah mandi dan ganti baju.


"Yu, kamu siapin air panas untuk aku mandi yah! rasanya badan aku cape banget." teriak Gilang dari luar rumah.


"Iya Mas" balas Ayu sambil teriak juga


Ayu yang baru merebah kan diri pun buru-buru bangun untuk merebus air untuk Gilang mandi, dan balik kekamar lagi untuk menyiap kan baju ganti untuk Gilang.


setelah 20 menit, Air telah panas dan Ayu membawa nya ke kamar mandi untuk di campur air dingin untuk mandi Gilang.


"Baik lah aku mandi dulu, kamu siap aku makan sama es teh manis yah. selesai mandi harus sudah ada di meja makan" ujar Gilang sebelum masuk kamar mandi.


"Iya Mas tapi kamu yang hancurin es nya yah, tangan aku lagi sakit." ujar Ayu dengan suara lembut.


"kamu lah yang hancurin es nya, aku kan mau mandi" ujar Gilang dengan menahan emosi.


"Uh... dasar suami tidak pengertian orang tangan aku sakit ko di paksa ancurin es batu" gerutu Ayu.


Sesudah mandi dan ganti baju, Gilang pun segera menuju ke meja makan dan melihat Es teh nya belum siap.

__ADS_1


Yu kamu masak ini saja, tidak ada yang lain. ucap Gilang


"Iya mas, Ayu cuma masak tumis kangkung sama tahu dan tempe goreng saja" ucap Ayu dengan sedikit badan bergetar karna dari tadi Gilang menggunakan nada tinggi nya.


"Gorengin telor sana" ujar Gilang dengan ketus nya.


"Baik lah saya gorengin tapi kamu yang ancurin es yah" ucap Ayu memohon.


"Iya jangan lama lama goreng nya aku sudah laper banget." ucap Gilang.


Ayu pun ber jalan menuju dapur untuk menggoreng telur.


makan selesai Gilang segera menyusul ibu kerumah sakit.


Di rumah sakit...


Gilang sampai di rumah sakit sudah menjelang sholat isya. dia mencari keberadaan ibu, Paman dan Bibi.


Gilang berkeliling di rumah sakit dan menemukan Bibi di luar ruangan terapi ibu, sedang Paman masuk ke dalam menemani Ibu.


"Bi, tidak ikut masuk ke dalam?" tanya Gilang.


"Tidak yang di bolehin satu orang yang masuk Lang" ujar Bibi.


Bersambung...

__ADS_1


Mohon dukungan nya untuk karya ini gaes, dengan tinggal kan jejak.


*****Salam Pejuang Receh*****


__ADS_2