
Setelah berpikir cukup lama, pak Joko Akhir nya berbicara pada Ayu.
"Maf bu Ayu, sewa segitu juga sudah saya diskon. Kalo orang bayar per 3bulan saja 5 juta." ucap Pak joko tersenyum.
"Baik lah kalo begitu pak, pembayaran saya TF(transfer) yah." ucap Ayu juga tersenyum.
"Baik lah ini nomer rekening saya." ucap Pak Joko sambil mengulur kan Handpone nya.
"Ini nomer nya 711322xxx, tolong di cocokin ya pak." ujar Ayu.
"Baik, bu." ujar Pak Joko.
"Ini sudah saya kirim ya, pak. ini tanda buktinya." ujar Ayu sambil menyodorkan handpone nya.
Tidak lama kemudian terdengar notifikasi dari handpone pak Joko.
"Ibu sudah sampe uang nya di rekening saya. terima kasih." ucap Pak Joko.
"Sama-sama pak, oh ya ini pak Joko tolong tandatangani surat perjanjian menyewa kan ruko ini. Saya tidak mau di kemudian hari ada masalah." ujar Ayu menjelas kan.
"Baik Bu, saya baca dulu yah berkas nya." ucap pak Joko.
"Baik Pa, silah kan di pelajari setelah itu di tanda tangani." ujar Ayu.
Tidak berapa lama, pak Joko pun menandatangani berkas tersebut.
"Ini bu sudah saya tandatangani, dan mulai hari ini sudah bisa di tempati. ini kunci nya." ujar pak Joko.
"Baik pak mulai besok akan di tempati." ucap Ayu.
Setelah selesai pembayaran, Ayu pulang ke rumah mertua nya.
Di restoran...
Untuk sementara Dewi, ditempat kan di dapur. untuk mencuci piring sebagai masa percobaan selama 3 bulan. Dewi di gaji 2juta per bulan selama masa percobaan.
__ADS_1
"Wi, kamu di panggil pak Bagas tuh." ujar Sarah(teman kerja).
"Iyah, sebentar tinggal ngebilas piring." ucap Dewi.
"Sudah tinggal saja, nanti saya terusin. tinggal ini saja kan?" tanya Sarah.
"Baik lah, Terima kasih Sarah. Oh iya pak Bagas nya di mana yah." ujar Dewi.
"Tadi sih di kantor." ucap Sarah.
Dewi menganggukan kepala nya dan berlalu pergi ke kantor untuk menemui pak Bagas.
Tok...
Tok...
Tok...
"Permisi." ucap Dewi.
"Ya, silahkan masuk." ucap Bagas.
"Oh iya Wi, sini." panggil Bagas.
"Baik Pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya Dewi.
"Rumah kamu dekat tidak dengan rumah Ibu Ayu?" tanya Bagas.
"Dekat Pak, memang kenapa? ada yang perlu disampaikan ke bu Ayu." ucap Dewi.
"Nanti kalo kamu pulang, saya titip pecel lele untuk ibu Ayu." ucap Bagas.
"Baik pak, nanti akan saya bawakan." ujar Dewi.
"Ya sudah terima kasih, sekarang kamu lanjut kerja nya." ucap Bagas.
__ADS_1
"Baik pak, saya permisi." ujar Dewi.
Dewi keluar dari kantor, dan kembali ke dapur untuk menyelesai kan pekerjaan nya.
Di kantor Gilang...
Setelah seharian bekerja, Gilang meregang kan otot nya yang merasa kaku. karna se harian menyelasaikan beberapa berkas yang sudah di kejar date line.
"Aaahh selesai juga kerjaan." ujar Gilang.
Dari arah belakang ada yang menepuk punggung nya.
"Maf, dengan pak Gilang askar pratama." ujar OB kantor.
"Iya saya sendiri, ada apa yah?" tanya Gilang.
"Maf Pak, di depan ada yang mencari anda." ujar Mang OB.
"Baik Mang, terima kasih yah. saya akan segera kesana." ujar Gilang.
Gilang berlalu ke lobi kantor untuk menemui orang yang mencari diri nya. Sampai di lobi kantor Gilang bertanya bagian Resepsionis.
"Permisi Bu, maaf apa ada yang mencari saya. saya Gilang." tanya Gilang.
"Iya, benar. orang nya ada di sebelah sana." ujar ibu resepsionis.
"Baik bu, terima kasih." ucap Gilang tersenyum ramah.
"Sama-sama, Pak." ucap sang resepsionis.
Bersambung...
Siapa yah yang menemui Gilang di kantor nya?
Ayo cari tau di bab selanjut nya...
__ADS_1
Dukung terus karya ini...
Terima kasih...