Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 52


__ADS_3

Gilang masih diam dengan perlakuan wanita tersebut.


Sampai Gilang di sadarkan oleh sindiran seorang warga.


"Mas, kalo mau bermesraan jangan di tempat umum! malu tau tidak" Sengit warga tersebut.


"Iya maf Pak kalo mengganggu ke nyamanan anda semua." ucap Gilang.


"Gilang, sayang maf kan aku" rengek manja wanita itu.


"Apa sih malu tau di depan umum begitu" sarkas Gilang.


"Aku kan kangen sama kamu, sudah hampir 4 tahun kita tidak ketemu Lang. Apa kamu masih marah sama aku" ujar perempuan itu.


"Sudah lah Agnes, kita sudah berakhir lama." ujar Gilang.


Tidak berapa lama pesanan Gilang pun datang.


"Pesanan Atas nama Gilang" ujar pelayan.


"Iya saya Ka, jadi berapa total nya?" ujar Gilang.


"Total nya semua 60 ribu Ka" ucap pelayan.


"Ini ka uang nya" ucap Gilang sambil mengulurkan uang 100 ribuan.


"Uang nya 100ribu yah, di pake nya 60 ribu kembali nya 40ribu" ucap pelayan tersebut.


"Ini pak pesanan nya terima kasih." ucap pelayan.


"Iya ka sama-sama" ucap Gilang.


Gilang pun keluar dari restoran tersebut.


"Lang mau kemana aku ikut" rengek manja Agnes

__ADS_1


"Apa sih Nes, jangan ikuti aku terus, pulang sana!" kesal Gilang.


"Tidak Aku mau ikut kamu, kemana pun kamu pergi" ucap Agnes.


"Tidak bisa begitu dong Nes, apa kata orang kalo kamu ikutin Aku terus." kesal Gilang.


"Biar saja tidak usah memikirkan kata orang" ujar Agnes cemberut.


"Sudah begini saja, kamu sekarang tinggal di mana? nanti malam aku temui kamu." ucap Gilang asal.


"Oke, aku tinggal di hotel Apus kamar 12a" ucap Agnes dengan tersenyum manis.


"Baiklah aku pergi dulu." ucap Gilang sambil melangkah menjauh dari restoran tersebut.


Di rumah Ayu...


Ayu makan dengan begitu lahap, Sedang Ayah dan Ibu nya memandangi nya sambil menerawang jauh.


Makan sudah selesai, Ayah meminta penjelasan dari Ayu.


Sejak kapan mereka memperlakukan mu seperti pembantu, Nak?


"Jelaskan Yu, jangan bikin Ayah berasumsi sendiri.


Ayu masih diam dan menimbang apa harus di ceritakan semua nya atau tidak.


"Yu, Ayah mohon jelas kan biar Ayah bisa ambil sikap terhadap Gilang dan ibu nya." ucap Ayah memohon.


Karna tidak tega melihat Ayah nya sampai memohon akhir nya Ayu menceritakan garis besar nya.


"Sebenar nya dari awal Ayu di bawa ke tempat Gilang, secara tidak langsung mereka minindas ku dan paling parah nya saat Ayah mertua ku sudah tidak ada dan Ibu jatuh sakit semua urusan rumah dan warung aku yang mengerusi." ucap Ayu sendu.


Di rumah Gilang...


Gilang baru saja sampai ke rumah.

__ADS_1


"Lang sudah beli makanan nya, Ibu lapar" ucap Ibu.


"Sudah Bu, ini aku beliin pecel lele di restoran yang Ayu suka beli Bu" ucap Gilang.


"Sini ibu siapin dulu pecel lele nya." ujar ibu.


'Kenapa Agnes balik lagi sih, setelah sekian tahun dia meninggal kan ku bersama laki-laki lain.' batin Gilang bergejolak.


Lang...


Lang....


Ibu menepuk punggung Gilang.


"Ada apa sih bu ngagetin aja" sentak Gilang.


"Ngagetin, kamu yang melamun ibu panggilin dari tadi juga" sentak Ibu balik.


"Lagi mikirin apa sih sampe ibu panggilin tidak mendengar."


"Bu, Agnes kembali" ucap Gilang.


"Agnes siapa Lang yang kamu maksud?" tanya Ibu.


"Agnes, Bu mantan istri siri ku. Yang pergi meninggal kan ku demi laki-laki lain." kesal Gilang.


Bersambung...


sudah terjawab kan siapa Agnes sebenar nya.


Apa kah Gilang menemui Agnes kembali?


Atau malah menemui Ayu.


Segini dulu yah...

__ADS_1


Mohon dukungan nya untuk karya ini...


Terima kasih


__ADS_2