Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 82 Manja nya Kalvin


__ADS_3

Ketika Ayu memasuki kamar itu, Kalvin masih saja menangis. Tangisan nya begitu menyayat hati, bagi siapa saja yang mendengar nya. Ayu memasuki kamar itu dan memeluk erat Kalvin, Ayu mencoba menenangkan nya.


Setelah Kalvin lebih tenang Ayu menyuapi Kalvin makan, Dia makan begitu lahap sampai yang ada di piring semua habis. Setelah makan Kalvin minum obat, tidak lama Revano datang dengan membawa makanan untuk diri nya dan juga Ayu.


"Maf saya hanya membeli kan ini(ada ayam bakar, udang saus tiram dan tahu tempe)saya tidak tau makanan kesukaan kamu apa. Semoga suka." ujar Revano sambil tersenyum lembut.


"Tidak apa-apa Mas, aku suka ko semua ini. Terima kasih yah." ucap Ayu tersenyum lembut. Sedang Kalvin hanya sangat bahagia melihat Papi nya bisa tersenyum kembali.


Makan malam selesai, Kalvin yang sudah mengantuk minta di bacain dongeng sebelum tidur. Ayu membacakan dongeng Si Malin kundang yang durhaka kepada ibu nya.


"Mommy, kenapa Malin kundang di kata kan anak durhaka?" tanya Kalvin penasaran.


"Karena Si Malin kundang tidak mau mengakui ibu nya sendiri, sehingga ibu nya sakit hati dan berdoa pada yang kuasa. Untuk memberi pelajaran ada nya, hati Malin kundang yang sekeras batu membuat dia di kutuk menjadi batu." ujar Ayu.


Ayu tersenyum Kalvin telah tertidur dengan pulas, karena memang di obat yang di berikan pada nya ada obat tidur nya. "Mas Revano, saya pamit yah. Kalvin sudah tidur, saya juga harus pulang hari sudah malam." ujar Ayu tersenyum.


"Nona Ayu terima kasih yah sudah mau jagain anak saya. Boleh saya meminta nomer handpon nya, saya takut besok pagi Kalvin menangis kalau tidak ada kamu di sini. Saya bisa telpon kamu untuk menenang kan nya." ucap Revano panjang lebar.


Mereka pun saling bertukar kartu nama, Reno membaca di kartu nama yang di berikan Ayu. Ayu puspita, pemilik toko roti Ayu. Ayu pergi ke tempat Ibu mertua nya, untuk melihat siapa yang jaga malam ini di sini. Ayu tidak melihat siapa pun, Ayu masuk ke kamar perawatan di dalam hanya ada Paman Marno.


"Paman baru datang, apa sudah dari tadi? Maf tadi Ayu makan malam di luar dan lumayan antri." ujar Ayu menjelas kan. "Ah tidak apa-apa Yu, paman baru 10 menit yang lalu datang."


Tadi setelah keluar dari kamar Kalvin, Ayu sempat mampir ke kantin sebentar untuk membeli kopi dan teh manis panas juga beberapa cemilan.


"Paman mau kopi atau teh manis panas? tadi sebelum ke kamar ini, aku mampir di kantin dan membeli ini." ujar Ayu sambil membuka bungkusan yang di bawa dari kantin tadi.

__ADS_1


Paman kopi saja deh, teh manis nya untuk kamu saja. ujar nya. Ayu hanya menganggukan kepala nya saja.


Ke esokan hari nya...


Revano kalang kabut, karena Kalvin terus saja menangis sambil memanggil Mommy nya. "Mommy..hiks..Mommy.. Kalvin mau Mommy hiks.." ucap Kalvin sambil menangis tersedu.


"Iya sayang kita telpon Mommy yah, mau vidio coll apa telpon biasa?" tanya Papi Revano.


"Vidio call Papi hiks.., Kalvin mau lihat wajah Mommy hiks.." ucap Kalvin dengan derai air mata. Dengan berat hati Revano menelpon Ayu demi untuk menenang kan anak kesayangan nya.


Revano memencet nomer handpone yang ada di kartu nama yang semalam di beri kan pada nya. Panggilan tersambung, Ayu yang baru bangun tidur menangkat telpon nya tanpa melihat siapa yang menelfon.


"Halo, maf ini siapa?" tanya Ayu dengan suara khas bangun tidur dan mata nya masih terpejam dan rambut masih acak-acakan. Sedang Revano hanya tertegun melihat penampilan Ayu yang baru bangun tidur. Tidak lama Ayu tersadar setelah Kalvin memanggil "Mommy, kamu cantik sekali."


Ayu buru-buru membuka mata nya, "aakkhh." teriak Ayu. Sedang Kalvin dan Papi nya tertawa terbahak-bahak melihat Ayu panik sendiri. Setelah mencuci muka dan merapikan rambutnya, Ayu kembali mengangkat telpon kembali.


"Sekarang mana Kalvin nya?" tanya Ayu.


Dari belakang Revano, Kalvin muncul dengan senyum manis nya. "Mommy, Mommy dimana aku tidak mau sendirian? aku mau sama Mommy." rengek Kalvin.


"Loh sendirian memang Papi kamu kemana semalam?" tanya Ayu khawatir. Kalvin tidak menjawab pertanyaan Ayu. Kalvin kembali merengek pada Ayu. "Mommy, aku lapar! ingin di suapi lagi seperti semalam."


Revano hanya memutar bola mata nya malas, Saat Kalvin merengek manja pada Ayu. "Sekarang makan dulu sama Papi, nanti siang baru sama aku. Oke." ucap Ayu tersenyum sambil menunjukan jari jempolnya pada Kalvin.


"Benar ya Mommy, jangan bohong sama Kalvin. ujar nya manja. Iya sayang aku janji nanti siang ke kamar kamu yah." ucap Ayu. Obrolan selesai Ayu dan Kalvin menutup telpon nya bersama.

__ADS_1


Setelah selesai menelpon, Ayu pergi ke kamar mandi untuk membersih kan diri dan bersiap-siap untuk pergi ke ruko, setelah itu ke restoran.


Sesampai nya di Ruko, Ayu menanyakan ke adaan Gita sudah sembuh apa belum. Andre sebagai penanggung jawab sementara, memberi laporan bahwa hari ini ada pesanan sepasang Roti buaya untuk di antar jam 10 pagi.


"Apa sudah siap roti buaya nya Ndre? ini sudah mau jam 10 loh." ucap Ayu. "Sudah Bu, sebentar lagi di antar kan ke tempat orang yang memesan nya." jawab Andre.


"Ya sudah di antar ya jangan sampai telat nganterin nya, dan jangan bikin kecewa pelanggan." peringat Ayu. Andre juga memberi laporan keuangan pada Ayu untuk di periksa. Setelah semua urusan di ruko selesai, Ayu berlalu ke restoran dengan mengendarai sepeda motor nya.


Setelah sampai di restoran, Ayu langsung masuk dan menuju ke kantor nya. Di Restoran, memang meja Ayu dan Bagas masing-masing walau masih satu ruangan. Ayu mengerjakan laporan keuangan restoran selama kurang lebih 1 jam.


Selesai mengerjakan laporan Ayu langsung ke rumah sakit untuk menjenguk ibu dan Kalvin. Ayu menempuh kurang lebih 1jam perjalanan untuk ke rumah sakit. Sesampai nya di sana Ayu terlebih dahulu ke ruangan ibu mertua nya, untuk menanyakan perkembangan beliau.


Kapan sekira nya bisa pulang ke rumah lagi, karena terus terang Ayu kecapaian kalo harus pulang pergi dari rumah ke rumah sakit. Ayu menemui Dokter yang menangani Ibu, dan perkembangan nya cukup bagus dan beberapa hari lagi sudah boleh pulang.


Ayu masuk ke dalam ruangan Ibu untuk memberi tau kan, kalo dalam beberapa hari ke depan sudah bisa pulang ke rumah. Nasi untuk makan siang pasien sudah ada, Ayu menyuapi ibu makan dan setelah itu menyiap kan obat yang harus di minum.


Bu, aku tinggal yah. Aku mau makan siang dulu. pamit Ayu. Setelah keluar dari kamar ibu Ayu berjalan ke ruang VVIP untuk menemui Kalvin. Sedang Kalvin di dalam kamar masih cemberut pada Papi nya, Karena orang yang ia anggap Mommy nya belum juga datang.


Tidak berapa lama terdengar bunyi pintu di ketok.


Tok..


Tok..


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih untuk semua yang sudah dukung karya ini.


Mampir juga di karya chat story saya yang berjudul (Dia sahabat ku).


__ADS_2