Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 73 Renovasi Ruko


__ADS_3

Gilang bangun sudah jam 6.30 pagi, dia membersih kan diri dan berganti baju. Gilang keluar kamar mencari Ibu nya di dapur.


"Bu... ibu..." panggil Gilang.


Sumi yang mendengar orang memangil-manggil Ibu pun datang, untuk memberi tau bahwa Ibu Ayu sedang joging keliling kampung sedang Bu Nur di warung depan.


"Permisi Pak, Bapak mencari bu Ayu atau bu Nur? kalo bu Ayu sedang jogging keliling kampung sudah berangkat dari sehabis subuh, sedang Bu Nur berada di warung Depan bersama dengan Susi." Ujar Bu Sumi menjelas kan.


"Loh, kamu siapa ko tau di mana Ayu dan Ibu?" tanya Gilang.


"Nama saya Sumi, saya art baru di sini." ujar Sumi memperkenal kan diri.


"Oh Saya Gilang." suami nya Ayu.


Gilang pergi ke warung untuk menemui ibu, tidak berapa lama Ayu pun pulang dari joging nya. Mereka sarapan bersama sambil berbincang.


"Mas, kamu sudah kenal Bu sumi yang bekerja di dapur?" tanya Ayu.


"Sudah tadi, kenapa?"


"Tidak cuma bertanya saja, Mas nanti bantuin aku beresin ruko yah?" ujar Ayu.


"Tidak ah aku cape ingin istirahat, malah di suruh-suruh sama kamu." ketus Gilang.


Ayu cuma menghela nafas kasar, "ya sudah kalo tidak mau."


'Punya Suami di minta bantuan ko malah begitu sih, eh Bu Sumi punya kenalan tukang, tidak yah? coba tanya sih.' ucap Ayu dalam hati nya.


"Bu Sumi...Bu Sumi..." panggil Ayu dari meja makan.


"Saya Bu, ada yang bisa di bantu atau ada yang perlu saya lakuin bu?" tanya Bu Sumi pada Ayu.


"Maf bu Sumi, punya kenalan tukang apa tidak sekitar 3 orang? untuk renovasi ruko yang di depan jalan raya sana." tanya Ayu.


"Ada bu tetangga saya, untuk kapan ngerjain nya?" tanya balik Sumi.


"Kalo bisa hari ini bu. biar cepat selesai renov nya." ucap Ayu.


"Baik bu, sekarang saya izin pulang yah untuk kasih tau pak tukang nya." ucap Sumi.


"Iya, jangan lama-lama yah bu. terima kasih lo bu sudah tolong saya cariin tukang." ujar Ayu.


"Iya Bu, sama-sama." ucap Sumi tersenyum.

__ADS_1


Di rumah Karin dan Aji.


Karin masih saja ngambek sama suami nya, di ajakin jalan-jalan tidak mau, makan juga cuma sedikit. Ah.. dari pada pusing, aku telpon Mas gilang saja biar bujukin Karina.


"Halo Mas, Ini Aji."


"Ya halo kenapa Ji, tumben telpon Aku." ujar Gilang.


"Mas boleh minta Tolong bujukin Karina untuk makan, dari kemaren makan nya cuma sedikit." ujar Aji memohon.


"Baik lah mana Karina, biar Mas Gilang yang bicara."


"Sebentar Mas, saya panggilin. 'Sayang Karina, ini loh Mas Gilang telpon mau bicara tidak? kalo tidak mau aku tutup yah. Mau tunggu jangan di tutup telpon nya.' teriak karina dan masih di dengar Gilang.


"Halo Mas, ini Karina."


"Iya Rin, ini Mas Gilang. kenapa tidak mau makan? kamu tidak kasihan pada suami mu yang selalu mengkhawatirmu?" tanya Gilang.


"Aku ingin ketemu Mas Gilang, dan makan bersama seperti dulu. aku kangen Mas hiks.. hiks.." ujar Karina sedih.


"Ya sudah nanti hari senin sepulang kerja, Mas main ke rumah mu yah. Tapi sekarang kamu makan dulu, kasihan suami mu sedih." ujar Gilang.


"Iya Mas, Karina makan sekarang yah" ucap Karina semangat. Nih mas aku mau siap-siap makan di luar, Karina mengulurkan handpone nya ke Suami nya.


"Mas Gilang, terima kasih yah." ucap Aji.


"Iya Mas, sekali lagi terima kasih."


Mereka menutup telpon nya bersama-sama.


Setelah menelpon Gilang, Karina meminta makan nasi padang di tempat nya.


"Mas, ayo kita makan nasi padang di tempat nya, aku mau makan perkedel sama telor dadar yang di situ." ucap Karina semangat.


Aji hanya menganggukan kepala nya saja dan mengikuti kemauan Istri nya.


Di Ruko...


Setelah mendapat kan tukang untuk merenovasi ruko, Ayu segera menyusul ke sana. Ayu akan menujukan bagian mana saja yang perlu di perbaiki.


Setelah memasak makan siang, Bu Sumi di suruh menyusul ke ruko untuk mengantar kan kopi dan cemilan untuk para tukang.


"Bu Sumi punya kenalan orang yang pintar bikin kue apa tidak?" tanya Ayu.

__ADS_1


"Ada Bu, yang bisa bikin kue tradisional atau kue bolu bronis panggang(bropang), bolu tape dan lain sebagai nya." ucap Bu Sumi antusias.


"Kalo bu Sumi bisa bikin apa tidak?"


"Saya bisa bikin kue ****(lapis tradisional), sama kue pisang. Memang kenapa Bu?" tanya bu Sumi.


"Bu Sumi bisa dong bantuin saya bikin kue yang ibu bisa. tenang saja ini ada bayaran nya ko." ujar Ayu.


Bu Sumi hanya menganggukan kepala nya dan tersenyum. obrolan selesai, Bu Sumi kembali ke rumah ibu. untuk menyiap kan makan malam.


Bu Sumi dan bu Susi memang hanya kerja dari pagi sampai sore, setelah itu mereka pulang. Anak-anak mereka sudah menunggu.


Sebenar nya Ayu, tidak benar benar membayar gajih mereka berdua 1 juta rupiah per bulan. Setiap hari Ayu ngasih 20 ribu rupiah untuk jajan anak-anak mereka.


Di Restoran...


Jam makan siang, memang jam nya pegawai restoran sibuk. Seperti Dewi yang biasa nya di bagian pencuci piring, sekarang harus bantuin melayani pembeli. Dari yang makan di tempat sampai yang di bawa pulang.


Di restoran lagi ada pesanan untuk 100 box makanan untuk syukuran memberi nama anak bayi. dan di antar jam makan siang sekitar pukul 11.30 siang. Dewi dan Sarah, di suruh membantu mengirim pesanan makanan ke alamat jl. Sidosari no 42.


Setelah selesai mengantar makanan sarah dan Dewi istirahat sebentar di dapur, untuk makan siang ber gantian dengan yang lain nya. Sesudah itu mereka membantu di depan lagi. karena restoran masih rame seperti tadi.


Di rumah Gilang...


Gilang merasa jenuh sendirian di rumah, Ibu sedang istirahat, sedang Ayu di ruko lagi ngawasi tukang di sana.


Renovasi ruko pun selesai, dalam waktu 1 hari. Karna kerusakan di ruko tersebut tidak terlalu parah, maka nya lebih cepat selesai. Apa lagi yang mengerjakan 2 orang yang cekatan.


Ayu sedang menunggu barang, untuk membuat kue yang akan datang hari ini. Seminggu lagi toko kue milik Ayu akan di buka.


"Bu Ayu." panggil pak tukang.


"Ya pak, apa sudah selesai renovasinya?" tanya Ayu.


"Ya bu, kami sudah menyelesaikan nya seperti kemauan ibu." ujar pak tukang yang kalo di lihat masih muda kisaran umur 25-30 tahunan.


"Baik pak, ini uang nya, tadi perjanjian nya 150 ribu rupiah ya pak. ini saya tambahin untuk beli rokok 20 ribu rupiah, jadi masing-masing 170 ribu rupiah ya pak." ucap Ayu tersenyum ramah.


"Iya Bu, terima kasih sudah di lebihin. oh iya Bu, ibu butuhin karyawan atau karyawati tidak? Kalau iya saya mau ikut daftar Bu." ujar pak Tukang.


"Kalo untuk sekarang, masih mencari orang yang bisa bikin kue sekitar 2 orang pak. kalo pak tukang punya kenalan boleh kenalin ke saya pak." ujar Ayu.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih dukungan nya untuk karya ini... Dan untuk para pembaca semua aku sayang kalian semua.


Dukung juga karya Chat story ku yang berjudul (Dia Sahabat ku).


__ADS_2