Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 31 Sudah membaik


__ADS_3

Mohon dukungan nya gaes untuk karya ini...


Di rumah sakit...


Bibi tidak ikut masuk ke dalam ruang terapi? tanya Gilang pada sang bibi.


"Yang di perboleh kan masuk cuma satu orang jadi paman mu yang masuk" ujar bibi.


"Bi, Gilang ke kantin dulu yah. Bibi mau Gilang beliin apa?" tanya Gilang.


"Tolong Bibi beliin teh manis saja sama roti bantal ya Lang. kamu uang nya ada apa tidak?" tanya Bibi.


"Ada bi, tenang saja yah" ucap Gilang.


Gilang pun berlalu ke kantin untuk membeli teh manis, roti bantal dan kopi untuk paman.


"Bu pesan kopi nya dua sama teh manis hangat dua sama roti bantal nya satu yang besar jadi berapa bu?" tanya Gilang pada ibu kantin.


"kopi 2\=8000 rupiah


teh manis 2\=7000 rupiah


roti bantal besar\= 15000 rupiah


total nya jadi 30 ribu rupiah pak" ujar bu kantin.


Ini uang nya bu" ucap Gilang sambil menyodor kan uang 50 ribu an.


"Uang nya 50 ribu di pakai nya 30 ribu kembali nya 20 ribu ya pak" ujar bu kantin tersenyum ramah.


Gilang menerima uang kembalian dari ibu kantin.

__ADS_1


"Terima kasih bu" ucap Gilang


"Sama-sama pak" ucap ibu kantin.


Gilang pun berjalan kembali ke ruang terapi dan ternyata Paman dan Ibu sudah selesai terapi.


"Paman, bagaimana keadan ibu sekarang?" ucap Gilang.


"Sudah lebih baik dari terakhir kita terapi ibu mu Lang" ucap paman


"Syukur alhamdulilah paman jika perkembangan nya pesat" ujar Gilang.


Sekarang ibu bisa berjalan tanpa di papah walau perlahan mulai lancar.


Di rumah...


Ayu sudah menyelesai kan semua pekerjaan nya.


Tidak berapa lama terdengar suara mobil terparkir di depan rumah, Ayu pun menuju pintu untuk melihat dari balik korden siapa yang datang ternyata mobil tetangga yang sedang memarkirkan mobil nya.


Ayu pun merebah kan diri nya hingga nyaris terlelap kalo tidak mendengar suara pintu di ketuk.


Ayu segera bangun dan menuju pintu untuk melihat siapa yang datang.


Ayu melihat Mas Gilang dan ibu di depan pintu dan segera membuka nya.


"Mas, ibu baru sampai, apa sudah dari tadi, maf Ayu ketiduran di ruang tamu tadi." ucap Ayu.


"Baru ko Yu, ya sudah kamu tidur lagi sama biar ibu saya yang urus" ucap Gilang.


'tumben biasa nya juga di limpah kan ke Ayu yang suruh ngurus ibu.' dalam hati Ayu berucap.

__ADS_1


"Ayu istirahat dulu ya bu. Ayu sangat lelah" ucap Ayu.


"Ibu mau makan lagi tidak?" ucap Gilang.


"Iya ibu mau makan roti saja Lang yang tadi dari rumah sakit masih ada tidak" ucap ibu.


"Masih bu, habis itu minum obat yah terus istirahat" ucap Gilang.


"Bu, Gilang ke kamar ya bu. Gilang cape setelah seharian bekerja" ucap Gilang.


Gilang ke kamar dan memdapati Ayu sudah terlelap mungkin kecapean, karna seharian tidak berhenti bergerak.


Dari bangun subuh sampai menjelang tidur.


Pagi hari nya...


Dari subuh Ayu sudah bangun setelah itu beberes rumah dari nyapu, ngepel, masak, nyuci baju dan ngejemur.


Setelah itu baru ngurusin ibu dari ngerebus air untuk mandi, mandiin, ganti popok, nyuapin makan, nyiapin obat dan yang terakhir buka warung.


tak terbayang bagaimana capai nya Ayu seharian itu.


Dan itu bukan cuma se hari tapi berhari-hari semenjak ibu terkena setruk ringan.


Bersambung...


Mohon dukungan nya untuk karya ini...


tinggalin jejak yah...


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2