Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 61 Restoran


__ADS_3

"Oh dimana restoran nya, Yu?" tanya Bapak.


"Kalo pusat nya di kota K, Yah. Kalo cabang nya baru ada di kota S dan J." ujar Ayu menjelas kan


"Apa nama Restoran kalian?" tanya Ibu.


"Restoran Apus sama kaya nama hotel nya." ujar Ayu.


"Restoran yang lagi viral itu punya kamu dan teman mu, Yu." ucap Ibu semangat.


"Iya bu, tepatnya Restoran itu milik kita berdua Bu." ucap Ayu.


"Bu, ini aku bawain makanan dari hotel Apus. Ada Udang saus padang sama ayam bakar madu." ujar Ayu mengulur kan bungkusan pada Ibu.


"Wah terima kasih ya Yu, Ibu jadi bisa nyicip masakan hotel Apus." ucap ibu bahagia.


"Iya bu, sama-sama. Bu, Ayu cape mau mandi dan ganti baju dulu yah." ujar Ayu tersenyum.


Bapak dan Ibu membuka bungkusan dan memindah kan makanan tersebut ke piring-piring. Sadang Ayu menaiki tangga menuju kamar nya untuk mandi dan istirahat.


Di rumah Gilang...


Setelah makan soto yang di beli Gilang, ibu menutup warung nya.


"Lang, bantuin tutup warung yuk" teriak Ibu dari warung.


"Iya bu, sebentar aku lagi ganti baju dulu" ucap Gilang dari dalam kamar.


"Biasa nya kalo ada Ayu, tinggal suruh dia saja.Aku tidak perlu capai begini." ucap Ibu dalam hati.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, Gilang datang.


"Bu, ibu kenapa melamun?" tanya Gilang.


"Tidak apa-apa, Lang. Ibu cuma, ingat Ayu biasa nya dia yang nutup warung." ucap Ibu.


"Sudah lah Bu, memang salah kita keterlaluan sama dia." ujar Gilang menyesal.


"Lang besok kamu izin tidak masuk kantor yah, kamu jemput Ayu di rumah orang tua nya." ucap Ibu.


"Iya Bu, kalo itu mau ibu." ucap Gilang.


Selesai tutup warung, Gilang pergi ke kamar nya untuk menelpon Rudi.


"Hallo Rud, besok tolong izinin Aku yah di kantor. Aku masih ada urusan di sini." ucap Gilang.


"Hallo Lang, izin berapa hari kamu?" tanya Rudi.


"Oke, sama-sama." jawab Rudi.


"Sudah dulu ya Rud, aku cape ingin istirahat." ucap Gilang menutup telpon.


"Iy- yah sudah di matiin lagi sama Gilang." gerutu Rudi dari balik telpon.


"Siapa yang telpon sayang." ujar Meta(kekasih Rudi).


"Gilang yang telpon, dia minta izinin besok belum bisa berangkat kerja. dia masih ada urusan." ujar Rudi.


"Oooh begitu." ujar Meta.

__ADS_1


"Iya, sudah jangan pikirkan orang lain" ucap Rudi.


Pagi hari nya...


Ayu sudah rapi dengan setelan casual nya, dia mau ngecek restoran di kota S.


"Bu, Aku pergi dulu yah" pamit Ayu.


"Mau pergi kemana sayang? kamu tidak sarapan dulu?" tanya Ibu.


"Tidak sempat Bu, tolong pamitin pada Ayah. kalo Aku sudah berangkat." ucap Ayu sambil mengulur kan tangan untuk bersalaman.


"Iya kamu hati-hati di jalan! naik mobil Ayah saja, nanti Ibu yang bilang pada Ayah" ucap Ibu mengulurkan tangan untuk menyambut tangan Ayu dan di cium nya dengan takzim.


"Baik Bu, tapi nanti kalo Ayah mau pergi pake motor dong." ucap Ayu.


Ibu hanya menganggukan kepala nya.


Setelah ayu pergi, Ayah baru keluar kamar dan menanyakan Ayu.


"Bu, Ayu mana belum ke luar kamar apa?" tanya Bapak.


"Ayu sudah pergi ke kota S untuk mengecek restoran yang di sana." ucap ibu.


"Ayu naik Apa kesana bu, kota S kan jauh bisa makan waktu 2 jam perjalanan." ujar Bapak khawatir.


"Ibu tadi suruh Ayu naik mobil Bapak, aku khawatir kalo dia naik motor kesana nya. Mafin Ibu tidak izin dulu sama Bapak." ucap Ibu.


Bersambung...

__ADS_1


Mohon dukungan nya untuk karya ini...


Terima kasih...


__ADS_2