Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 6 setelah pernikahan


__ADS_3

Mohon dukungan nya buat semua pembaca,biar saya makin semangat nulis.Semoga pada suka,jangan lupa like dan komen nya,mau kasih saran dan kritik nggih monggo.


***Matur sembah nuwun***


*******************************************


Di dalam kamar Gilang mencoba memeluk dan mencium Ayu, tapi Ayu tidak mau dan mengatakan, "Mafin Ayu, Mas" ucap Ayu merasa bersalah.


"Kenapa kamu tidak mau, Mas peluk dan cium Yu, kita kan sudah halal." ujar Gilang.


"maafin Ayu, Mas bukan nya Ayu tidak mau, tapi Ayu takut kebabalasan karena sekarang Ayu sedang siklus." ujar Ayu.


"Jangan marah yah, nanti kalo sudah selesai Ayu kasih tau Mas" ujar Ayu.


Gilang keluar kamar dengan perasaan emosi yang di pendam sendiri.


Di luar kamar Gilang berpapasan dengan ibu nya.


"Lang kamu mau kemana malam-malam begini?" tanya ibu.


"Mau keluar sebentar bu" jawab Gilang.


"Ibu bisa bicara sebentar ngga lang?" tanya ibu.


"Bisa bu,mau bicara apa" jawab Gilang.


"Lang,Ayu nanti berhenti bekerja kan.Biar Ayu bisa bantu ibu masak dan jaga warung." ucap ibu.


"Ibu bicara sendiri aja sama Ayu yah" ucap Gilang.

__ADS_1


"Baik lah besok ibu coba bicara sama Ayu istri mu" jawab Ibu.


Gilang masuk kamar udah larut malam, Ayu pun sudah ter tidur sehingga tidak menyadari sang suami masuk ke kamar.


Ke esokan hari nya...


"Yu, bisa ibu bicara sebentar tidak?" ucap ibu


"Iya bu silah kan" dengan nada lembut Ayu menjawab.


Di ruang tamu kami bicara ber dua,


"Yu" panggil ibu.


Ayu menoleh seraya menjawab "iya bu ada apa? ada yang bisa di bantu? tanya Ayu.


Ayu berfikir sabentar.


Tidak lama kemudian Ayu menjawab "maaf Bu, Ayu dan Mas Gilang sudah membicara kan nya masalah itu."


Ayu menjeda ucapan nya, "Ayu akan tetap bekerja sebelum Ayu hamil bu" terang Ayu kepada sang Ibu mertua.


"Kenapa begitu, pokok nya kamu berhenti bekerja, kamu harus bantu ibu beresin rumah dan jaga warung." bentak ibu pada Ayu.


'loh ko gitu sih, tidak bisa gitu dong se enak nya saja memberi keputusan di hidup ku.' monolog Ayu.


"Ya udah nanti saya bicara kan lagi dengan mas Gilang kalo sudah bangun dari tidur nya" ucap Ayu.


"Mas, ko Ibu tidak ngebolehin Ayu bekerja sih, kan kita sudah sepakat kalo Ayu boleh kerja sampai Ayu hamil" ujar Ayu dengan lirih.

__ADS_1


Sudah sih tinggal nurut saja apa kata Ibu, apa susah nya ujar Gilang marah.


Ayu kecewa pada Gilang karna dia berubah pikiran dari yang tadi nya ngizinin kerja jadi ngga ngizinin lagi.itu semua karna bujukan Ibu mertua.


*******************************************


Seminggu setelah menikah...


"Ayu kamu gi mana sih suruh masak malah ngelamun" bentak ibu mertua.


"Maf bu, terus terang Ayu tidak bisa memasak. tapi akan Ayu coba sebisa Ayu." ujar Ayu.


Ya sudah kamu coba masak dulu nanti Ibu kesini lagi untuk mengecek masakan mu" ketus Ibu.


'kenapa sekarang ibu jadi sering marah marah yah, apa memang begini sifat asli nya yah' monolog Ayu.


"eeh...ni anak malah melamun lagi sih."omel ibu masih berlanjut.


"I..ya bu mafin Ayu" ucap Ayu dengan wajah pias karna masih kaget dengan perubahan ibu sekarang.


Dengan tangan bergeter dan air mata yang mengalir. Ayu mengerjakan apa yang Ibu suruh.


******************************************


bersambung....


Apakah masakan Ayu jadi atau enggak yah?


apa rasa masakan nya pas di lidah atau malah....?

__ADS_1


__ADS_2