
"Agnes, Bu mantan istri siri ku" ujar Gilang kesal.
"Mau apalagi dia cari kamu Lang?" tanya Ibu.
"Tidak tau bu, tadi di restoran dia tiba-tiba peluk dan cium Aku di depan umum" ujar Gilang emosi.
"Dulu kan Ibu dan Bapa tidak setuju kamu menikah dengan dia, tapi kamu kekeh dengan keputusan mu. Sekarang terserah keputusan mu" ujar Ibu pasrah.
"Agnes mengajak ketemu nanti malam di hotal Apus, Bu" ucap Gilang.
Di rumah Ayu...
Setelah menjelaskan semua kepada orang tua nya, Ayu kembali ke kamar untuk istirahat.
Sore hari nya Ayu pamit mau jalan-jalan keluar pada Ibu nya.
"Bu, Ayu mau keluar dulu yah." ucap Ayu lembut.
"Mau kemana sayang?" tanya Ibu
"Ayu ada janji sama teman Bu" ujar Ayu.
"Baik lah, jangan lama lama yah." ucap ibu lembut.
Ayu pamit Bu ucap Ayu mengulurkan tangan untuk bersalaman.
"Iya sayang hati-hati, kamu naik apa?" tanya ibu sambil menyambut tangan Ayu untuk bersalaman.
"Naik mobil Ayah, Bu" ucap Ayu.
Setelah pamit Ayu pergi ke restoran.
Tanpa sepengetahuan Suami nya, Ayu join dengan sahabat nya membuka sebuah restoran dan hotel bintang tiga.
Uang itu murni hasil jeri payah nya waktu kerja jadi sekertaris dan hasil menulis di aplikasi platform terkenal.
Setelah 1jam perjalanan Ayu sampe di restoran dan langsung menuju ruangan nya, untuk mencatat hasil pendapatan hari ini.
Tidak berapa lama sahabat nya datang.
Tok...
__ADS_1
Tok...
Tok...
"Masuk saja tidak di kunci" ucap ayu dari dalam.
ceklek...
"Hai tumben jam segini di sini biasa nya lagi sibuk ngurisin bayi besar nya." sindir sang sahabat bernama Bagas.
"Apa-an sih Gas tidak lucu tau" ketus Ayu.
"He... he..." Bagas terkekeh.
Sedang Ayu hanya melirik nya saja.
"Maf-maf, bercanda. Habis biasa nya kan kamu kesini jam 8 pagi sambil belanja untuk warung." ujar Bagas masih sambil tertawa.
"Sudah lah tidak usah di bahas lagi" ketus Ayu.
"Baik lah, kamu sudah makan belum?" tanya Bagas.
"Sore ini belum, kenapa Gas? kamu punya resep baru yah?" tanya Ayu.
"Oh di kira apa-an" ucap Ayu tersenyum.
"Mau tidak Yu?" ucap Bagas memelas.
"Baik lah tapi makan nya jangan berdua yah, takut timbul fitnah" ujar Ayu.
"Oke, nanti aku ajak adik aku" ujar Bagas.
"Bagaimana kalo di hotel Apus, kamu belum pernah makan di sana kan?" ucap Bagas.
"Oke jam berapa?" jangan malam-malam ya. ujar Ayu.
Di rumah Gilang...
"Bu, Aku pergi dulu yah?" pamit Gilang.
"Mau kemana kamu Lang?" tanya ibu.
__ADS_1
"Aku mau selesai kan masalah ku dengan agnes, Bu?" ucap Gilang.
Ya sudah sana, kamu selesai kan baik-baik masalah dengan Agnes. ujar Ibu.
"Baik bu, Gilang pergi dulu." pamit Gilang.
30 menit kemudian...
Gilang sampe di hotel tempat Agnes menginap.
Gilang menuju resepsionis untuk menanyakan kamar 12a,
"Permisi Mas kamar 12a, Atas nama Wulan Agnesia di sebelah mana yah?" tanya Gilang.
"Silah kan ikuti saya pak!" ujar pelayan Hotel tersebut.
Mereka berjalan beriringan naik tangga menuju lantai 2 kamar paling pojok.
"Kamar nya yang itu Mas, paling pojok." ujar pelayan hotel.
Gilang berjalan ke kamar 12a.
Tok...
Tok...
Tok...
"Siapa di luar?" tanya orang yang ada di dalam kamar.
"Ini Aku, Gilang buka pintu nya" teriak Gilang.
Ceklek...
ceklek...
"Eh sudah datang, ayo masuk" ucap Agnes menarik tangan Gilang.
Bersambung...
Segini dulu yah...
__ADS_1
Mohon dukungan nya untuk karya ini...
Terima kasih.