Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 8 Penderitaan


__ADS_3

Mohon dukungan nya ya besty di karya saya ini.mohon tinggal kan jejak dengan like,vote dan komen.


Mau kasih kritik dan saran juga boleh.


semangat buat para pejuang receh


*******************************************


Di rumah Ayu pun sudah menyelesai kan semua pekerjaan yang ibu mertua nya suruh dari nyuci baju, nyapu, dan ngepel lantai.


Sampai mau istirahat saja tidak bisa, karna baru mau duduk sudah di panggil untuk jaga warung di depan.


"Yu kamu tolong jagain warung yah, Ibu mau belanja kebutuhan warung di pasar deket pengkolan sana" bicara ibu sambil melangkah ke luar rumah.


'Baru mau bilang aku mau istirahat dulu cape baru kelar bebersih rumah.' monolog Ayu.


Di hotel...


Nita sampai di hotel lebih dulu di banding kan Gilang.


Nita memesan kamar hotel untuk ketemuan dengan Gilang.


chat Nita dan Gilang....


"Mas aku dah sampai di hotel terakhir ketemu, aku di kamar 21b." Nita


"Aku masih di jalan mungkin sakitar 10 menit lagi sampai." Gilang


"Oke aku tunggu yah Mas" Nita


"Eh..... Nit ko di kamar hotel sih? kita kan terakhir ketemu di restoran dalam hotel bukan di kamar?" Gilang.


Setelah percakapan di atas Anita tidak membalas lagi pesan Gilang.


Setelah 10 menit Gilang sampai di lobi hotel.

__ADS_1


Gilang tidak langsung ke kamar melain kan mengirim pesan ke Nita supaya keluar kamar.


Chat Gilang...


"Nit, aku dah sampai di lobi hotel. kamu keluar dong dari kamar." Gilang


"Dah masuk aja kekamar sih mas.aku lagi ngga enak badan nih. makanya nya aku pesen kamar hotel" Nita.


"Aku ngga bisa masuk Nit, kita bukan mahrom." Gilang.


"Ayo lah mas aku udh ngga tahan nih." Nita


"Engga tahan kenapa Nit?" Gilang


"udah pokok nya Kamu masuk tar kamu liat sendiri ke adaan aku." Nita.


Sedang di dalam kamar Anita sudah memakai lingri yang sangat tipis dan di lapisi bath roob dari hotel, Nita menunggu di atas ranjang sambil tiduran.


Tok...tok...tok...(suara pintu di ketok)


"ini aku Gilang."Gilang


"Ayo masuk aja Mas"."Nita


ceklek (suara pintu di buka)


Gilang tertegun melihat penampilan Nita yang sangat cantik mata Gilang.


Dengan rambut basah yang menjuntai dan badan yang di balut bath roob.


"Ayo masuk Masuk Mas." ujar Nita dengan suara mendes*h.


Gilang masuk dan duduk di sofa dalam kamar tersebut.


Nit apa yang ingin kamu bicara kan? tanya Gilang.

__ADS_1


Nita tidak bicara tapi Dia hanya memeluk Gilang dan menangis di dalam pelukan hangat mantan kekasih nya.


Ada apa? kenapa kamu menangis tanya Gilang.


Aku menyesal melepas mu untuk orang lain, hiks...hiks ujar Nita dengan sendu.


"Mas kamu temenin aku tidur sini yah" ujar Ayu memohon.


"Maf Nit, saya tidak bisa kalo sampai pagi nemenin kamu. kalo sampai jam 8 bisa." ujar Gilang.


"Ya sudah tidak apa-apa Mas, terima kasih yah" ujar Nita seraya menci*um pipi Gilang.


Dan di balas dengan ******n di bibir Nita dan terjadi lah yang seharus nya tak terjadi di antara mereka.


Di rumah...


Setelah jaga warung hampir satu jam, Ayu baru bisa istirahat di kamar. Itu pun dia tidak bisa tidur ada yang mengganjal pikiran nya.


'kenapa yah ibu berubah dari pertama yang tadi nya Baik sekarang jadi begitu' monolog Ayu.


Gilang pulang kerumah udah hampir larut. Saat di tanya dari mana Gilang cuma jawab ketemu temen.


seminggu kemudian...


Ayu sudah tuntas siklus nya.Jantung nya dag...dig...dug...der karna mau melakukan malam pertama nya dengan Mas Gilang.


Ayu di kamar hanya mondar mandir tidak karuan sampai tiba tiba, ceklek pintu pun didorong oleh Gilang, dan langsung di tutup nya pintu kamar.


********************************


Bersambung...


Apa kah malam itu mereka jadi melaku kan malam pertama nya?


*****semangat para pejuang receh*****

__ADS_1


__ADS_2