
Hotel Apus memang hotel bintang tiga. Tapi fasilitas di hotel itu lumayan lengkap, ada restoran, ada kamar VIP, ada tempat karoke.
Kamar di hotel Apus berjumlah 50 kamar terbagi menjadi 25 kamar biasa, 15 kamar suit dan 10 kamar VIP.
Harga kamar mulai dari 250 ribu-5 juta rupiah.
Hotel itu terdiri dari 5 lantai.
Sebelum berangkat ke Hotel Apus, Ayu menghubungi Ibu nya dan meminta izin pada beliau untuk makan di luar.
"Hallo bu, Assalamu'alaikum.?" ucap Ayu.
"Hallo ya Wal'aikum salam, ada apa Yu?" ucap ibu.
"Ibu, Ayu mau minta izin makan di luar bersama Bagas?" ujar Ayu.
"Iya sayang pulang nya jangan malam-malam yah" ucap Ibu.
"Baik bu, in sya alloh sebelum jam 10 malam Ayu sudah di rumah." ujar Ayu lembut.
"Ya sudah kalo begitu, Ibu tutup ya telphon nya. Assalamu'alaikum." ucap Ibu.
"Iya Bu wa'alaikum salam" sahut Ayu.
"Sudah minta izin nya pada ibu?" tanya Bagas.
"Sudah yuk jalan sekarang." ujar Ayu.
Sementara di kamar 12a...
Gilang tersentak ketika Agnes menarik lengan nya dan mengunci pintu kamar tersebut.
__ADS_1
"Kamu apa-apaan sih Agnes main tarik-tarik saja" marah Gilang.
"Jangan marah-marah terus sayang, kamu makin seksi tau tidak" goda Agnes.
"Sekarang apa yang mau di bicarain sama kamu?" ucap Gilang.
"Lang, aku mau kita balikan. aku masih sayang sama kamu, kita mulai dari awal yuk" ujar Agnes memohon.
"Apa kamu bilang, mulai dari awal. Kamu tidak ingat bagaimana keadaan ku waktu kamu tinggalin dulu" ujar Gilang emosi.
"Aku minta maf Lang, untuk semua nya. ini salah Aku yang tergoda oleh rayuan nya" ujar Agnes Sendu.
Gilang diam membisu, di hadapan Agnes.
"Lang aku menyesal ninggalin kamu. Dulu aku ninggalin kamu terpaksa karna dia mengancam ku akan mencelakai mu" modus Agnes.
"Apa maksud kamu? siapa yang mau mencelakai ku?" tanya Gilang.
"Coba kamu ceritakan yang sebenar nya terjadi padaku 4 tahun yang lalu." ujar Gilang.
4 tahun lalu...
Aku sungguh bahagia setelah 1 tahun pacaran dengan Gilang, dia mau mengajak ku bertemu orang tua nya.
"Sayang nanti malam ada acara tidak?" tanya Gilang
"Tidak, memang kenapa beb?" tanya ku balik.
"Aku mau ajak kamu ketemu orang tua ku. kamu mau tidak" ucap Gilang semangat.
"Mau lah Beb, ini yang aku tunggu dari dulu" sahut Agnes lebih semangat.
__ADS_1
"Nanti sepulang kerja kamu tunggu aku di depan lobi kantor yah jam 5 sore." ucap Gilang.
Oke, ku tunggu kamu jam segitu ujar Agnes.
Jam pulang kantor pun tiba, seperti yang di janjikan oleh Gilang. Agnes menunggu di lobi kantor.
Gilang baru keluar jam 5.15. Dia segera turun dan menemui Agnes.
"Ayo kita berangkat" ujar Gilang tersenyum.
Agnes hanya menganggukan kepala nya.
perjalanan kerumah Gilang sekitar 30 menit.
Di tengah perjalanan Agnes minta berhenti sebentar untuk membeli buah tangan untuk orang tua Gilang.
"Lang enak nya beli apa yah untuk orang tua mu sebagai buah tangan?" tanya Agnes.
Orang tua ku sih suka nya sama martabak manis special ujar Gilang.
Ya sudah beli itu saja, punya tempat langganan beli martabak tidak? tanya Agnes.
Mereka beli martabak dan buah untuk orang tua Gilang.
Sampai di sana Agnes di sambut Bapak dan Ibu Gilang. mereka terlihat suka pada ku.
Bersambung...
Segini dulu yah...
Mohon dukungan untuk karya ini gaes...
__ADS_1
Terima kasih...