Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 58 Agnes pergi(Fles back)


__ADS_3

Pernikahan Gilang dan Agnes sudah jalan 1 bulan.


Agnes sudah tidak tinggal dengan Mama nya, Gilang dan Agnes memilih untuk mengontrak rumah.


Gilang kecewa pada Agnes, karena saat malam pertama, Agnes sudah tidak suci lagi.


"kenapa punya Agnes sudah longg*r yah? apa ini bukan baru pertama kali melakukan nya." ucap Gilang dalam hati nya.


Gilang bersama Agnes dari pagi sampai malam, sedang tengah malam Gilang pulang ke rumah orang tua nya.


Orang tua Gilang belum tau tentang pernikahan itu.


Dan selama sebulan itu Gilang selalu pulang larut dengan alasan lembur.


"Pak, ko Gilang sebulan ini selalu pulang larut ya! Aku jadi agak curiga. Jangan-jangan ada yang di sembunyiin dari kita." ujar Ibu.


"Kalo Kamu curiga tanya saja nanti sepulang kerja" ujar Bapak.


Sedang Ibu hanya menganggukan kepala nya.


Tidak biasa nya sore ini Gilang pulang lebih cepat.


"Bu, ibu masak apa aku laper?" tanya Gilang.


"Eh, tumben jam segini sudah pulang. Kamu tidak lembur?" tanya Ibu balik.


"Ibu, Aku tanya loh! tidak di jawab. Malah Ibu tanya balik" kesal Gilang.


Ibu hanya terkekeh melihat Gilang kesal.


"He.. He.. maf.. maf.. " ucap Ibu.

__ADS_1


"Iya, Ibu masak apa aku laper?" manyun Gilang.


Ibu menarik nafas dan membuang nya biar tidak tertawa.


"Ibu masak sayur basi(asem), tahu, tempe goreng, ikan asin dan sambel terasi." ujar ibu menjelas kan.


"Aku mau Bu, tolong ambilin. Aku mau mandi dulu." ujar Gilang memohon.


Ibu menganggukan kepala dan mengangkat jari jempol nya.


Selesai makan Ibu berbincang dengan Gilang.


"Lang, Ibu merasa kamu sembunyikan sesuatu dari ibu. apa itu benar?" tanya ibu pelan.


"Tidak ada yang di sembunyi kan, Bu." jawab Gilang ragu.


"Jangan bohong Lang, ibu tau bagaimana tingkah anak ibu yang sedang berbohong." ujar Ibu lembut.


"Lang jawab Ibu." ucap Ibu.


"Maf kan Gilang, Bu! Gilang belum bisa jujur pada Ibu tentang semua yang terjadi sebulan ini." ujar Gilang sendu.


Malam hari nya...


Dari sepulang kerja Gilang sudah pamit pada Agnes, kalo aku mau pulang kerumah Ibu. takut ibu curiga.


Gilang ingin bikin kejutan untuk Agnes, dia datang tengah malam untuk menemui nya.


Tapi malah Gilang yang di bikin terkejut dengan pemandangan di depan nya.


Gilang melihat Agnes tanpa sehelai benang pun di tubuh nya bersama seorang lelaki sedang bergulat di atas kasur yang biasa di tempati oleh nya.

__ADS_1


Mereka berdua berbincang sambil mendes*h.


Gilang tidak kuasa mendengar des*h*n mereka pun pergi meninggal kan kontrakan itu.


"Sayang, Bagaimana perkasaan siapa aku apa suami siri mu yang bod*h itu?" tanya pria itu.


"Kamu lah Dia mah tidak ada apa-apa nya kalo di atas ranj*ng. cuma kalo soal uang dia itu royal banget sama aku." ucap Agnes.


"terus kapan kamu tinggalin dia?"tanya pria itu.


"Bagai mana kalo setelah ini kita pergi. aku sudah dapat uang dari Bapak nya Gilang, supaya aku menjauh dari anak nya." ucap Agnes senang.


"Kita pergi kemana sayang?" tanya pria itu.


"Aku sih ingin nya ke Bali, bagaimana menurut kamu?" tanya Agnes.


"Ayo aku juga belum pernah kesana" ujar lelaki itu.


"Ayo cepat selesai kan semua nya, nanti kita ketinggalan pesawat." ucap Agnes.


Pagi hari nya...


Gilang sebelum pergi kekantor dia mampir ke kontrakan untuk menyatakan talak. Tapi sampai sana Agnes sudah tidak ada, cuma ada sehelai kertas di atas meja yang isi nya.


Bersambung...


Kira-kira apa isi surat yang di tulis oleh Agnes ya?


Segini dulu ya gaes...


Mohon dukungan nya untuk karya ini...

__ADS_1


Terima kasih...


__ADS_2