Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 84 Sakit Hati


__ADS_3

Sepulang dari rumah Kalvin, Ayu mampir ke Rumah Gilang untuk menjenguk Ibu di sana. Memang dari semenjak pulang dari rumah sakit, Ibu tidak mau di ajak pulang ke rumah. Beliau selalu beralasan ingin dekat dengan Gilang dan calon cucu nya.


Sesampai nya di sana, Ayu melihat ibu di perlalukan tidak baik oleh Diva. Ibu di beri makan cuma dengan nasi dan ikan asin serta sayur yang kemarin. Ayu mengambil beberapa foto dan vidio tanpa sepengetahuan Diva. Salah satu nya ialah pada saat ibu berjalan, dari depan kaki ibu di jegal oleh Diva, akhir nya ibu terjatuh dan Diva tertawa senang.


Ayu yang melihat kejadian itu merasa iba pada ibu, Ayu menghampiri ibu dan menolong nya. Tapi ibu menepis tangan Ayu, dan berteriak kalau dia bisa sendiri untuk berdiri. Tapi Ayu dapat melihat gurat kesedihan dari beliau, dan seperti nya beliau merasa malu pada ku. Ayu hanya bisa menghela nafas panjang, dengan ego yang begitu besar. Ibu juga sangat keras kepala.


Ayu berpikir "Dimana Gilang di saat ibu nya di perlakukan tidak baik oleh istri mudanya."


Apa dia tidak tau bagai mana istri mudanya memerlakukan ibu nya?. Ah sudah lah, biar nanti ku tanya kan saja pada nya dari pada aku berpikiran yang tidak-tidak.


Karena emosi Ayu menghampiri Diva dan menanyakan kenapa ibu di perlakukan tidak baik begitu. Ayu hampir menjambak rambut panjang Diva, jikalau Gilang tidak datang.


"Ayu apa yang kamu lakukan pada Diva" teriak Gilang emosi. Ayu melihat Diva tersenyum licik pada ku, Diva menghampiri Gilang di barsandiwara seolah-olah dia yang teraniaya. Diva mengadu "kalau Ayu tidak senang dengan pernikahan ini, Ayu menyuruh Aku untuk pergi meninggal kan kamu." ujar nya bersedih.


Gilang yang emosi m*n*mp*r pipi Ayu dengan keras, hingga pipi Ayu terdapat cap 5 jari. Ayu yang merasakan panas dan perih di pipi nya dan nyeri di dada nya, "reflek memegang nya.


"Kamu tega Mas, kamu men*mpar ku tanpa tau alasan sebenar nya! apa kamu tau perlakuan istri muda kamu terhadap ibu mu?" ucap Tegas Ayu.


"Apa maksud kamu, aku tidak mengerti." ucap Gilang. Ayu hanya tersenyum datar sambil melirik ke arah Diva. "Ingat Mas, istri muda mu tidak sebaik yang kau pikir kan." peringat Ayu.


Karena kesal dan sedih Ayu pergi dari rumah Gilang. Ayu juga sempat memfoto pipi nya yang bengkak, untuk di jadi kan bukti nanti saat di butuh kan. Setelah keluar dari rumah Gilang air mata Ayu tidak bisa di bendung lagi, dia menangis sejadi-jadi nya di sebelah kendaraan nya. Dan secara tidak sengaja Revano lewat jalan situ, setelah makan malam dengan anak dan teman nya.

__ADS_1


"Pih, itu seperti motor Mommy. Boleh berhenti tidak untuk memastikan nya." mohon Kalvin. Revano menganggukan kepala nya, dan berhenti tepat di sebelah motor Ayu. Kalvin turun dan mencoba memanggil nya.


"Mommy... Mommy." panggil Kalvin. Ayu yang samar mendengar suara yang ia kenal, segera menghapus air mata nya dan menoleh ke sumber suara. "Kalvin, Nak kamu sama siapa malam-malam sendiri di sini." ucap Ayu dengan suara khas orang sehabis menangis.


"Kalvin sama Papih, Mih. Tuh orang nya di balakang Mommy." tunjuk Kalvin.


"Kenapa Mommy menangis hiks pipi Mommy kenapa ko merah hiks, apa sakit Mom?" ujar Kalvin ikut menangis lihat keadaan Mommy nya.


"Kamu kenapa Yu, pipi kamu bengkak begitu. siapa yang melakukan nya?" ucap Revano khawatir campur geram. Ayu hanya menggeleng kan kepala nya, dan menangis sedih di depan Revano.


Sudah kamu tenangin diri kamu, setelah itu baru bercerita. Aku siap ko jadi teman curhat kamu. ujar Revano iba. Revano yang iba mengajak Ayu untuk istirahat dulu di rumah nya. Namun Ayu menolak dengan alasan sudah malam, tidak baik seorang perempuan bertamu ke rumah seorang lelaki sudah malam begini.


Dari pada nanti menimbulkan fitnah lebih baik Ayu mencari hotel terdekat dari sini untuk mengistirahat kan badan nya. Memang jam sudah menunjukan pukul 9 malam, Ayu meminta tolong pada Revano untuk mengantar kan ke hotel dekat sini.


Dan benar saja Kalvin tidak mau pulang, dia terus saja memeluk Ayu dan mengelus pipi Ayu yang lebam. Di dalam kamar hotel, Ayu memesan makanan dan es batu untuk mengompres lebam nya. Kalvin terus nempel pada Ayu, dia mohon pada Papih nya untuk di perbolehkan tidur dengan Ayu.


Pih, boleh yah Kalvin tidur sama Mommy. Kalvin ingin menghibur Mommy, Pih. ujar Kalvin memohon. Revano berpikir sebentar, setelah itu dia mengizin kan nya. "Boleh tapi tidak boleh rewel yah sama Mommy nya! kasihan Mommy nya lagi sakit." ujar Revano menasehati putra kesayangan nya.


Kalvin pun bersorak senang karena Papih nya mengizinkan nya untuk tidur dengan Mommy nya. Ayu di kamar sedang mengompres pipinya yang lebam. Tidak lama kemudian, terdengar pintu di ketok dari luar.


Tok...

__ADS_1


Tok...


Tok...


"Mommy boleh Kalvin masuk?" ucap nya lantang. Ayu membuka pintu kamar nya, "Ayo masuk." ucap Ayu sambil tersenyum.


"Anak ganteng belum tidur ini sudah malam loh." sambung Ayu kembali. Kalvin tersenyum dan memeluk Ayu, "Mau bobo sama Mommy." ucap Kalvin manja.


Sementara Revano memanggil salah satu bodyguart nya, dia menyuruh nya untuk mencari informasi tentang Ayu. Siapa yang membuat pipi Ayu lebam. Sebenar nya Revano tau kalo Ayu sudah punya suami dan suami nya itu sering sekali menyalahkan nya walau dia tidak bersalah.


Dan info terbaru yang di dapat oleh Revano ialah Suami Ayu sudah punya istri lagi, tanpa sepengetahuan nya dan sekarang istri muda nya sedang hamil. Tidak lama body guart yang di suruh mencari informasi telah kembali, informasi itu adalah bahwa yang telah memukul pipi nona Ayu adalah suami nya sendiri alasan nya suami nona Ayu terkena hasutan istri muda nya.


Bagai mana kejadian nya! tegas Revano pada bodyguartnya.


Nona Ayu melihat ibu mertua nya, di jegal kaki nya sampai jatuh oleh istri muda suami nya. Nona Ayu menanyakan pada nya kenapa melakukan itu istri muda suaminya malah memfitnah Nona Ayu. Dia bilang nona Ayu yang menyuruh istri mudanya untuk pergi meninggal kan suami nya.


Suami nona Ayu yang marah pun men*mp*r pipi nona Ayu dengan keras, sampai cap lima jari nya ada di pipi nya. Revano yang mendengar itu pun geram pada suami Ayu, "apa kau punya bukti nya." ujar Revano.


"Ada Tuan." ucap bodyguart sambil menyerah kan beberapa lembar foto dan vidio di ponsel bodyguart.


Bersambung...

__ADS_1


Mohon dukungan nya untuk karya ini dengan like, komen, vote dan gift.


Terima kasih untuk yang sudah dukung karya iniπŸ™πŸ™πŸ™.


__ADS_2