Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 56 Nikah siri(flas back)


__ADS_3

Agnes masih diam, dia bingung harus jawab apa.


"Sudah lah jangan berkelit lagi kamu, saya punya bukti nya. Bukan cuma satu tapi banyak!" kesal Bapak karna Agnes masih diam.


Agnes mulai mengeluar kan Air mata nya.


Setalah Bapak mengeluarkan sebuah foto, yang tidak pantas di pandang oleh mata.


Di dalam foto Agnes sedang berci*uman dengan seseorang di depan restoran.


Pak dia bukan selingkuhan saya, dia sepupu saya ujar Agnes dengan air mata buaya nya.


"Mana ada orang berfoto dengan sepupu semesra itu hah?" tanya Bapak.


Aduh kenapa jadi kata sepupu sih yang keluar dari mulut ini gerutu Agnes.


"Kenapa diam lagi" jawab teriak Bapak.


'Untung yang di pesan ruang vip jadi kedap suara.' dalam hati Bapak.


Tiba-tiba handphone Agnes berdering...


Jika teringat tentang dikau...


jauh di mata dekat di hati...


Akan kah sama yang kurasa...


Walau beda akan ku jalani...


Maf Pak, Agnes angkat telphone dulu. ujar Agnes.


"Iya hallo ada apa, Bu?" ucap Agnes.


"Nes, sekarang kamu susul Mama yah ke rumah saki Medika. Papamu kecelakaan dan di bawa ke sana" ujar Mama panik dan menangis tersedu.


"Baik Mah, Agnes susul sekarang! Mama tunggu yah" ucap Agnes resah.


"Iya sayang, bawa Gilang sekalian papa ingin ketemu." ujar Mama.


"Baik Mah, Agnes tutup telphon nya yah" ujar Agnas.

__ADS_1


Sambumbungan telphon pun terputus.


"Maf Pak, saya harus pamit. Papa saya mengalami kecelakaan, saya harus segera ke Rumah Sakit." ujar Agnes sendu.


Bapak tidak menjawab hanya memberi kode tangan untuk Agnes segera pergi.


Agnes menganggukan kepala dan segera berlari keluar menuju Rumah Sakit Medika.


Di perjalanan ke rumah sakit, Agnes menelphone Gilang untuk mengkabarkan.


"Hallo Beb kamu dimana?" tanya Agnes panik.


"Hallo ya sayang, saya di rumah kenapa panik begitu?" ucap Gilang.


"Papa, Aku kecelakaan hiks... kamu bisa tidak menyusulku hiks...ke Rumah Sakit Medika?." tanya Agnes.


"Oke, yang Aku segera kesana. Tunggu Aku di depan Rumah Sakit yah." ujar Gilang iba.


"Iya Beb, kamu cepetan yah hiks... papa hiks... ingin bertemu dengan kamu hiks..." ujar Agnes.


"Iya sudah dulu yah, aku otw sekarang." tutup Gilang.


Gilang langsung pergi ke Rumah Sakit tempat papa Agnes di rawat.


Sedang Agnes sudah mondar mandir tidak karuan, menunggu Gilang tak kunjung datang.


Papa Agnes masih di ruang UGD, karena kecelakaan yang cukup parah di bagian kepala dan kaki nya


Setelah menunggu sekitar 10 menit baru lah Gilang datang.


"Ayo Beb, kita segera ke ruang UGD! Papa di sana." ucap Agnes dengan nada sendu.


Sesampai nya di sana...


"Mah, Gi-lang ma-na" ucap papa terbata.


"Sabentar pah, Gilang masih di jalan" ujar Mama sendu.


Tidak lama kemudian terdengar suara pintu di ketuk.


Tok...

__ADS_1


Tok...


Tok...


"Masuk" ujar Mama.


Mama membuka pintu dan langsung memeluk Agnes, kami menangis sesenggukan.


"Nak Gilang hiks..., dari tadi hiks... Papa tanyain kamu hiks... terus. kamu temuin hiks..." ujar Mama Agnes sesenggukan.


"Nak- Gil-ang u-mur Pa-pa su-dah ti-dak la-ma la-gi, ka-mu ma-u yah me-ni-ka-hi an-nak Pa-pa se-ka-ra-ng. Pa-pa mo-hon." ucap Papa terbata.


"Baik lah saya akan menikahi Agnes sekarang tapi secara sirih dulu pak." ujar Gilang mantab.


Papa Agnes hanya menganggukan kepala.


Gilang meninggal kan Papa agnes sendiri untuk mencari ustad untuk menikah kan nya.


Beruntung di mushola rumah sakit ada ustad nya.


Gilang segera minta tolong untuk menikah kan diri nya dan Agnes karna masalah mendesak.


Dan alhamdulilah pak ustad nya bersedia membantu nya.


Mereka sampai di ruang UGD dan langsung di minta mengucap kan ijab qobul.


Baik lah kita mulai sekarang.


"Ayo Mas jabat tangan calon Bapak mertua nya." ujar pak ustad.


Gilang pun menjabat tangan Papa Agnes.


"Biar saya wakil kan mengucap ijab kobul nya anda tinggal menjawab nya" ujar pak ustad.


"SAYA NIKAH KAN ENGKAU GILANG ASKAR PRATAMA DENGAN PUTRIKAN KANDUNG, SAYA BERNAMA WULAN AGNESIA BINTI FULAN DENGAN MAS KAWIN UANG SEBESAR 100 RIBU RUPIAH DI BAYAR TUNAI." ujar pak Ustad.


Gilang pun menjawab "SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA WULAN AGESIA BINTI FULAN DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI ATAS TUNAI."


Bagai mana para saksi SAH... SAH.


Bersambung...

__ADS_1


Segini dulu yah, maf kalo jalan cerita nya terkesan muter-muter.


Terima kasih...


__ADS_2