Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 60 Di Talak


__ADS_3

Gilang menunjukan cin cin kawin nya pada Agnes.


"Kamu pasti bohong, cin cin siapa yang kamu pakai sayang." ucap Agnes tidak percaya.


"Cin cin aku lah, masa boleh pinjem sih!" ketus Gilang.


"Sudah Nes, hubungan kita sudah lama berakhir. Sekarang kita jalani kehidupan kita masing-masing. Sekarang Aku mau pulang kasihan Ibu sendirian di rumah." Pamit Gilang.


"Tidak Sayang, hubungan kita belum berakhir sampai saat ini kamu belum menceraikan ku." ucap sendu Agnes.


"Baik kalo itu mau Kamu, MULAI SAAT INI KAMU WULAN AGNESIA BINTI FULAN SAYA TALAK KAMU. MULAI SAAT INI KAMU HARAM AKU SENTUH." ucap Gilang lantang.


"Sayang kamu bercanda" ucap Agnes sedih.


"Menurut mu?" ujar Gilang.


"Aku tetap tidak percaya dengan ucapan kamu sayang." ujar Agnes.


"Terserah kalo kamu tidak percaya, itu urusan kamu." ucap tegas Gilang.


Gilang meninggal kan Agnes sendiri di kamar hotel.


Di restoran...


Setelah memesan makanan Ayu pamit ke kamar mandi.


"Vir, temani ke kamar mandi yuk!" ujar Ayu.


"Ayo, aku juga mau kesana tapi keburu Ka Ayu mengajak nya" ucap Vira tersenyum.


Mereka berdua pergi ke kamar mandi, sedang Gilang keluar dari kamar tempat tadi berbincang dengan agnes.


Gilang berjalan ke parkiran, dia melihat sebuah mobil yang mirip dengan yang di pakai ayah mertuanya.


"Seperti mobil Ayah Ayu, tapi tidak mungkin untuk apa di hotel. mungkin mobil nya sama" ucap Gilang dalam hati.


Gilang pun melajukan kendaraan nya untuk pulang ke rumah. Tapi sebelum nya Gilang membeli makanan untuk makan malam dengan ibu nya.

__ADS_1


Pesanan datang bertepatan dengan Ayu keluar dari kamar mandi.


"Yu, cepet sini nanti makanan nya ke buru dingin." ujar Bagas.


"Iya sebentar, Gas." ujar Ayu.


Mareka memesan Ayam bakar, Udang saus padang, tahu dan tempe jangan lupa lalapan dan sambal.


"Wow kayak nya enak nih." ucap Vira adik Bagas.


"Sudah ayo makan, tidak kenyang kalo cuma di pandangi saja makanan nya." ucap Ayu tersenyum.


Mereka bertiga menganggukan kepala nya dan memulai memakannya.


Acara makan malam selesai. Adik Bagas dan teman nya sudah pulang lebih dulu.


"Yu, kamu pulang ke rumah suami mu apa ke rumah orang tua mu?" tanya Bagas.


"Aku lagi nginep tempat ortu, Kenapa memang?" tanya balik Ayu.


"Tidak cuma tanya saja ko." ucap Bagas tersenyum.


"Ayo ke parkiran bareng" ajak Bagas.


Ayu hanya diam dan berjalan ke parkiran.


Ayu menaiki mobil nya dan berpamitan pada Bagas.


"Gas, aku duluan yah." ucap Ayu.


"Iya Yu, hati-hati di jalan yah." ucap Bagas.


"Iya kamu juga hati-hati di jalan." jawab Ayu.


Di rumah Gilang...


Gilang sampai rumah sudah jam 9 malam.

__ADS_1


"Bu, ibu sudah makan belum?" tanya Gilang.


"Sudah tadi kenapa?" tanya Ibu balik.


"Oh aku kira belum bu. Aku beli soto ayam untuk Ibu!." ujar Gilang.


"Lang bagai mana tadi pertemuaan mu dengan Agnes?" tanya Ibu penasaran.


"Agnes minta balikan bu! Aku tidak mau lagian aku juga sudah menikah dengan Ayu." ujar Gilang.


"Bagus, Ibu juga tidak sudi menerima dia jadi mantu." kesal ibu.


"Gilang juga sudah menalak Agnes, Bu." ucap Gilang.


"Bagus, kalo begitu. Lang, soto nya mana?" tanya ibu.


"Aku taro di meja makan tadi Bu!" ucap Gilang.


Di rumah orang tua Ayu...


Ayu sampai di rumah sudah jam 9.35 malam.


Ayu sudah di tunggu oleh orang tua nya.


"Yu, kamu dari mana saja. Jam segini baru pulang." tanya Ayah.


Aku habis makan malam dengan patner bisnis ku, Yah." ujar Ayu.


"Patner bisnis?" tanya Ayah bingung.


"Iya Yah, patner bisnis. Sebenar nya sejak sebelum menikah, aku join membuka restoran kecil kecilan dengan teman ku. Alhamdulilah berjalan lancar, sekarang kita lagi merambah bisnis Hotel bintang tiga." ujar Ayu menjelas kan.


Bersambung...


Maf baru Up date Dari kemaren rebutan handpon mulu sama bocil ku.


Mohon dukungan nya untuk karya ini...

__ADS_1


Terima kasih...


__ADS_2