
Ayu mengetuk kamar rawat Kalvin, ingin nya sih langsung masuk saja. Ayu mendengar Kalvin berteriak kencang sambil memanggil Mommy, tapi kayaknya tidak sopan kalo langsung masuk saja pikir Ayu.
Tok...
Tok...
Tok..tok...
Pintu terbuka dari dalam, dan Ayu langsung di peluk oleh Kalvin. "Mommy hik.. Mommy.. hik.. ko lama, Kalvin hik sudah lama nunggu Mommy hik." ucap Kalvin dengan derai air mata.
"Uh sayang mafin aku yah, tadi di jalan macet. Jadi telat deh menemui anak Ganteng, sekarang Anak Ganteng mau maafin tidak." ucap Ayu sedih di depan Kalvin. Kalvin seperti sedang berpikir dan tidak lama kemudian Kalvin menganggukan kepala nya tanda memaafkan Mommy nya.
"Sekarang anak ganteng, makan terus minum obat yah. Sini aku suapin, tapi makan yang banyak yah supaya cepat sehat." ujar Ayu sambil tersenyum lembut. Kalvin kembali menganggukan kepala nya seraya berkata "Kalvin sayang Mommy, jangan tinggalin Kalvin lagi ya Mom." ucap Kalvin seraya mecium pipi Ayu. Ayu merasa terharu dengan perlakuan Kalvin terhadap nya.
Revano berangkat ke kantor nya dari pukul 11 siang untuk rapat Direksi. Sekitar jam 12 siang Revano kembali ke rumah sakit karena anak nya rewel.
Revano buru-buru keluar ruangan rapat, setelah salah satu bodyguart nya mengabari kalo Kalvin dari tadi menangis terus memanggil Mommy nya. Revano buru-buru menjalan kan mobil nya untuk ke rumah sakit. Sesampai nya disana, Revano melihat Kalvin dan Ayu sedang tertidur sambil berpelukan layak nya ibu dan anak.
Sudut bibir Revano terangkat sedikit melihat pemandangan seperti ini, sampai 10 menit kemudian Ayu membuka mata nya dan mendapati Revano sedang memandang nya. "Sudah mandangi nya, Mas?" ucap Ayu tersenyum usil. Sedang Revano yang di tegur hanya tersenyum kikuk.
"Mas, ini Kalvin sudah tidur. Saya tinggal yah, saya lapar belum makan siang. tuh lihat jam sudah menunjukan pukul 1.30." ujar Ayu sambil menunjuk jam di dinding.
"Sudah makan di sini saja temenin saya, nih tadi aku sudah beli cukup untuk kita berdua." ujar Revano. Memang tadi, Revano menyempat kan untuk membeli makanan di restoran depan perusahaan nya.
Ayu bingung di antara mau menerima tawaran Revano atau tidak untuk makan bersama dia. "Ayo buru makan nanti keburu dingin makanan nya." ucap Revano sambil menarik tangan Ayu untuk duduk di sebelah nya.
Dengan terpaksa Ayu menerima tawaran Revano untuk makan bersama nya, Karena Ayu punya penyakit lambung dan untuk jam segitu sudah sangat telat sekali. "Terima kasih ya, Mas." ucap Ayu sambil tersenyum.
__ADS_1
Revano hanya mengangguk kan kepala dan tersenyum.
"Mas, aku pergi dulu yah, salam untuk anak ganteng." ucap ku berbisik. "Oke nanti saya sampein untuk anak ganteng ku." balas Revano berbisik juga. Ayu keluar dari kamar Kalvin dan berlalu pergi ke kamar ibu mertuanya, di sana sudah ada Bi Lina yang sedang jagaain Ibu.
Di ruko Andre dan karyawan lain nya sedang sibuk, mereka mendapat pesanan yang mendadak untuk hari itu juga. Mereka mendapat pesanan sepasang roti buaya dengan ukuran jumbo yang harga sepasang nya 1.500 ribu.
Beberapa hari kemudian, ibu sudah di boleh kan pulang dari rumah sakit. Beliau minta tinggal bersama Gilang, tapi tidak di izin kan oleh Diva(istri muda nya). Dia beralasan kos-an nya sempit tidak cukup menampung banyak orang.
Tapi Ibu kekeh ingin tetap tinggal bersama dengan Gilang, Ibu ingin tau sebaik atau sebusuk apa menantu baru nya itu. Karena ibu yang ingin tinggal, Gilang tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dan di putuskan ibu bisa tinggal di sini, tapi tidak dengan Ayu.
Sesudah mengantar Ibu ke kos-an Gilang, Ayu pulang ke ruko. Untuk sementara Ayu akan tinggal dengan karyawan toko, Ayu tidur di kantor nya di atas sofa penjang. tidak lama kemudian ada panggilan vidio call Masuk dari Revano, isi percakapan nya ialah
*Mom, Kalvin sudah sembuh. Sekarang sudah di rumah. Mom, main yah kerumah Kalvin. ucap Kalvin senang.
*Oke anak ganteng, nanti kapan-kapan kalo tidak sibuk aku main ke situ yah. Anak ganteng rumah nya di mana? tanya Ayu.
*Anak ganteng sudah yah, aku lagi repot nih. Kamu istirahat yang teratur dan makan yang banyak biar cepet sehat. ujar Ayu tersenyum manis.
*Siap, Bos. ucap Kalvin sambil tersenyum memberi hormat pada Kalvin.
Setelah mematikan sambungan vidio call, Ayu kembali melakukan aktivitas seperti biasa nya. Dia sekarang mau ngecek data keuangan toko roti, sama sekalian cek gudang bahan apa saja yang habis. Ayu dan Andre yang akan pergi belanja ke grosir tepung, Gula dan yang lain nya.
Pesanan roti manis dan kue tradisional, makin hari makin banyak. Bahkan pernah 1 hari sampai hampir 1500 pcs yang terjual di toko, belum lagi yang pesanan pelanggan sampai 500 pcs setiap 2 hari sekali. Keuntungan bersih di toko roti Ayu selama 1 bulan bisa mencapai lebih dari 20 juta rupiah.
Sedang untuk bonus dan gaji karyawan, juga untuk belanjaan di gudang sekitar 40 juta rupiah. Ayu sangat bersyukur bisa membuka lapangan pekerjaan, untuk sekitar tempat tinggal nya.
Beberapa minggu kemudian...
__ADS_1
Ayu bertamu kerumah Kalvin, Ayu terkejut melihat betapa megah nya rumah yang di tinggali oleh Kalvin. 'Ini rumah apa istana, masuk tidak yah. ah tidak jadi lah, Aku jadi minder sendiri deh.' ucap Ayu dalam hati.
Baru balik badan dan berjalan beberapa langkah Ayu di kagetkan dengan suara anak kecil yang memanggil "Mommy, mau kemana Kalvin ikut." ucap Kalvin di belakang pintu Gerbang. Ayu berhenti dari melangkah, dan mencari di mana sumber suara itu. Tiba-tiba pintu gerbang terbuka, dan munculah Kalvin dari dalam rumah tersebut.
"Mommy hiks... aku kangen sama Mommy hiks.." ucap Kalvin sambil memeluk dengan berurai air mata. "Anak ganteng ko nangis, kenapa? apa ada yamg menyakiti mu, Nak? bilang sama ibu biar ibu jewer kuping nya." ucap Ayu emosi. Tidak my, tidak ada yang berani nakalin Kalvin.
"Kalvin kangen Mommy hiks maka nya, Kalvin nangis. Ayo My hiks masuk temani Kalvin di dalam. My Kalvin lapar, Mom suapin aku yah." ucap Kalvin tersenyum manis. Ayu yang begitu perasa sangat terharu dengan ucapan Kalvin pada nya.
"Anak ganteng nya aku kangen, bukan kah setiap hari anak ganteng telpon ibu 3x sehari sudah seperti minum obat." ucap Ayu tersenyum dengan ucapan nya sendiri.
"Iya, tapi kan aku mau nya ketemu My. biar bisa peluk mommy seperti ini, bisa minta makan dan di suapin Mommy." ucap Kalvin panjang lebar sambil memeluk Ayu.
Sedang dari lantai atas Revano tersenyum, melihat anak semata wayang nya tersenyum lebar tidak seperti minggu kemarin. Hari minggu Revano di rumah, dia membatal kan rapat dengan klien nya.
Setelah menyuapi Kalvin, Ayu di ajak jalan-jalan oleh Kalvin untuk keliling rumah nya yang bak istana itu. Hari semakin siang Ayu pamit pulang pada Kalvin dan Revano.
"Anak ganteng, aku pulang dulu yah nanti minggu depan kita main lagi yah. Tapi anak ganteng harus nurut sama Papi yah, tidak boleh nakal." ucap Ayu menasehati.
"Tapi Mommy janji yah, minggu depan main lagi kesini." ujar Kalvin sambil mengulur kan jari kelingking nya pada Ayu. Dan di sambut oleh Ayu sambil menganggukan kepala nya.
Bersambung...
Terima kasih untuk semua yang sudah dukung karya saya ini.
Mampir juga yu di karya chat story ku.
Terima kasih...
__ADS_1