Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 67


__ADS_3

Ayu meninggal kan Dewi, di bangku depan tempat pengunjung duduk. Sementara Ayu masuk ke dalam kantor untuk menemui Sahabat nya Bagas.


"Gas, Aku bawa karyawan baru tuh di depan." ucap Ayu.


"Dapat dari mana tuh, calon karyawan?" tanya Bagas.


"Dia, anak tetangga saya. tadi ikut melamar jadi pembantu di rumah ku." ucap Ayu santai.


"Memang umur nya berapa? jangan-jangan yang kamu bawa emak-emak lagi." canda Bagas.


"Kalo kamu ingin tau! yuk, temuin saja orang nya lagi di depan nungguin." ujar Ayu.


"Oh... orang nya sudah di depan.Ya sudah, ayo temuin orang nya." ucap Bagas.


Mereka berjalan keluar kantor, bersama untuk menemui Dewi.


"Dewi." panggil Ayu.


"Saya bu." ucap Dewi.


"Wi, kenalin ini pak Bagas yang punya restoran ini." ucap Ayu memperkenalkan.


"Hai... Dewi, Saya Bagas. Owner resetoran ini."


ucap Bagas memperkenal kan diri.


"Saya Dewi, Pak." ucap Dewi.


"Baik lah Dewi, bisa ikut saya ke kantor." ucap Bagas.


"Baik lah, Pak." ucap Dewi.


"Wi, tunggu! Tolong kamu baik-baik yah kerja di sini, jangan bikin saya malu." ucap Ayu.


Dewi hanya tersenyum dan menganggukan kepala.


"Gas, aku pulang yah." pamit Ayu.


Di kantor Gilang...


"Nih anak lama amat, mana jam istirahat sudah mau selesai." gerutu Rudi.

__ADS_1


"Kenapa kamu ngegrutu gitu sih." ucap Gilang.


"Kamu lama sekali, ini waktu istirahat hampir habis. Memang kamu tidak lapar apa?" tanya Rudi.


He... he... he... (Gilang tertawa)


"Maf yah, Rud. Kamu, jadi nunggu Aku." ucap Gilang sambil tersenyum.


"Iya, sudah buru makan, jangan lama-lama." ujar Rudi.


Selesai makan, mereka ber bincang selama 10 menit.


"Lang nanti kamu pulang ke kos-an tidak?" tanya Rudi.


"Iya, pulang ko. Memang kenapa?" tanya balik Gilang.


"Aku nebeng yah, motor ku lagi di servis." ujar Rudi.


"Oke." jawab Gilang.


Di rumah Gilang...


"Yu, mana pecel lele nya?" tanya Ibu.


"Ini Bu, pecel lele nya." ujar Ayu tersenyum.


"Terima kasih. Yu, orang yang mau kerja mulai nya kapan?" tanya Ibu.


Besok bu, ada 2 orang! 1 untuk di rumah dan yang 1 untuk di warung. ucap Ayu.


"Ko 2 orang yang kerja, apa tidak pemborosan nanti nya." ujar Ibu ketus.


"Tidak bu, Aku nanti mau bikin usaha kecil-kecilan. jadi yang 1 bantu Ibu diwarung.


yang 1 bantu aku." ujar Ayu.


"Mau bikin usaha apa?" tanya Ibu.


"Belum di pikirkan, Bu." ucap Ayu.


Ke esokan hari nya...

__ADS_1


Pagi-pagi sekali orang yang mau kerja di rumah sudah datang.


"Permisi Assalamu'alaikum." ucap bu Susi dan bu Sumi.


"Wa'alaikumsalam." jawab orang dari dalam rumah.


"Eh. bu Susi dan bu Sumi sudah datang." sapa Ayu ramah.


"Siapa Yu, yang datang pagi-pagi begini ganggu saja orang lagi bebersih" teriak Ibu dari dapur.


"Ini yang mau kerja, Bu" ujar Ayu.


Ibu keluar ke ruang tamu untuk melihat siapa yang datang.


"Ini bu, kenalin ini ibu sumi yang nanti ngurusin rumah. dan yang ini Ibu Susi yang nanti membantu, ibu di warung." ucap Ayu memperkenalkan.


"Saya mertua nya Ayu, panggil saya ibu Nur." ucap ibu.


"Bu sumi, coba tolong masakin untuk sarapan kita berdua." ucap Ibu.


"Baik bu, mau di masakin apa?" tanya Bu Sumi.


"Nasi goreng juga boleh." jawab Ayu.


"Baik, bu tolong anterin saya ke dapur." ucap Bu Sumi.


"Ayo, ikuti saya." ucap Ayu sambil tersenyum ramah.


Mereka berjalan menuju dapur dan telah sampai ke sana.


"Bu ini dapur nya, nasi nya ada di mejik kom, telur ada di kulkas. Saya tinggal kedepan yah." ujar Ayu.


"Yu, ini anterin ke warung suruh buka sekalian" ujar ibu.


"Bu Susi, ayo ikut saya ke warung. bantuin saya buka warung yah." ujar Ayu.


Bersambung...


Dukung terus karya ini...


terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2