Aku Selalu Salah

Aku Selalu Salah
Bab 50 Ayah datang


__ADS_3

"Itu nama nya nyuruh Ayu" teriak Gilang.


"Saya kan minta tolong kamu yang nyikatin, kamu tidak lihat saya lagi apa?" tanya Ayu.


"Saya tidak mau tau, kamu harus bersihin kamar mandi Ibu ku mau mandi" teriak Gilang lagi.


Ayu menghela nafas kasar.


"Baik lah saya kerjain tapi kamu yang beresin barang dagangan dan mencatat apa saja yang habis yah" mohon Ayu.


"Tidak mau itu kan tugas kamu! ngapain nyuruh saya lagi." ucap Gilang.


Dan tanpa mereka sadari Orang tua Ayu memperhatikan sikap Gilang terhadap Ayu sedari tadi.


Prok...


Prok...


Prok...


Ayah Ayu menepuk tangan nya.


"Oh jadi begitu perlakuan kamu kepada Anak ku Gilang" tekan Ayah Ayu pada Gilang.


"A-yah" ucap Ayu terbata.


"A-yah bi-sa Gi-la-ng je-lasin ko Ya-h. Ke-na-pa Gi-la-ng ber-si-kap be-gi-tu pa-da Ayu." ucap Gilang terbata karena gugup.


"Coba kamu jelasin aku lngin dengar SEKARANG!." ucap Ayah.


"Jadi begini Yah, Ibu mau mandi tapi kamar mandi kotor, saya suruh Ayu untuk membersih kan nya. Apa itu salah Yah?" tanya Gilang gugup.

__ADS_1


"Tidak, tapi cara kamu yang salah." ucap Ayah.


"Ayu coba kamu jelasin apa yang terjadi tadi" ujar ayah Ayu.


"Begini Yah, tadi Ayu sedang ngeberesin barang dagangan dan mencatat apa saja yang habis. Tiba-tiba Mas Gilang datang berteriak menyuruh Ayu untuk membersih kan kamar mandi. Ayu sudah meminta tolong pada Mas Gilang untuk membersih kan dulu kamar mandi nya karna Ayu sedang sibuk ngurusin Warung tapi Dia marah." Ayu memberi panjalasan.


"Ada lagi yang ingin di jelasin lagi tidak sama Ayah." ujar Ayah.


"Ti-dak a-da Yah" ucap Gilang terbata.


Sekarang Ayah tanya sama kamu Gilang.


"Kamu tau Ayu lagi sibuk di warung, kenapa kamu menyuruh Ayu membersihkan kamar mandi?" ucap Ayah.


"Kan itu tugas dia sebagai istri" ucap Gilang sombong.


Ayah hanya menggeleng kan kepala nya dengan sikap Gilang yang seperti itu.


"Saya membantu Ibu ke kamar mandi." ucap Gilang.


Tidak lama kemudian ibu keluar dari rumah dan berteriak pada Ayu.


"Ayu lama sekali kamu di luar, itu kamar mandi kotor bersihin SEKA-RANG!" teriak nya lantang.


"Jadi orang sehat begini yang akan kamu bantu ke kamar mandi Gilang" Geram Ayah.


Gilang menjadi salah tingkah di buat nya.


"Ini gara-gara ibu kenapa keluar rumah di saat tidak tepat" Gerutu Gilang.


"Dan jadi begini cara kamu memperlaku kan anak saya NUR" ucap pak Ridwan.

__ADS_1


"Ayu itu menantu kamu, istri anak mu. Tidak seharus nya kamu memperlaku kan nya seperti itu Nur" ucap Pak Ridwan.


Ibu hanya diam saat Ayah Ayu mencecar pertanyaan kepada nya.


Ayah sudah yah, jangan marah-marah terus ingat darah tinggi Ayah ucap Ibu Ayu.


"Ayu, ayo ikut Ayah pulang. Ayah tidak ikhlas kamu di perlakukan seperti pembantu begini. tegas Ayah.


"Iya Yah, Ayu bersiap dulu" ucap Ayu berlalu ke kamar mereka.


"Dan kamu Gilang, kalo kamu mau istri mu kembali. kamu rubah sikap kamu" jelas Ayah.


Gilang dan Ibu hanya diam membisu.


Tanpa ada rasa bersalah pada Ayu dan orang tua nya.


Ayu...


Ayu...


"cepetan dong Ayah sudah tidak betah di sini." ujar Ayah.


"Iya Yah, Ayu pamit dulu ke Mas Gilang da ibu. "ucap Ayu.


"Mas, bu, Ayu pamit yah mau ke tempat Ayah dulu." pamit Ayu.


Mereka diam tanpa mencegah Ayu biar tidak ikut Ayah nya pulang.


Bersambung...


Mohon dukungan nya gaes untuk karya ini.

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2