Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 101


__ADS_3

"Sayangg, dasi mas yang warna biru Navy dimana?!!". Teriak Adam dari kamar.


"Ada di lemari mas, cari aja". Ujar Aisyah dari luar.


"Ngga ada sayang, coba kamu bantu cari". Ujarnya membuat Aisyah kesal.


"Awas kalau ketemu, gaakan aku kasih jatah kamu mas selama seminggu". Ujar Aisyah menghampiri suaminya.


"Beneran ngga ada loh yangg". Ujar Adam pada istrinya.


"Nahkan ketemu, ngga akan ada jatah buat kamu mas". Ujar Aisyah sambil berlalu pergi dari hadapan suaminya.


"Sayang!! kok gitu sihh, Yangg". Rengek Adam pada Aisyah yang hanya tersenyum tipis.


Adam keluar menghampiri istrinya yang sedang menyiapkan sarapan untuknya dan juga anak anaknya, Adam membantu istrinya walaupun sudah di larang oleh Aisyah tapi Adam tetap dengan pendiriannya, ia akan mengerjakan segalanya berdua bersama sang istri.


Kini mereka semua sedang sarapan bersama kecuali Baby Kahfi yang masih tidur, mereka sarapan dengan tenang hanya terdengar dentingan sendok dan garfu, hingga beberapa menit kemudian mereka selesai memakannya sampai habis tak tersisa.


"Sayang, mas berangkat kerja ya sambil mengantar mereka ke sekolah". Ujar Adam pada istrinya.


"Iyaa uda mas nanti hati hati ya bawa mobilnya Mas, jangan ngebut loh bahaya". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Iyaa syaang engga akan ngebut kok". Ujar Adam pada istrinya..


"Yaudah kalau gitu sana kalian juga bawa tas nya masing masing ya"..Ujar Aisyah pada mereka berempat.


"Iyaa siap bunda". Ujar mereka pada Aisyah.


Aisyah mengantar mereka sampai depan pintu, ia langsung mencium tangan suaminya serta Adam mencium kening istrinya, begitupun dengan anak anaknya yang menyalimi tangan Aisyah satu persatu dengan Aisyah yang membalasnya dengan elusan pada kepala mereka.


Setelah mengucapkan salam suami dan anaknya pun masuk ke dalam mobil, Aisyah menatapnya mobil suaminya yang mulai tidak terlihat membuatnya kembali masuk ke dalam rumah dan melihat Baby Kahfi yang berada dalam gendongan Ambar yang memang Aisyah kerjakan kembali.


"Hai anak bunda udah bangun syang? udah mandi juga umm wanginya anak bunda". Ujarnya sambil mengambil alih Baby Kahfi yang berada dalam gendongan Ambar.


"Yah bun". Celotehnya membuat Aisyah tersenyum gemas padanya.


"Ah Ambar apakah kamu sudah sarapan?". Tanya Aisyah padanya.


"Alhamdulillah sudah kak". Jawabnya sambil tersenyum ramah.


"Syukurlah kalau begitu". Ujarnya pada Ambar.


"Iyaa kak, kalau begitu Ambar permisi mau ke dapur kak". Ujar Ambar pada Aisyah.


"Iyaa silahkan Mbar". Ujarnya pada Ambar.


Kini Aisyah sedang duduk melihat anaknya yang sedang aktif, hingga suara ponsel mengalihkan perhatiannya, ia melihat nama suaminya tertera membuatnya langsung membuka ponselnya dan melihat pesan dari suaminya.


...Suamiku Syang ❤...

__ADS_1


...Online...


Assalamu'alaikum sayang, apakah kau bisa mengantarkan berkas mas yang ketinggalan?


^^^Wa'alaikumussalam, ya ampun mas kenapa sampai lupa sih, yaudah nanti Aisyah ke kantor ya mas^^^


Kamu di antar sama Melda ya sayang


^^^Iyaa suamiku kalau gitu kamu lanjutkan lagi kerjanya, Assalamualaikum Suamiku 🤗❤^^^


Iyaa sayang, waalaikumussalam istriku 🤗❤😘


Aisyah langsung bersiap siap karena ia akan membawa Baby Kahfi ke kantor suaminya, tak lupa ia membawa berkas yang ada di ruang kerja suaminya, Aisyah yang jarang masuk ke dalam ruang kerja suaminya sangat terkejut karena banyak sekali foto Aisyah bahkan dari kecil.


Kamu sangat mencintaiku mas. Batin Aisyah tersenyum senang melihatnya.


Aisyah kini sudah dalam perjalanan menuju kantor suaminya bersama Melda, selama dalam perjalanan Baby Kahfi terlihat sangat senang sekali bahkan tertawa membuat Melda yang sedang menyetir pun tersenyum menatap anak majikannya.


Beberapa menit kemudian Aisyah sampai di kantor suaminya, ia turun dan menyuruh Melda untuk pulang saja karena ia akan ikut bersama suaminya karena sebelumnya Adam mengirim pesan padanya agar pulang bersama nantinya.


"Assalamu'alaikum suamiku". Salam Aisyah memasuki ruangan suaminya.


"Waalaikumussalam istriku, syaang sini duduk". Ujarnya pada sang istri.


"Ini mas berkas yang kamu minta bawakan". Ujar Aisyah menyimpan berkas itu di meja.


"Iyaa sama sama mas". ujar Aisyah pada suaminya.


"Sebentar ya syaang, mas panggil Davin dulu untuk membawa berkasnya". Ujarnya diangguki oleh istrinya.


Ting!


...Adinda Adikku...


...Online...


Assalamu'alaikum Kak


^^^Waalaikumussalam din, kenapa?^^^


Kakak ke kantor abang bawa Baby Kahfi?


^^^Iyaa din habisnya kasian ditinggal di rumah^^^


Ah kalau gitu aku juga kesana deh


^^^Terserah kamu saja din^^^


Oke deh, yaudah kalau gitu udah ya kak, cuman mau nanya aja sih hehe Wassalamualaikum kak

__ADS_1


^^^Oke kalau begitu din, waalaikumussalam din^^^


Aisyah menyimpan ponselnya di meja bersamaan dengan suaminya yang memghampirinya, Adam duduk sambil memperhatikan anaknya yang sedaritadi tertawa melihatnya, entah apa yang lucu dari Adam pikirnya tetapi kemudian Adam tersadar.


"Wah kangen ya sama ayah sayang?". Tanya Adam sambil mengambil alih tubuh anaknya.


"Yahyahh". ocehnya membuat Adam dan Aisyah tersenyum pada Baby Kahfi.


"Wah anak ayah pintar sekali ya syang". Ujar Adam mengelus rambut anaknya.


"Tentu saja semakin pintar karena kepintarannya turun dari Ais dan kamu mas". Ujar Aisyah pada suaminya yang menatapnya.


"Oh ya mas, nanti anak anak kita jemput apa dicembut smaa Mbak Melda?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Jemput sama Melda aja syaang karena jam pulang mereka ke beda syaang". Jawabnya pada sang istri.


"Mas tidurkan saja Baby Kahfi". Ujar Aisyah padanya.


"Baiklah sayang, tolong kamu bukakan pubtinya". Ujarnya pada istrinya.


"Okee siapp suamikuh". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada Adam.


Hingga beberapa jam kemudian Aisyah, Adam dan Baby Kahfi sedang dalam perjalanan ke sekolah Ayra dan Alyssa terlebih dahulu untuk menjemput mereka kemudian menjemput Arsyila dan Husein, beberapa menit kemudian Aisyah dan Adam sampai di sekolahan anaknya Ayra dan Alyssa.


"Assalamualaikum Ayah bunda". Salam mereka berdua pada Adam dan Aisyah.


"Waalaikumussalam sayang". Jawab Adam begitupun juga dengan Aisyah.


"Adek tidur bun?". Tahya Alyssa yang sudah menaiki mobil.


"Iyaa nih tidur mungkin kelelahan". Jawabnya pada sang anak.


"Yaudah deh, tadinya Alyssa pengen ngajak ngobrol Adek eh kalau tidur gapapa nanti aja bunda". Ujarnya pada Aisyah.


"Baiklah syaang maaf ya kak, adeknya Bobo". Ujar Aisyah dengan suara kecil.


Hingga beberapa jam kemudian mereka baru saja sampai di rumah kediaman mereka, karena tadi banyak persimpangan membuat mereka sedikit lama sampai rumahnya, keempat anaknya langsyng memasuki rumah setelah mengucapkan salam.


Aisyah tersenyum pada Ambar yang setia menunggu mereka pulang, Ambar langsung mengambil alih tubuh Baby Kahfi dari Aisyah untuk ia tidurkan di kamar bayi, Aisyah mempercayai seluruhnya pada Ambar tentang Baby Kahfi.


"Sayang, mas senang deh akhirnya anak kita makin hari makin cepat pertumbuhannya apalagi Baby Kahfi yang tumbuh semakin cepat syang". Ujar Adam memeluk istrinya dari belakang.


"Iyaa benar juga ya mas". Ujarnya sambil menikmati pelukan dari suaminya.


"Sayang kamu udah ngga halangan?". Tanya Adam pada istrinya.


"Engga mas". Jawaban Aisyah membuat Adam tersenyum senang menatapnya membuat Aisyah menurutinya.


Ya rabb, suamiku semakin tampan.

__ADS_1


__ADS_2