Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 102


__ADS_3

Arsyila menghampiri Aisyah yang sedang memasak di dapur, sementara Baby Kahfi sedang bermain bersama ketiga anaknya yang lain, Aisyah berbalik badan saat akan menuangkan masakan yang sudah jadi dan melihat anak perempuannya menatapnya.


"Sayang, kenapa?". Tanya Aisyah menghampiri putrinya.


"Bunda, kakak ada lomba baca al-Qur'an". Jawab Arsyila gugup.


"Iyaa terus kenapa sayang? kakak ikutan?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Masalahnya kakak takut salah bunda". Jawabnya pada Aisyah.


"Jangan takut salah sayang, yang penting kamu sudah berani mengikutinya, nanti kita belajar ya". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Iyaa bunda". Ujarnya memeluk bundanya.


Beberapa menit kemudian Adam menghampiri mereka berdua yang sedang berpelukan, Aisyah menatap suaminya yang berjalan ke arah mereka berdua, Arsyila langsung melepaskan pelukannya saat ayahnya datang.


"Kenapa anak ayah?". Tanya Adam padanya.


"Ngga papa yah, kalau gitu kakak masuk lagi ya ke kamar yah bun". Jawabnya sambil berlalu pergi dari hadapan mereka berdua.


"Arsyi kenapa syang?". Tanya Adam pada istrinya.


"Jadi gin mas, Arsyi itu ada lomba baca al-Qur'an tetapi dia takut salah dalam membacanya misalnya tajwid, hukum hukum baca al Qur'an mas". Jawabnya pada sang suami.


"Yaudah gampang itumah, biar kita berdua yang mengajarkan Arsyi sayang". Ujar Adam pada istrinya.


"Iyaa mas". Ujar Aisyah padanya.


"Yaudah kita kembali ke ruang tengah syaang". Ujar Adam pada istrinya.


"Iyaa Ayok mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


Mereka berdua sampai di ruang tengah, terlihat Baby Kahfi yang berusaha mengambil pulpen milik Husein, tetapi Husein menyembunyikannya dan menyimpannya di lemari yang tinggi membuat Baby Kahfi cemberut dan itu sangat menggemaskan bagi Aisyah dan Adam.


"Anak anak bunda sama ayah, lagi ngapain nih?". Tanya Aisyah yang duduk disamping anaknya Arsyila.


"Lagi main sama Adek bun". Jawab mereka pada Aisyah.


"Adek seneng iyaa main sama abang sama. kakak?". Tanya Aisyah sambil menggendong Baby Kahfi.


"Yah bun". Celotehnya pada Aisyah.


"Ah ngga sabar nunggu Adek lancar bicara". Ujar Ayra menatap adiknya.


"Tunggu waktunya sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Baiklah bunda". Ujarnya pada Aisyah.


Beberapa jam kemudian mereka makan siang bersama, Arsyila membantu Aisyah meletakkan makanan di meja makan, begitupun dengan Husein yang membantu membawakan piring untuk mereka makan siang bersama.


Mereka makan dimulai dengan Adam yang memimpin doa sebelum makan, mereka makan dengan tenang hanya terdengar dentingan sendok dan garfu hingga beberapa menit kemudian mereka selesai memakan makanannya sampai habis tak tersisa sedikitpun.

__ADS_1


"Sini anak anak ayah". Ujar Adam menyuruh keempat anaknya menghampirinya.


"Kenapa ayahh ?". Tanya Husein mewakili saudara nya.


"Ayah cuman ingin bertanya sama kalian". Jawabnya pada anak anaknya.


"Emang mau nanya apa?". Tanya Ayra pada ayahnya.


"Simple sih, bagaimana dengan sekolah kalian? apakah ada yang membully kalian selama disekolah? apa ada yang kalian tidak suka dengan sekolahannya? jangan ditutup tutupi ya bilang aja sama ayah syaang". Ujar Adam menatap keempat anaknya.


"Engga ada sih yah, menurut abang hanya orangnya saja yang menyebalkan sekolahnya tidak kenapa napa". Ujar Husein pada Adam.


"Heun baiklah kalau yang lainnya gimana?? ". Tanya Adam nenatap Arsyila, Ayra dan Alyssa.


"Ngga ada yahh". Jawab Ayra dan Alyssa bersamaan.


"Kalau kakak ya cuman masalah itu yang tadi Arsyi bilang sama bunda". Ujarnya pada Ayahnya.


"Heum baiklah kalau begitu, kalian masuk kamar aja tidur siang". Ujar Adam pada anak anaknya.


"Baiklah ayah". Ujar mereka berempat pada Adam.


Kini tersisa Adam dan Aisyah yang berada di ruang tengah setelah anak anaknya memasuki kamar, Aisyah menyandarkan kepalanya di lengan suaminya dengan menghela nafasnya sebelum berbicara pada Adam, suaminya hanya menunggu istrinya mengeluarkan suaranya.


"Mas apa tidak akan ada pembullyan lagi pada Arsyi?". Tanya Aisyah menatap suaminya.


"In syaa Allah tidak akan sayang, jikapun kembali membully Arsyi mas tidak akan tinggal diam". Jawabnya pada sang istri.


"Huft baiklah mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Iyaa mas, yaudah yuk kita juga tidur siang mas". Ajak Aisyah pada suami tercintanya.


"Iyaa Ayok syang". Ujar Adam pada istrinya.


Sesampainya mereka di kamar, Aisyah langsung merebahkan tubuhnya di ranjang begitupun dengan suaminya, Adam memeluk istrinya dengan lembut serta mengelus rambut istrinya membuat Aisyah mengantuk, hingga beberapa menit kemudian Aisyah tertidur begitupun dengan Adam suaminya.


Ting!


...Kak Maryam 🤗❤...


...Online...


Assalamu'alaikum Aisyah , apa kalian sedang tidur siang?


Heum sepertinya kalian memang sedang tidur siang, yaudah maaf ganggu waktu kamu Syah.


Nanti balas jika kamu sudah bangun ya Syah


Wassalamualaikum adik ipar cantikku 🤗❤


Beberapa jam kemudian Aisyah dan suaminya bangun dari tidurnya, Aisyah menoleh sebentar melihat ponselnya yang selalu menyala jika ada pesan, tertera nama kakak iparnya membuatnya terlebih dahulu membalas pesan tersebut.

__ADS_1


...Kak Maryam 🤗❤...


...terakhir di lihat hari ini pukul 13.29...


^^^Waalaikumussalam, iyaa kak tadi aku sekeluarga lagi tidur siang^^^


^^^maaf ya baru bales kak^^^


^^^Ada apaa kak?^^^


Ah syukurlah kamu membalasnya Syah, ini tadi mas Ilham menyuruhku untuk mengabarimu bahwa Umi merindukan kita Syah


^^^Ah jadi umi rindu kumpul kak?^^^


Iyaa Syah, jadi kamu akan ke rumah Umi sekarang apa besok?


^^^Sekarang bisa kok kak^^^


Yaudah kalau begitu, udah dulu ya Syah, Wassalamualaikum


^^^Iyaa kak, waalaikumussalam^^^


"Siapa syaang?". Tanya Adam pada istrinya.


"kak Maryam mas". Jawabnya pada suaminya.


"Mau apa syaang?". Tanya Adam pada Aisyah.


"Katanya umi rindu kumpul bersama, jadi kita sekarang ke sana ya mas". Jawabnya pada suaminya.


"Iyaa baiklah Syaang, bangunkan anak anak". Ujar Adam sambil bangkit dari duduknya.


"Iyaa mas, aku akan siapkan semuanya"..Ujar Aisyah pada suaminya.


Beberapa menit kemudian mereka telah selesai bersiap, kini mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah kediaman keluarga Syafi'i, selama dalam perjalanan keempat anaknya terus saja berbincang riang.


Hingga sampailah mereka di rumah kediaman keluarga Syafi'i, keempat anaknya sudah terlebih dahulu keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah, Aisyah dan Adam menyusul dari belakang.


"Abi, umi apakabar?". Tanya Aisyah sambil menyalimi tangan kedua orangtua nya.


"Alhamdulillah baik sayang, bagaimana dengan kabar kalian?". Tanya Umi Humairah yang memeluk putrinya.


"Alhamdulillah kita juga baik umi". Jawab Aisyah pada Uminya.


"Ah cucu kakek gemas sekali yaa". Ujar Abi Ali menatap Baby Kahfi.


"Ah kek". Celotehnya membuat mereka tersenyum haru apalagi Abi Ali.


"Masya Allah cucu kakek gemoy sekali". Ujarnya sambil terkekeh.


"Iyaa dong kan sama kaya bundanya". Ujar Aisyah sambil tersenyum percaya diri.

__ADS_1


Adam yang melihat istrinya pun tersenyum tipis, hingga beberapa menit kemudian datanglah Ilham dan keluarga kecilnya membuat suasana bertambah ramai, obrolah mereka pun bertambah seru.


Umi Humairah dan Abi Ali senang melihat kedua anak mereka sudah memiliki keluarga kecilnya masing masing, tanpa terasa air mata Umi Humairah keluar karena terharu pernikahan karena perjodohan anak anaknya berakhir dengan bahagia.


__ADS_2