Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 60


__ADS_3

5 Bulan kemudian..


Aisyah serta keluarga kecilnya sedang liburan ke Eropa, sebelum ke apartemen Aisyah serta keluarga kecilnya mengunjungi kediaman Husna dan Idris, membuat pemilik rumah terkejut melihat mereka dihadapannya.


"Assalamu'alaikum". Salam mereka pada Husna dan Idris.


"Waalaikumussalam". Jawab mereka berdua.


"Mari masuk". Ujarnya pada Aisyah serta keluarga kecilnya.


"Wah kedatangan tamu, assalamualaikum Aunty Uncle ". Ujar Arham dan Khadijah.


"Waalaikumussalam, Apakabar kalian? makin tinggi aja ya kalian". Ujar Aisyah pada mereka berdua.


"Alhamdulilah baik Aunty". Ujar keduanya pada Aisyah.


Saat Aisyah sedang berbincang dengan mereka tiba tiba pandangannya jatuh pada anak kecil, mungkin berumur 4/5 tahun, Husna yang menyadari itupun langsung membawa anak kecil tersebut ke hadapan Aisyah.


"Maaf yaa Syah, dulu anak mbak tinggal bersama neneknya, jadi kmu baru melihatnya". Ujar Husna padanya.


"Ah iya gapapa mbak, namanya siapa?". Tanya Aisyah pada Husna.


"Namanya Muhammad Yusuf Maulana". Jawab Husna sambil mengusap rambut anaknya.


"Bagus sekali namanya sayang". Ujar Aisyah menatap Yusuf.


"Terimakasih Aunty". Ujarnya sambil tersenyum ramah.


"Sama saMa sayang". Ujar Aisyah pada nya.


"Oh iyaa berapa lama kalian liburan di Eropa?". Tanya Idris pada Aisyah dan Adam.


"Seminggu bang". Jawab Adam pada Idris.


"Ohh baiklah kalau begitu". Ujar Idris diangguki oleh mereka berdua.


Aisyah menoleh pada anak anaknya yang sedang bermain bersama dengan Arham, Khadijah dan Yusuf. Anak ketiga dari pasangan suami istri yang bernama Husna dan Idris rupanya sudah mulai adaptasi dengan bermain bersama.


Husna dan Idris senang melihat Yusuf banyak tertawa karena biasanya dia selalu diam saja, tetapi sekarang mereka berdua melihatnya dengan jelas bahwa Yusuf tertawa bersama yang lainnya, sungguh mereka sangat bersyukur.

__ADS_1


"Abang, Mbak Husna, maaf nih kita tidak bisa lama lama soalnya kasian anak anak udah pada tepar". Ujar Adam pada mereka berdua.


"Ah baiklah kalau begitu, maaf ya kalian jadi repot repot bawain oleh oleh dari indonesia". Ujar Idris pada mereka berdua.


"Ngga ngerepotin sama sekali kok bang". Ujar Adam pada Idris.


"Baiklah kalian hatihati dijalannya, kabari jika sudah sampai di apartemen". Ujar Idris diangguki oleh mereka berdua.


Adam dan Aisyah menidurkan anak anaknya di mobil dengan posisi nyaman, setelah nya Adam melajukan mobilnya, Aisyah yang mengantuk meminta izin pada suaminya untuk tidur, Adam mengiyakannya karena tidak mau sang istri semakin kelelahan .


Beberapa menit kemudian Adam sampai di parkiran apartemen, lalu membangunkan Aisyah dengan hatihati, Aisyah bangun dan melihat bahwa kini mereka sudah sampai diparkiran , Aisyah dibantu oleh beberapa pegawai disana.


"Terimakasih sudah membantu". Ujar Aisyah pada nya.


"SaMa saMa, sudah menjadi tugas saya nona". Ujarnya pada Aisyah.


"Baiklah kalau begitu kalian bisa kembali bekerja". Ujar Adam pada mereka yang membantu nya tadi.


"Baik tuan, permisi". Ujar mereka tanpa salam karena beda Agama.


"Ayo sayang, kita istirahat lebih dulu". Ujar Adam pada istrinya.


"Baiklah sayang, nanti bangunkan mas jika sudah jam mendekati adzan Ashar ya". Ujar Adam diangguki oleh istrinya.


Perbedaan waktu Indonesia dengan Eropa adalah 6 jam, jika di Eropa jam 14.00 siang maka di Indonesia jam 20 malam , Aisyah dan Adam tidak membawa pengasuhnya karena mereka ingin Quality time bersama keluarga kecilnya.


Beberapa menit kemudian Aisyah membangunkan suaminya saat hampir mendekati adzan ashar, Adam bangun lalu memasuki kamar mandi untuk membersihkan badannya dan bersiap untuk sholat berjamaah bersama Aisyah dan anak anaknya yang sudah mulai mengerti kecuali kedua anaknya yang lain Baby Alyssa dan Baby Ayra.


"Seperti biasa bunda, ceritakan kisah nabi ya". Ujar Baby Arsyi padanya.


"Baiklah sayang ,kali ini kita akan menceritakan kisah nabi Daud okee". Ujar Aisyah pada anak anaknya.


"Okee bunda". Ujar mereka pada Aisyah.


Nabi Daud adalah seorang Nabi keturunan keturunan Nabi Ibrahim yang ke-12. Beliau juga seorang raja.


Ia dikenal sebagai seorang Raja yang begitu kuat dan perkasa. Nabi Daud adalah ayahanda dari Nabi Sulaiman, salah seorang yang Nabi yang begitu dikenal karena luasnya ilmu dan kerajaan yang ia miliki.


Dalam Al Qur'an juga dikisahkan tentang Nabi Daud ini. Kisah ini terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 246 tentang seorang Nabi dari golongan Bani Israel setelah wafatnya Musa.

__ADS_1


"Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.”


Nabi Daud yang Perkasa Tapi Rendah Hati


Awalnya, Bani Israil itu tidak mau menerima kedatangan Daud—waktu itu belum diangkat jadi Nabi, Bani Israil mereka merasa sosoknya lebih rendah dari kaum Bani Israil. Raja mereka, Thalut, juga sempat agak meragukan dengan sosok pemuda ini. Tapi, hati kecilnya berkata, ia percaya pada Daud.


Suatu ketika, Thalut berhadapan dengan seorang raja zalim bernama Jalut dalam sebuah peperangan. Kerajaan Jalut ini begitu besar, sedangkan kerajaan Thalut sendiri berkali-kali lipat lebih kecil. Begitu halnya para pasukannya yang lebih sedikit.


Raja Thalut memang terkenal lihai, ia lantas memerintahkan Daud yang cekatan dan terkenal lihat, serta tangkat untuk memimpin pasukan. Berkat kecerdikannya, pasukan itu berhasil memukul mundur raja zalim itu.


Dalam peperangan ini Jalut pun terbunuh, kemudian tentara Jalut menyerah, dan Daud diangkat menjadi raja.


“Semua karena kuasa Allah,” ungkap Daud, rendah hati.


 


Mukjizat Nabi Daud AS, Kitab Zabur sampai Keindahan Suara


Nabi Daud pun diangkat menjadi Nabi oleh Allah SWT. Nabi Daud terkenal dengan suaranya yang merdu tak ada yang menandinginya, inilah karunia dan rahmat Allah yang dicurahkan kepadanya, dan menjadi mukjizat kenabiannya.


Soal suara indah Nabi Daud, saking bagusnya suara Nabi Daud, ketika beliau membaca kitab Zabur, maka orang yang mendengarnya saat sakit yang sakit jadi sembuh. Air dan angin pun menjadi tenang, burung-burung serta bukit-bukit  memuji Allah.


Selain itu, besi dapat menjadi lunak dan ia dapat membuat benda-benda yang bermacam-macam yang ia kehendaki dengan izin Allah. Hal ini seusai Firman Allah dalam Al Qur'an Surat Saba tentang mukjizat Nabi Daud.


“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Daud, lalu Kami berfirman: “Hai gunung-gunung bacalah tasbih berulang bersama Daud, begitu pula burung-burung, dan besi itu kami jadikan lunak dihadapannya, Buatlah serta tenunkan baju besi, lalu kerjakan  amalan yang shaleh, sesungguhnya Aku melihat apa-apa yang kamu kerjakan” (Q.S. Saba, ayat 10-11).


Nabi Daud pun wafat dalam usia 100 tahun lebih 6 bulan, dan dimakamkan di Baitul Maqdis.


"Bagaimana untuk kisah nabi hari ini?". Tanya Aisyah pada anak anaknya.


"Masya allah bunda cerita tentang nabi Daud". Jawab Baby Hasan.


"Iyaa lain kali kita juga harus bisa seperti Nabi Daud". Ujar Baby Husein padanya.


Aisyah dan suaminya hanya menggelengkan kepalanya ketika jawaban anak anaknya, hampir sama seperti setiap hari bedanya pasti ada pertanyaan dan tidak setiap membahasnya.


...****************...


Update 3bab nih guys:)

__ADS_1


__ADS_2