
"Bunda, abang Hasan nyebelin banget sihh". Ujar Alyssa padanya.
"Kenapa saMa abang sayang?". Tanya Aisyah pada putrinya.
"Selalu aja jahilin adekk". Jawab Alyssa padanya.
"Abang, bunda kan udah pernah bilang, saMa saudara tuh harus akur, bukannya jahil terus ke adeknya". Ujar Aisyah pada putranya.
"Iyaa bun maafin abangg". Ujar Hasan padanya.
"Loh kok sama bunda, minta maafnya saMa Adek bang". Ujar Aisyah pada anaknya.
Hasan menatap adiknya yang membuat Alyssa juga menatap abangnya, Aisyah yang melihat itupun gemas sendiri karena anaknya yang paling susah dibilangin ya Hasan, tapi mau bagaimana lagi namanya juga anak kecil.
"Abang, bunda tadi bilang apa sama abang?". Tanya Aisyah pada nya.
"Minta maaf sama Adek bun". Jawab Hasan padanya.
"Yaudah bilang dong, kok malah diliat aja adek nya". Ujar Aisyah sambil menghela nafasnya.
"Dek, maafin abang ya selalu jahil saMa adek". Ujar Hasan mengulurkan tangannya.
"Iya bang, Adek maafin kok". Ujar Alyssa mengulurkan tangannya juga.
"Nah gitu dong, bunda senang lihatnya". Ujar Aisyah pada mereka.
"Iyaa bunda". Ujar keduanya pada Aisyah.
Beberapa menit kemudian Adam pulang kerja membuat Aisyah menoleh, sedangkan anak anak sedang menonton acara tv yang menceritakan kisah para rasul rasul, Adam menghampiri anak anaknya yang asik menonton televisi.
"Assalamu'alaikum anak ayah". Salam Adam membuat mereka menoleh.
"Waalaikumussalam ayahh". Jawab mereka menyalimi tangan Adam.
"Bunda mana sayang?". Tanya Adam pada mereka.
"Bunda ke dapur yah, mungkin Ngambil air minum buat ayah". jawab Arsyila pada Adam.
"Ah baiklah, nanti jika bunda kemari, suruh ke kamar kata ayah ya". Ujar Adam pada mereka.
"Siap ayahh". ujar mereka pada Adam.
Aisyah yang baru sampai diruang tengah pun kebingungan karena tidak melihat suaminya, untung saja Arsyila memberi tahu kalau Adam suaminya menyuruh untuk ke kamar menyusul Adam, Aisyah pun membuka pintu kamar dan melihat Adam tersenyum.
"Kenapa mas, nyuruh Aisyah ke kamar?". Tanya Aisyah pada suaminya.
"Ngga papa sayang, sini duduk". Jawab Adam pada istrinya.
__ADS_1
"Kenapa mas?". Tanya Aisyah yang sudah duduk disamping istrinya.
"Sayang, mas sangat mencintaimu, menyayangimu sayang, jika terjadi sesuatu tolong percaya pada mas, bahwa hanya kamulah orang yang mas cintai, tidak ada yang lainnya sayang". Ujar Adam membuat Aisyah cemas.
"Mas jangan buat Aisyah cemas, apa terjadi sesuatu di kantor?". Tanya Aisyah pada suaminya.
"Cerita sama Aisyah mas, ingat loh kita harus saling terbuka mas, jangan ada yang disembunyikan". Ujar Aisyah pada suaminya.
"Mas ngga papa sayang beneran, mas cuman berkata saja seperti itu". Ujar Adam pada istrinya.
Aisyah pun menyerah karena tidak ingin suaminya semakin stres, Aisyah kini memeluk suaminya yang memang sudah mandi, Adam mengusap rambut istrinya yang memang selalu di lepas jika hanya ada keluarga kecilnya saja, beberapa menit kemudian mereka berdua keluar dari kamar.
"Ayah, bunda". Panggil Arsyi pada nya.
"Iya sayang, kenapa?". Tanya Adam pada putrinya.
"Besok kan sekolah ya ayah, nah Arsyi pengen diantar sama ayah dan bunda". Jawab Arsyi pada mereka berdua.
"Loh kan memang selalu diantar sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Iyaa tapi hanya bunda yang mengantar, tidak dengan ayah". Ujar Arsyi padanya.
"Baiklah besok ayah dan bunda akan antar anak anak ayah sekolah". Ujar Adam membuat mereka senang.
"Ohh ya sekarang boleh dong ke rumah Aunty Maryam, Arsyi ingin melihat dedek bayi bunda". Ujar Arsyi padanya.
Maryam yang sedang menyusui anak anaknya mendengar suara ponselnya berbunyi , ia pun mengangkat telepon dari kakak iparnya, sebelum mengangkatnya Maryam memakai kerudung nya karena takut tiba tiba Ponakannya minta video call karena ingin melihat debay.
Dek Aisyah menyambungkan...
[Assalamualaikum Kak]
^^^"Waalaikumussalam salam, ada apa Syah?"^^^
[Aisyah mau nanya, kakak lagi ada di rumah yang mana?]
^^^"Kakak, ada dirumah sendiri Syah, bukan dirumah mertua ataupun Umi"^^^
[Baguslah, soalnya anak anak ingin melihat dedek bayi katanya]
^^^"Yaudah kesini aja Syah , Kakak tunggu kedatangan kalian hehe".^^^
[Yaudah kalau begitu, udah dulu ya Kak, Aisyah mau siap siap dulu, Assalamualaikum]
^^^"Iyaa Syah, waalaikumussalam".^^^
Anaknya Adnan yang mendengar itu pun senang karena adiknya akan kemari, Adnan mendekati sang bunda nya membuat Maryam menatap heran pada anaknya yang tersenyum menatap nya, Maryam baru tersadar jika Adnan sangat senang jika ada adik adiknya datang kemari.
__ADS_1
"Adek Hasan akan kesini bun sama yang lainnya juga ?". Tanya Adnan padanya.
"Iyaa syaang, Adek Hasan akan kesini sama yang lainnya". Jawab Maryam padanya.
"Yess!! abang ada temennya dong bun". Ujar Adnan padanya.
"Seneng banget abangg yaa". Ujar Maryam sambil tersenyum pada anaknya.
"Iyaa bunda seneng bangett". Ujar Adnan padanya.
Sedangkan Aisyah serta keluarga kecilnya kini sedang dalam perjalanan menuju rumah kediaman Ilham dan Maryam,, selama dalam perjalanan anak anak asik berbincang bersama tentang dedek bayi nya Maryam, beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah kediaman Ilham dan Maryam.
"Assalamu'alaikum". salam mereka pada Maryam.
"Waalaikumussalam, mari masuk". Ujar Maryam diangguki oleh mereka.
"Apakabar ponakan ateu?". Tanya Aisyah pada Adnan dan Ainun.
"Alhamdulillah baik Aunty, Ateu". Jawab mereka berdua pada Aisyah.
"Abangg Adnan ayo main". Ajak Hasan padanya.
"Iyaa ayo". Ujar Adnan padanya.
Melihat anak anak pada main kecuali Arsyi dan kedua adik kembarnya yang sedang asik menatap bayi lucu, Adam dan Aisyah serta Maryam berbincang mengenai perkembangan bayi kembar laki laki tersebut, hingga beberapa menit kemudian waktu mendekati adzan ashar pun tiba.
Mereka sholat berjamaah kecuali Maryam yang sedang tidak bisa sholat, sambil menunggu mereka selesai melaksanakan sholat ashar berjamaah, Maryam memasak sesuatu untuk mereka serta suaminya yang baru saja pulang, Ilham tadinya heran ada mobil didepan tetapi setelah melihat ada ponsel Aisyah ia menjadi tau.
"Ada Aisyah dan keluarga kecil nya ke rumah mas". Ujar Maryam pada suaminya.
"Iyaa sayang, mas tadi melihat mobil di depan". Ujar Ilham padanya..
"Mas udah sholat kan?". Tanya Maryam pada suaminya.
"Iya udah tadi di masjid sayang". Jawab Ilham padanya.
"Yaudah ganti baju dulu sana mas, bau apek tau". Ujar Maryam sambil terkekeh.
"Eh kamu yaa". Ujar Ilham tertahan karena melihat Adam dan yang lainnya.
Ilham menghampiri dulu mereka sebelum masuk ke kamar untuk membersihkan badan, sambil menunggu Ilham selesai mereka kembali berbincang ringan, sedangkan anak anak lanjut bermain bersama membuat Maryam senang karena rumahnya ramai dengan anak anak.
"Udah sebulan nih debay ya kak". Ujar Aisyah pada Maryam.
"Iyaa Syah, ngga nyangka bakal kembar lagi". Ujar Maryam pada Aisyah.
"Iyaa Aisyah juga sama kak waktu itu". Ujar Aisyah pada Maryam.
__ADS_1
"Iya ya Syah, padahal ngga ada keturunan kembar loh". Ujar Maryam diangguki oleh Aisyah.