
"Umahh". Teriak anak kecil pada Arsyila.
"Ya ampun sayangg, kenapa bajunya kotor semua?". Tanya Arsyila menatap kaget pada anaknya.
"Seperti biasa bun, dia main kotor kotoran sama anak tetangga". Jawab kembarannya membuat Fathiah yang merupakan adiknya itu kesal.
"Abang ngadu sama umah mulu ih". Ujar Fathiah pada abangnya.
"Biarin dong gimana abang aja dek". Ujarnya pada sang adik .
"Abangg nyebelin ah". Ujarnya pada abangnya.
"Udah kenapa kalian jadi ribut sih? Fathiah ikut umah mandii". Ujarnya pada anaknya.
"Baik umah". Ujarnya pada Arsyila.
"Abangg, kamu panggil Babah keluar kamar yaa". Ujar Arsyila pada anaknya.
"Okee siap umah". Ujar Fathir pada Arsyila..
Beberapa menit kemudian Arsyila dan Fathiah menghampiri suami serta anak lelakinya di ruang makan, sambil mengusap perutnya yang kini sudah memasuki usia ke tujuh bulan , Fathiah duduk disamping abangnya Fathir sedangkan Arsyila duduk disamping suaminya.
"Sayang, ada yang kamu inginkan??". Tanya Arham. pada istrinya.
"Ngga ada kok mas, ngga tau belum". Jawabnya pada sang suami.
"Yaudah kalau gitu kita mulai makan sayang, abang pimpin doa sebelum makan ya". Ujar Arham pada anaknya Fathir.
"Oke siap ayah". Ujar Fathir pada Ayahnya.
"Iyaa sayang". Ujar Arham pada anaknya.
"Alhamdulillah aku habis duluan". Ujar Fathiah yang memang makannya sedikit.
"Yaudah sayang seperti biasa yang bunda bicarakan pada kamu ya". Ujar Arsyila pada anaknya.
"Okee siap umah". Ujarnya pada Arsyila.
"Pintarnya anak umah". Ujar Arsyila pada anaknya .
Beberapa menit kemudian Aisyah serta keluarga kecilnya berkunjung ke rumah kediaman Arsyila dan Arham, Fathir dan Fathiah senang melihat kedatangan mereka semua membuat Arsyila dan Arham pun tersenyum tipis melihat keduanya.
"Aunty Ay". Panggil Fathiah pada Aunty nya.
"Assalamu'alaikum ponakan Aunty yang paling cantik, tapi masih cantikan aunty deh". Ujarnya pada ponakannya.
"Waalaikumussalam Aunty cantikk". Ujarnya sambil memeluk Ayra.
"Cuman Kak Ay aja nih yang disapa". Ujar Alyssa pada ponakannya.
"Eh ada Aunty Ly juga yang sama cantiknya saMa aku hehe" Ujar Fathiah pada Aunty nya..
"Makin pintar aja ponakan Aunty sekarang". Ujarnya sambil mengecup pipi ponakannya.
"Iyaa dong kan Babah sama Umahnya juga pintar". Ujar Fathiah pada Aunty nya.
"Bisa aja kamu ngejawabnya ya". Ujar Alyssa pada ponakan perempuannya.
"Iyaa dong Aunty". Ujarnya pada Alyssa.
Aisyah dan Adam saling memeluk Arham dqn Arsyila, Aisyah hanya memeluk Arsyila sedangkan suaminya memeluk Arsyila dan juga Arham menantu mereka berdua, Aisyah mengelus perut buncit anaknya yang begitu menggemaskan sekali.
__ADS_1
"Bagaimana perkembangan calon cucu bunda syaang?". Tanya Aisyah pada anaknya.
"Alhamdulilah baik bunda". Jawabnya pada sang bunda.
"Dua bulan lagi lahiran ya sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Iyaa benar bunda". Ujar Arsyila pada bundanya.
"Oh ya sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Iyaa kenapa bun?". Tanya Arsyila pada bundanya.
"Ngga ada yang kamu inginkan sayang?". Tanya Aisyah pada anaknya.
"Belum ada kayanya bunda, sepertinya babynya akan anteng anteng aja deh bun". Jawabnya pada sang bunda.
"Haha ya semoga saja sayang". Ujar Aisyah sambil tertawa pelan pada anaknya.
"Iyaa semoga bunda". Ujar Arsyila pada bundanya.
"Arham, ruang kerja kamu dimana? ayah ingin membicarakan sesuatu masalah kerjaan". Ujar Adam pada menantunya.
"Baiklah ayok yah ikuti Arham". Ujar Arham pada mertuanya.
"Okee Ham". Ujar Adam pada menantunya.
"Iyaa ayahh". Ujar Arham sambil berjalan beriringan karena tidak sopan rasanya Arham berada didepan mertuanya sendiri.
Sementara itu Arsyila dan Aisyah serta yang lainnya tengah berbincang mengenai kehamilan Arsyila yang akan maju ke 8 bulan, Fathiah yang mendengar itupun senang apalagi tendangan didalam perut umahnya yang menandakan adiknya sangat aktif.
"Umah, apakah sakit ditendang?". Tanya Fathiah pada umahnya.
"Tergantung sayang, kalau adiknya nendang pelan ya umah ngga akan sakit, kalau nendangnya kencang sakit ke umahnya". Jawabnya pada anaknya Fathiah.
"Iyaa syaang". Ujar Arsyila sambil tersenyum manis pada anaknya.
"Omaa, Uncle Fi mana?". tanya Fathir yang sedaritadi diam saja pada Aisyah.
"Uncle Kahfi ngga ikut soalnya ada tugas kelompok bersama temannya sayang". Jawab Aisyah pada cucunya.
"Heum gitu ya oma". Ujarnya pada sang oma.
"Iyaa sayang". Ujar Aisyah pada cucunya.
"Umahh, Fathiah kok lapar lagi yaa". Ujarnya pada Arsyila.
"Iyaa bagaimana tidak lapar sayang tadi kan kamu makan cuman sedikit sayang". Ujar Arsyila pada anaknya.
"Eh iya ya benar juga ya umah hehe". Ujarnya sambil cengegesan pada umahnya.
"Iyaa benar dongg umah kan tau tingkah kamu sayang". Ujar Arsyila pada anaknya.
"Hihi iyaa deh umah menang". Ujarnya pada umahnya.
"Jelas Umah yang menang". Ujar Arsyila pada anaknya sambil terkekeh.
Beberapa jam kemudian Adam dan Arham baru selesai membicarakan masalah perusahaan, Aisyah dan Arsyila yang melihat itupun menyiapkan air minum untuk suami mereka masing masing, Arham duduk disamping istrinya sebelum meminumnya serta sambil mengelus perut istrinya.
"Mas Arham, udah lapar belum?". tanya Arsyila pada suaminya.
"Belum sayang, kamu udah lapar?". Tanya Arham balik pada istrinya.
__ADS_1
"Belum juga mas, tapi aku ingin dinyanyikan lagu oleh kamu mas". Jawabnya pada sang suami.
"Baiklah, mau dinyanyikan lagu apa sama mas?". Tanya Arham pada sang istri.
"Bebas mas tapi harus enak di dengar ya mas". Jawabnya pada sang suami.
"Oke kalau gitu sayang". ujarnya pada sang istri.
Saatku memandangimu
Ku rasakan tulus sayangmu...
Sayangiku.. dududu
Tak perduli siapa aku
Tuhan..
Takdirkan dia untukku terbaik seumur hidupku..
Tuhan..
Jadikan dia untukku takdirmu disisa hidupku..
Bersandarlah kau dibahuku
Dan rasakan aku sayang kamu
Sayangku.. dududu
Aku hanya mau kamu..
Tuhan..
Takdirkan dia untukku terbaik seumur hidupku..
Tuhan
Jadikan dia untukku takdirmu disisa hidupku..
Aku yang hanya bisa berdoa
Tuk buat engkau bahagia..
Arham pun selesai menyanyikan sebuah lagu untuk sang istri, Arsyila yang mendengar itupun langsung memeluk sang suami, Adam dan Aisyah yang melihat itupun teringat kembali dengan pernikahan mereka dan saar Aisyah mengidam ingin mendengar suaminya bernyanyi tetapi lagu sholawat.
Bahagia selalu sayang.
...----------------...
Nulis Bab \= 05 April 2023 & 06 April 2023
Update Bab \= 07 April 2023
Maaf sebelumnya kemarin aku sibuk banget, banyak banget pekerjaan di toko, dari pagi aku ngga pegang HP saMa sekali, beres beres pas sore langsung lanjut kerja lagi, maaf ya gays jadinya bab yang harusnya kemarin di update jadi sekarang diupdatenya :(
Sekarang juga sama kaya kemarin kerjaannya banyak banget gays:( sampai sampai pegel semua badanku, dari pagi jam 7 baru bisa nulis bab tuh jam 3 sore gays kalau kemarin mah lebih parah dari yang sekarang sih :(
Intinya jangan bosen baca karya novelku ya gays:) jangan lupa tambahkan favorit ya:)
Semangat terus menjalani ibadah puasa kalian selama bulan Ramadhan ya :) semoga tamat terus sampai buka ya gays :) Aamiin yaa rabbal'alamin :)
__ADS_1
Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Terimakasih sebelumnya ya :)