Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 103


__ADS_3

Adam menghampiri istrinya yang sedang melihat lihat album foto yang berisi foto anak anaknya, terlihat Aisyah begitu sedih melihat nya membuat Adam memeluk istrinya yang mungkin merindukan Hasan yang jauh dari mereka.


"Sayang, jangan nangis dong nanti anak anak pada nanyain loh". Ujar Adam menghapus air mata Aisyah.


"Kangen Abang Hasan mas, aku takut dia kenapa kenapa lagi mas". Ujar Aisyah memeluk suaminya.


"Ngga akan sayang, kan abang udah pindah tempat jadi di Bogor kan bukan di Sukabumi lagi". Ujar Adam mengelus punggung istrinya.


"Heum yaudah semoga aja abang selalu baik baik aja disana mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Aamiin yaa rabbal'alamin syang". Ujar Adam pada istrinya.


Mereka berdua akhirnya keluar dari kamar untuk menghampiri anak anaknya yang sedang bermain menjaga baby Kahfi yang sudah lancar berjalan, terlihat Arsyila yang sudah memegang tangan adiknya agar tidak jatuh.


"Wah rame banget, lagi pada ngapain nih?". Tanya Aisyah pada mereka semua.


"Lagi main sambil jagain adek bun". Jawab Husein pada nya.


"Yaudah kalian main aja, biar bunda sama ayah yang jaga adek". Ujarnya pada keempat anaknya.


"Baiklah bunda". Ujar mereka sambil bangkit dari duduknya.


"Loh kalian mau kemana? ". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Mau main kan bunda, diruangan khusus bermain". Jawab Husein padanya.


"Ah yaudah kalau gitu sayang, hati hati mainnya jangan terlalu ekstrim". Ujarnya pada Husein.


"Siapp bundaku yang cantik". Ujarnya sambil tersenyum pada Aisyah.


Kini tersisalah Adam dan Aisyah serta Baby Kahfi di ruang tengah sambil menonton acara televisi untuk anak anak, terlihat Baby Kahfi sangat senang melihatnya bahkan tertawa ketika melihat adanya yang lucu hingga tak terasa Baby Kahfi tertidur dalam lahunan Aisyah.


"Mas kita pindah ke kamar, kasian nih Baby Kahfi ketiduran mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Iyaa Syaang, tapi sebelum ke kamar kita beritahukan anak anak yang lain dulu". Ujar Adam pada istrinya.


"Yaudah ayok mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Iyaa syaang". Ujarnya mengambil alih Baby Kahfi.


Sesampainya di kamar Adam langsung menidurkan anaknya di box bayi, lalu menghampiri istrinya yang sudah rebahan dikasur, ia menaiki kasur dan memeluk istrinya membuat Aisyah membalikkan badannya menghadap suaminya.


"Mas, Ais ngga akan nyangka kalau kita sudah lama menikah bahkan mempunyai banyak anak mas". Ujarnya pada sang suami.


"Iyaa mas juga sama sayang, apalagi nanti jika mereka beranjak remaja, akan sangat tidak terasa karena dulu mas melihat mereka masih kecil". Ujar Adam pada istrinya.


"Iyaa juga ya mas". Ujar Aisyah memeluk suaminya.


"Iyaa syaang". Ujar Adam mengelus rambut istrinya.


"Yaudah yuk tidur syaang". Ajak Adam pada sang istri.


"Iyaa Ayok mas, Aisyah juga udah ngantuk mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


Mereka tidur dengan nyenyak hingga beberapa jam kemudian Aisyah bangun terlebih dahulu, karena mendengar suara Baby Kahfi menangis membuatnya langsung menghampiri box bayi tersebut.


"Uh anak bunda haus syaang? apa pup?". Tanya Aisyah sambil mengecek popok anaknya.


"Ah ternyata anak bunda haus yaa". Ujar Aisyah sambil menggendong anaknya.


"Minum yang banyak ya sayang". Ujar Aisyah yang tengah menyusui anaknya.

__ADS_1


"Syaang kamu udah bangun ternyata". Ujar Adam yang memeluk istrinya dari belakang.


"Iyaa mas karena Baby Kahfi menangis jadinya Ais bangun, lagian udah lama juga kita tidurnya mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Benar juga apa yang kamu bilang sayang". Ujar Adam sambil mengecup leher istrinya.


"Mas ih geli". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Baiklah Syaang, mas ke kamar mandi dulu ya". Ujar Adam pada istrinya.


"Iyaa mas silakan". Ujar Aisyah pada suaminya sambil tersenyum.


Beberapa menit kemudian Adam keluar dari kamar mandi, Aisyah sudah menidurkan anaknya ke box bayi membuat Adam langsung memeluk istrinya dari belakang, membuat Aisyah yang semula kaget menjadi tenang.


"Kebiasaan deh mas kalau meluk suka ngagetin". Ujar Aisyah sambil cemberut.


"Haha maaf ya sayang". Ujar Adam sambil tersenyum pada istrinya.


"Yaudah gapapa mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Sekarang giliran kamu yang ke kamar mandi sayang". Ujar Adam pada istrinya.


"Ah iya sayang, Titip Baby Kahfi ya mas"..Ujar Aisyah sambil bangkit dari duduknya.


"Iyaa siap sayang". Ujar Adam sambil tersenyum pada istrinya.


"Okee kalau begitu". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan suaminya.


Sambil menunggu istrinya selesai Adam membawa Baby Kahfi yang kebetulan bangun saat istrinya masuk ke dalam kamar mandi, ia membawanya keluar kamar untuk menghampiri anak anaknya yang sedang menonton acara televisi.


"Wah adek bangun yah". Ujar Ayra pada Adam.


"Iyaa nih Adek bangun, pengen main sama kakak abang ya dek". Ujarnya pada anaknya.


"Bunda lagi mandi sayang, nanti juga nyusul ke bawah". Jawab Adam pada putranya.


"Heum gitu ya Yah". Ujarnya diangguki oleh ayahnya.


"Kalian sedang membicarakan apa?". Tanya Aisyah yang menghampiri mereka.


"Tidak ada bunda, hanya membahas ade saja bun". Jawab Alyssa pada bundanya.


"Ah seperti itu rupanya". Ujar Aisyah sambil mengangguk anggukan kepalanya.


"Bunda, Husein pengen denger bunda menyanyikan lagu yang berbeda dari sholawat". Ujar Husein pada Aisyah.


"Ah lagu apa sayang?". Tanya Aisyah sambil mengangkat alisnya.


"Lagu bebas tapi bukan sholawat bunda"..Jawabnya pada Aisyah.


"Heum baiklah bunda akan menyanyikannya". Ujar Aisyah sambil tersenyum pada mereka.


Saat pertama ku mengenalmu


Ku rasa sesuatu yang berbeda


Ku ingin mendekatimu


Tapi ku takut kau menjauh


Semakin lama rasa ini terpendam

__ADS_1


Semakin aku ingin mendekatimu


Dari kejauhan ku melihatmu


Ku berharap kau pun merasakan


Iman dan takwamu yang meluluhkan


Rasa ini menjadi cinta


Kekasih idaman yang ku harapkan


Semoga cinta ini menjadi nyata


Ana uhibbuka fillah


Ku mencintaimu karena allah


Jika dia yang terbaik untukku


Dekatkanlah hati kami ya allah


Semakin lama rasa ini terpendam


Semakin aku ingin mendekatimu


Dari kejauhan ku melihatmu


Ku berharap kau pun merasakan


Iman dan takwamu yang meluluhkan


Rasa ini menjadi cinta


Kekasih idaman yang ku harapkan


Semoga cinta ini menjadi nyata


Ana uhibbuka fillah


Ku mencintaimu karena allah


Jika dia yang terbaik untukku


Dekatkanlah hati kami ya allah


Setelah selesai menyanyikan lagu tersebut sambil menatap suaminya, Adam yang ditatap oleh istrinya pun tersenyum senang begitupun dengan anak anaknya yang senang mendengarkan suara bundanya.


"Wah suara bunda emang the best"..Uhar Arsyila pada bundanya.


"Iyaa dong sayang". Ujar Aisyah sambil tersenyum pada anaknya.


"Ah ya bagaimana dengan teman temanmu sayang? tidak ada lagi yang membully mU kan?". Tanya Adam menatap Arsyila.


"Heum engga ada ayah". Jawabnya pada Adam.


"Beneran ngga bohongkan saMa ayah? ". Tanya Adam pada putrinya.


"Iyaa beneran ayahku syaang". Jawabnya samb tersenyum manis.


"Baiklah Ayah percaya". Ujar Adam menatap anaknya .

__ADS_1


Mereka terus saja berbincang bersama bahkan canda tawa memenuhi obrolan mereka, hingga Adam dan Aisyah tidak menyadari jika Baby Kahfi yang tertidur kembali di pelukan Adam dengan nyaman.


__ADS_2