Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 14


__ADS_3

Seminggu kemudian Aisyah dan Adam masih berbulan madu di Eropa, mereka juga kadang bertemu dengan Azam dan Sarah yang memang tinggal di Eropa. Aisyah menghampiri suaminya yang sedang duduk di sofa.


"Assalamu'alaikum suamiku". Salam Aisyah sambil duduk disampingnya.


"Waaalaikumussalam istriku". Jawab Adam pada Aisyah.


"Lagi mikirin apa Hubby? ada masalah dikantor? Ais liat Hubby diam aja?".Tanya Aisyah pada suaminya.


"Aku gapapa kok sayang, tetapi entah kenapa rasanya malas sekali untuk bergerak makanya aku diam aja, tetapi bosan juga aku harus gimana sayangg". Rengek Adam pada istrinya.


Aisyah kebingungan dengan suaminya yang tiba tiba aneh, kadang manja, kadang nyebelin semuanya ada dalam diri suaminya, pusing Aisyah melihat tingkah laku suaminya sendiri.


Hueeek Hueekk Hueekk


Tiba tiba Adam berlari ke kamar mandi, lagi enaknya tiduran dipaha Aisyah istrinya, Aisyah menyusul dan mengurut leher belakang suaminya serta membersihkan keringat di dahi Adam.


"Astagfirullah Hubby, kamu sakitt? kita ke rumah sakit ya". Ujar Aisyah kaget melihat bibir suaminya pucat.


"Ngga, aku ngga sakit sayang jadi gausah ya". Ujar Adam pada istrinya.


Akhirnya Adam dibantu Aisyah untuk tidur di kasur, serta Aisyah pergi ke dapur untuk membuat bubur untuk suaminya, setelah nya ia ke kamar kembali sambil membawa semangkuk bubur serta obat dan juga airnya.


"Hubby, bangun makan dulu ya". Ujar Aisyah mengusap lengan suaminya.


"Sayangku, suamiku bangun". Panggil Aisyah pada suaminya.


"Heum iyaa sayang". Ujar Adam pelan.


"Bangun, makan terus minum obat ya". Ujar Aisyah diangguki oleh suaminya.


Adam memakan bubur disuapi oleh istrinya, tetapi baru sehuap ia sudah berlari ke wastafel muntah muntah, membuat Aisyah langsung menghampirinya dengan panik.


"Hubby, kita ke rumah sakit aja ya". Ujar Aisyah menatapnya dengan berkaca kaca.


"Ngga usah, mungkin istirahat beberapa hari akan baikan sayang". Ujar Adam akhirnya membuat Aisyah menggangguk pasrah.


"Kalau Hubby masih saja muntah muntah, kita ke rumah sakit yaa, aku ga terima penolakan". Ujar Aisyah diangguki oleh suaminya.


Aisyah dan Adam kembali untuk tidur hari yang semakin siang ini, karena keadaan suaminya yang sedang sakit membuatnya tak tega untuk meminta berjalan jalan ke luar.


"Cepat sembuh suamiku". Ujar Aisyah mengecup kening suaminya yang tertidur pulas.


"Kamu ngga demam, tapi kenapa muntah muntah, bikin khawatir tau ga Hubby". Ujar Aisyah sambil mengelus rambut suaminya.


Hingga beberapa kemudian Aisyah baru tertidur setelah mengusap rambut suaminya, Adam memeluk Aisyah membawa istrinya ke dekapannya, Aisyah merasa nyaman berada dipelukan suaminya.

__ADS_1


Namun baru saja terlelap beberapa menit, suara dari ponselnya membuatnya terbangun, Aisyah melihat nama 'Mbak Sarah' yang mengirim pesan padanya langsung saja ia buka.


Ting!


...Mbak Sarah...


...Online...


Assalamu'alaikum Aisyah, aku mau nanya, ada suamiku tidak bersama Adam?


^^^Waalaikumussalam mbak, ngga ada mbak, soalnya suami aku juga lagi sakit^^^


Baiklah terimakasih Syah, Innalillahi wa inailaihi roji'un Adam sakit apa memangnya Syah?


^^^Ntahlah mbak, aku pegang keningnya tapi tidak panas mbak, tetapi selalu aja muntah muntah. Aku suruh ke rumah sakit gamau mbak.^^^


Jangan jangan kamu hamil Syah, kamu udah pernah cek? atau haid kamu udah kelewat?


Saat melihat balasan dari Sarah, Aisyah langsung termenung, ia melihat kalender di ponselnya yang sudah melebihi tanggal biasa ia datang bulan, Aisyah segera membalas pesan dari Sarah.


^^^Seperti nya mbak, soalnya aku udah telat seminggu tapi jangan berharap dulu, takutnya cuman masuk angin mbak^^^


Ya kamu coba aja tespeck Syah, siapa tau emang kamu hamil.


^^^Iyaa mbak paling besok aku beli tespeck nya^^^


^^^Waalaikumussalam Mbak^^^


Aisyah menyimpan ponselnya di meja samping ranjang nya, Aisyah termenung membayangkan akan adanya bayi kecil ditengah tengah mereka berdua, Aisyah tersenyum membayangkan nya jika ia akan menjadi seorang ibu di usianya yang baru memasuki 20tahun.


"Sayangg". Panggil Adam yang baru bangun tidur.


"Iyaa Hubby kenapa?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Tiba tiba aku pengen makan bakso". Jawab Adam pada Aisyah.


"Ais bikin aja ya Hubby". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Gamau sayang, aku pengennya bakso yang ada di jakarta". Ujar Adam membuat Aisyah kaget.


"Tapi gimana caranya Hubby? kita kan lagi di Eropa ". Ujar Aisyah pada suaminya.


Adam terdiam sejenak sebelum mengambil ponselnya, ia menghubungi Davin untuk mengirim nya 10 bungkus bakso dari Jakarta ke Eropa, membuat Aisyah yang mendengarnya kaget.


"Hubby jarak Eropa dan Jakarta itu jauhh, yang ada baksonya keburu dingin Hubby". Ujar Aisyah tak habis pikir dengan suaminya.

__ADS_1


"Beli yang mentahnya aja sayang". Ujar Adam apda istrinya.


"Kalau gitu mending aku buatkan aja yaa Hubby?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Ngga mauu sayangg". Jawab Adam lalu kembali tiduran.


Sedangkan di Jakarta Ayah Ramli kaget mendengar permintaan anaknya lewat Davin, aneh sekali pikirnya saat anaknya yang tidak biasa makan bakso, tiba tiba ingin makan bakso.


"Tuan bagaimana ini?". Tanya Davin bingung.


"Kamu belikan saja dengan kuah yang terpisah , antar menggunakan helikopter perusahaan". Jawab Ayah Ramli diangguki oleh nya.


"Baiklah tuan, kalau begitu saya permisi Assalamu'alaikum ". Ujar Davin padanya.


"Waalaikumussalam, hatihati Vin". Ujarnya diangguki oleh Davin.


Bebebrapa jam kemudian, Davin telah sampai di rumah yang di tinggal oleh Adam dan Aisyah, ia pun mengetuk pintu serta mengucapkan salam, Adam yang mendengarnya yang langsung tersenyum senang.


"Ambil satu buatmu Vin". Ujar Adam pada asistennya.


"Tidak perlu tuan, saya masih kenyang". Ujar Davin diangguki oleh Adam.


Aisyah datang dengan mangkok kosong serta minuman untuk suami dan asistennya, Aisyah duduk disamping suaminya serta menyuruh Davin untuk minum yang lansgung diangguki karena merasa haus juga.


Adam menghabiskan 10 bungkus bakso, membuat Aisyah dan Davin kaget melihatnya, Aisyah menggelengkan kepalanya merasa aneh pada suaminya, begitu juga dengan Davin yang melihatnya.


"Hubby, astagfirullah habis semua?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Heum iyaa syang, habisnya pengen banget". Jawab Adam dengan terkekeh.


Setelah memakan semua bakso , Adam kembali ke kamar karena merasa ngantuk, sedangkan Davin pamit untuk kembali ke Jakarta ,Aisyah menitip salam untuk Semu keluarganya pada Davin.


Aisyah menyusul suaminya ke kamar, saat ia melihat ternyata suaminya telah tertidur lelap, Aisyah menaiki kasur serta mengecek suhu tubuh suaminya yang ternyata baik baik saja. Membuatnya terheran pada suaminya.


"Tiba tiba pengen es krim coklat ya". Gumam Aisyah pada dirinya sendiri.


Aisyah pun menuju dapur untuk mengambil es krim tersebut, lalu kembali ke kamarnya, ternyata Adam sudah terbangun. Adam yang melihat sang istri membawa es krim pun menatap nya.


"Hubby mau?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Apa enak syaang?". Tanya Adam menatap ragu es krim tersebut.


"Enak Hubby, nih coba". Jawab Aisyah sambil menyodorkan sesendok es krim pada suaminya.


Saat es krim tersebut masuk ke dalam mulut Adam, Adam langsung berlari menuju wastafel sambil muntah muntah, Aisyah mengikuti suaminya sambil mengurut leher suaminya.

__ADS_1


"Gaenak banget sayang hueekk". Ujar Adam pada istrinya.


Kenapa dengan suamiku ini ya Allah?. Batin Aisyah cemas.


__ADS_2