
Dua bulan kemudian...
Tak terasa kini kehamilan Annisa sudah memasuki bulan ke 9, yang dimana perutnya semakin membesar serta pergerakannya yang terbatas sungguh membuat Annisa kelelahan.
"Sayang, kamu jangan banyak gerak ihh, biar mas aja yang beresin piring kotornya". Ujar Husein pada sang istri.
"Ngga usah ah mas , lagian gapapa kok". Ujar Annisa pada suaminya.
"Udah dengerin mas ya sayang, duduk manis aja udah yaa, biar mas yang beresin semuanya". Ujar Husein pada istrinya.
"Heum yaudah iya mas iyaa". Ujar Annisa sambil menatap suaminya.
Abi kamu baik sekali ya sayang, Ammah semakin sayang sama Abi. Batin Annisa sambil menatap suaminya.
Beberapa menit kemudian Bunda Aisyah serta yang lainnya datang ke rumah kediaman Husein dan Annisa , Annisa yang melihat itu hendak bangun dari duduknya tetapi di larang oleh mertuanya.
"Sayang kamu duduk aja , jangan banyak gerak ya". Ujar Bunda Aisyah pada menantunya.
"Ga Enak dong Bun, masa kalian datang akunya duduk". Ujar Annisa pada sang mertua.
"Udah gapapa kok sayang". Ujar Bunda Aisyah duduk disamping menantunya.
"Bagaimana kehamilan kamu sayang?". Tanya Bunda Syifa pada sang putri.
"Alhamdulillah baik bunda, apalagi sekarang tinggal menghitung hari kedatangan baby". Jawabnya pada Bunda Syifa.
"Alhamdulillah kalau begitu sayang, kalau ada apa apa bilang ya sama bunda ataupun sama yang lain". Ujar Bunda Syifa pada anaknya.
"Iyaa siap bundaku sayang". Ujar Annisa pada sang bunda.
Beberapa menit kemudian datanglah Husein membawa minuman untuk mereka semua, Bunda Aisyah yang melihat itu merasa tenang karena anaknya memperlakukan istrinya dengan baik.
"Bunda , ayah ga ikut?". Tanya Husein pada sang bunda.
"Ayah kan kerja sayang ,paling nanti pulang kerja kesini". Jawab Bunda Aisyah pada anaknya.
"Heum bang Hasan juga Kak?". Tanya Husein pada Kanaya kakak iparnya.
"Iyaa jelas dong Husein". Jawab Kanaya pada adik iparnya.
"Para lelaki intinya kerja ya?". Tanya Husein diangguki oleh mereka.
"Aku doang dong yang engga kerja". Ujarnya pada mereka.
"Ya wajarlah sayang, orang istri kamu lagi hamil besar, gimana ceritanya nanti tengah malam malah merasakan kontraksi". Ujar Bunda Aisyah pada anaknya.
"Heum iya juga ya Bun". Ujarnya pada bundanya.
"Iyaa sayang". Ujar Bunda Aisyah pada Husein anaknya.
"Bun, waktu bunda melahirkan Husein apakah sakit?". Tanya Husein menatap sang bunda.
__ADS_1
"Tentu saja ,namun rasa sakit itu tergantikan oleh rasa haru karena bunda berhasil melewati itu semua". Jawab Bunda Aisyah menatap anaknya.
"Heum apakah ayah ada di samping bunda?". Tanya Husein pada bundanya.
"Tentu saja sayang, apalagi ayah kamu itu sangat sigap". Jawab Bunda Aisyah pada anaknya.
"Pastinya aku juga harus sigap sama seperti ayah Bun". Ujar Husein dengan tegas.
"Ya memang harusnya seperti itu sayang". Ujar Bunda Aisyah pada anaknya.
Beberapa jam kemudian mereka berpamitan pada Annisa serta Husein , untuk para suami yang lain tidak jadi ke rumah karena para istri mereka juga akan pulang ke rumah , Annisa menatap mereka sambil melambaikan tangannya.
"Sayang, kamu harus istirahat sekarang". Ujarnya pada sang istri.
"Iyaa mas". Ujar Annisa pada suaminya.
"Iya sayangg, ayok mas antar ke kamar". Ujar Husein diangguki oleh istrinya.
"Makasih ya mas". Ujarnya pada sang suami.
"Iya sama sama sayangg". Ujar Husein pada sang istri.
Tak terasa waktu sudah menjelang magrib , kini Annisa sedang bersiap siap untuk melaksanakan sholat berjamaah bersama sang suami, tetapi tiba tiba saja perutnya mulas membuatnya mencengkeram pegangan.
"Innalilahi sayang, kamu kenapa?". Tanya Husein panik.
"Mas , sakit banget perut aku mas". Jawabnya sambil meringis.
"Huu haahh mass sakitt". Ujarnya sambil memegang tangan suaminya dengan erat.
"Sayang, kamu yang tahan ya , kita kerumah sakit sekarang". Ujar Husein sambil menggendong istrinya.
"Sayangg, tarik nafas keluarkan pelan pelan okee". Ujarnya lagi pada istrinya.
"Mas sakitt". Ujar Annisa sambil mencengkram baju suaminya.
"Iyaa sayang, tahan yaa". Ujarnya sambil mendudukkan istrinya dibangku belakang.
Beberapa menit kemudian Husein sampai di rumah sakit , dengan tergesa gesa ia membawa sang istri ke dalam sambil berteriak memanggil dokter serta para suster, hingga datanglah dokter yang selalu menangani setiap keluarga Husein melahirkan.
"Loh, nak Husein? ini istrinya akan melahirkan ya? Langsung tidurkan di ranjang". Ujar seorang dokter pada Husein.
"Tolong istri saya dok". Ujar Husein dengan cemas.
"Tunggu sebentar di luar yaa". Ujarnya diangguki oleh Husein.
"Astaghfirullah, aku lupa mengabari yang lainnya". gumam Husein sambil mengeluarkan ponselnya.
Setelah mengabari semua keluarganya , ia disuruh masuk oleh dokter untuk menemani istrinya di dalam , ia pun masuk kesana dengan tertatih tatih karena tidak kuasa melihat sang istri.
"Sayang , kamu pasti bisa , kamu kuat sayang". Ujar Husein menyemangati sang istri.
__ADS_1
"Mas rasanya luar biasa sekali mas huu haahh". Ujarnya sambil terus menarik nafas lalu mengeluarkan nya lagi.
"Iyaa sayangg, mas akan ada di samping kamuu". Ujar Husein menggenggam tangan istrinya.
"Sepertinya sudah akan melahirkan , ibu tarik nafas lalu keluarkan, jika saya bilang mengejan maka ibu mengejan yaa". Ujarnya diangguki oleh Annisa.
"Okee dalam itungan ketiga ibu mengejan, satu.. Duaa.. Tigaa..". Ujar dokter tersebut pada Annisa.
Annisa pun mengejan dengan sekuatnya , lalu kembali menarik nafas lalu keluarkan terus kembali ia mengejan, hingga beberapa menit kemudian terdengarlah suara tangisan bayi membuat Annisa menangis haru begitupun dengan Husein.
"Alhamdulillah, selamat ya pak Bu, anak bapak sama ibu berjenis kelamin perempuan". Ujar dokter tersebut pada mereka berdua.
"Alhamdulillah, terimakasih sayang, kamu sudah berjuang mempertaruhkan hidup dan mati kamu". Ujar Husein mencium kening sang istri.
"Iyaa mas , rasa sakit yang aku rasakan tergantikan dengan rasa haru mas". Ujar Annisa menatap bayi mungil tersebut.
"Silahkan bapak adzankan dulu bayinya". Ujar Suster memberikan bayi mungil tersebut pada Husein.
Husein menerima bayi mungil itu dengan tangan gemetar , sungguh ia tidak menyangka ia sudah menjadi seorang ayah, lalu ia mengadzani bayi perempuan tersebut dengan air matanya yang mengalir.
"Assalamualaikum anak cantiknya Abi, terimakasih sudah hadir diantara Abi dan Ammah sayang". Ujarnya dengan pelan ditelinga bayi mungil tersebut.
Beberapa menit kemudian , kini Annisa telah pindah ruangan, semua kerabat datang untuk melihat bayi mungil yang baru saja lahir , Bunda Syifa tersenyum haru menatap bayi cantik di hadapannya.
"Sudah kalian siapkan namanya?". tanya Bunda Syifa pada mereka berdua.
"Sudah bunda". Jawab mereka berdua padanya.
"Siapa namanya?". Tanya Bunda Aisyah menatap anak serta menantunya.
"Namanya adalah Nayara Putri Nurul Asyifa panggil saja Naya atau Ara". Jawab Husein pada mereka semua.
"Nama yang bagus, assalamualaikum cucu Oma yang cantik". Ujar Bunda Aisyah menatap sang cucu.
Hingga tak terasa waktu sudah semakin malam membuat yang lain berpamitan untuk pulang , sementara Bunda Syifa, Bunda Aisyah serta para suami mereka masih setia menemani Husein serta Annisa dan bayi kecil mereka berdua.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Nulis Bab \= 28 September 2023
Update Bab \= 29 September 2023
Maaf yaa kalau misalkan author updatenya jarang lagi, di karenakan sedang tidak enak badan gays ,mohon perhatiannya yaa untuk semuanya karena lagi musim flu batuk jadi author pun sakit :(
Author lanjut menulis pukul 16.00 Sore gays , karena dari tadi istirahat karena terus muntah muntah karena batuk berdahak ,mohon di maklum ya gays author pun ngga mau sakit lama , tapi tadi minum obat aja ngga karena takut muntah muntah , eh jadi curhat wkwk
Maaf mungkin update akan dua hari sekali soalnya kadang keyboardnya ngga muncul lagi nulis naskahnya , mohon di maklum sekali lagi ya gays sungguh bukan kemauan author loh :(
Author lanjut lagi ngetik naskahnya hari ini tanggal 30 September 2023 , kemarin malam kan harusnya update tapi pas lagi ngetik ketiduran, maafin ya gays hehe :)
Maaf ya kemarin kemarin author ga update karena lagi sakit juga kan, author gakuat soalnya kalau sakitnya batuk berdahak sama flu, doain author semoga cepat sembuh agar bisa update lagi dengan cepat ya gays:)
__ADS_1
Jangan lupa terus kasih karyaku Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)