Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 147


__ADS_3

"Kamu ngga papa?". Tanya Husein menatap seorang gadis yang ia kira berusia 18tahun.


"Alhamdulillah aku baik baik saja, terimakasih telah menolongku". Jawabnya sambil menunduk.


"Ah iya sama sama kebetulan saja saya lewatt, apa kamu sedang menunggu jemputan?". Tanya Husein padanyaa.


"Iyaa, tapi sepertinya mang Pepen sedang tidak bisa menjemputku". Jawabnya yang terus saja menundukkan kepalanya.


"Kalau begitu biar saya antarkan saja bagaimana?". Tanya Husein dengan lembut.


Seorang gadis tersebut terdiam sambil menatap kebawah membuat Husein mengerti, bahwa gadis dihadapannya pasti ketakutan karena takut di culik, padahal Husein tidak mungkin seperti itu apalagi Husein tidak berniat menculik juga.


"Jangan takut, saya tidak akan menculik kamu". Ujar Husein dengan lembut.


"Atau kamu perlu saya pesankan taxi untuk pulang?". Tanya Husein padanyaa.


"Boleh saja". Jawabnya dengan pelan.


"Baiklah, sebentar saya pesankan dulu ya". Ujar Husein diangguki oleh gadis tersebut.


Beberapa menit kemudian mobil taxi yang dipesan oleh Husein telah tiba, gadis tersebut ragu untuk masuk ke dalam mobil membuat Husein kebingungan melihatnya, Husein berdehem membuat gadis tersebut menoleh padanya.


"Kenapa diam saja? bukannya kamu ingin pulang kan". Ujar Husein padanya.


"Aku tidak terbiasa pulang memakai taxi". Ujarnya dengan pelan pada Husein.


"Ya terus kamu mau nya gimana? diantar saya ngga mau, naik mobil taxi ngga mau". Ujar Husein merasa jengah pada gadis tersebut.


"Maafin aku bangg, tapi boleh engga aku pinjam ponsel abang, soalnya ponsel aku mati". Ujarnya pada Husein.


"Huft baiklah boleh". Ujarnya pada gadis tersebut.


"Makasih ya sebelumnya bang". Ujarnya sambil tersenyum tipis walaupun Husein tidak melihatnya karena gadis tersebut memakai cadar.


"Iyaa sama sama". Ujarnya pada gadis tersebut.


"Nih bang udah, makasih sekali lagi". Ujarnya setelah selesai mengabari orang rumah.


"Mau saya tunggu apa gimana?". Tanya Husein padanyaa.


"Abang pergi aja takutnya ada urusan, aku gapapa kok sendirian". Jawabnya pada Husein.


"Beneran nih? gapapa?". tanya Husein memastikan.


"Beneran bang, gapapa kok". Jawabnya dengan lembut pada Husein.


"Baiklah kalau begitu saya permisi, assalamualaikum". Ujar Husein padanya.


"Iyaa hati hati bang, Waaalaikumussalam". Ujarnya pada Husein.

__ADS_1


Husein pergi meninggalkan gadis tersebut sendirian, walaupun dengan hati yang tak tenang ia berusaha untuk fokus membawa mobilnya, karena ia takut menabrak sesuatu atau kecelakaan pada dirinya sendiri, hingga beberapa menit kemudian Husein sampai dirumahnya.


"Assalamu'alaikum, Husein pulang". Ujarnya pada sang bunda.


"Wa'alaikumussalam sayangg, bagaimana tadi kerjaan kamu lancar?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Alhamdulilah lancar bunda". Jawabnya sambil menyalimi tangan bundanya.


"Syukurlah kalau begitu sayang, oh iya ngga ada kendala kan selama perjalanan pulang?".Tanya Aisyah pada anaknya.


"Ada sih bun, tadi aku nolongin seseorang yang akan diculik tapi kayanya masih sekolah bun". Jawabnya pada bundanya.


"Tapi orangnya Gapapa kan syang?" . Tanya Aisyah pada anaknya.


"Alhamdulillah engga papa bunda". Jawabnya pada sang bunda.


"Alhamdulillah syukurlah kalau begitu, bunda takut aja dia kenapa napa gitu". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Gapapa kok, tadi juga dia pinjam ponsel abang buat hubungin keluarganya". Ujar Husein sambil memakan cemilan dihadapannya.


"Ohh seperti itu, btw siapa namanya bang?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Ya mana abang tau bunda, abang engga sekepo itu kali". Jawabnya pada bundanya.


"Heum. iyaa deh iyaa". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Yaudah iyaa sayang, nanti bunda bangunkan waktu Ashar ya". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Okee siap bundaku yang cantik". Ujarnya sambil mengecup pipi sang bundanya.


"Ish kamu ini selalu saja begitu sayang". Ujar Aisyah sambil tersenyum pada anaknya.


Adam menghampiri istrinya yang tengah tersenyum membuatnya penasaran, Aisyah yang merasakan kehadiran seseorang pun langsung menoleh pada suaminya, ia langsung menceritakan apa yang terjadi pada Husein saat dalam perjalanan pulang kerumah.


"Jangan jangan Husein ketemu sama Annisa sayang". Ujar Adam pada istrinya.


"Iyaa engga mungkin Husein tau Annisa bukannya, kan kita engga pernah ngasih tau bagaimana wajah Annisa kan mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Benar juga sih apa yang kamu bilang sayang". Ujar Adam pada istrinya.


"Iyaa mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Bunda sama ayah lagi bahas apaan nih?". Tanya Ayra pada mereka berdua.


"Kita lagi bahas soal abang kamu sayang". Jawab Aisyah pada anaknya.


"Bahas tentang abang? abang Hasan apa abang Husein?". Tanya Ayra pada bundanya.


"Abang Husein sayang, abang Hasan kan udah bahagia sama istrinya". Jawab Aisyah pada anaknya.

__ADS_1


"Ohh ya terus kenapa saMa abang Husein bunda?". Tanya Ayra pada bundanya.


"Abang kamu kan bunda jodohin juga sayang, tapi kayanya abang kamu tuh kurang suka gimana gitu". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Semuanya butuh proses bunda, engga mungkin langsung suka kan". Ujar Ayra pada bundanya.


"Iyaa juga sih sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Yaudah Ayra keluar dulu ya bun". Ujarnya pada bundanya.


"Keluar kemana sayang?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Mau ke warung bun beli ice cream Hehe". Jawabnya pada sang bunda.


"Yaudah sana sayangg, jangan kemana mana lagi ya". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Okee siap bundaku yang cantik". Ujarnya pada Aisyah.


Aisyah dan Adam saling menatap melihat kepergian anak perempuannya, Ayra memang ingin dijodohkan seperti para abangnya tapi Aisyah merasa belum rela melepas anak perempuannya, tetapi Adam selalu menenangkan istrinya.


"Bagaimana kalau nanti Ayra menikah ya mas?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Ya begitu lah sayang, pasti mempunyai keluarga kecilnya sendiri". Jawab Adam pada istrinya.


"Iyaa juga ya mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Iyaa sayang". Ujar Adam pada istrinya.


"Mas udah lama kita ngga liburan bareng loh". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Iyaa juga sayang, kamu mau liburan kemana sayang?". Tanya Adam pada istrinya.


"Heum kemana ya? bebas deh mas". Jawabnya padanya.


...----------------...


Nulis Bab \= Senin, 17 April 2023


Update Bab \= Selasa, 18 April 2023


Author mulai lanjut ngetik jam 11.37 siang gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis baru ada 150 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)


Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 14.30 siang karena tadi banyak yang belanja di toko gays :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat sebentar gays :)


Author lanjut lagi nulis jam 19.00 malam karena author baru aja pulang kerja gays :) , jadi maaf kalau lama ya karena author juga butuh waktu istirahat saat pulang kerja nya ya gays :)


Maaf juga terkadang author selalu kelupaan, membuat waktu update bab jadi ngga menentu, kadang malem kadang siang kadang pagi kadang engga update malah, karena authornya kecapean habis kerja gays atau ngga karena sinyal yang tiba tiba suka hilang maaf yaa:(


Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)

__ADS_1


__ADS_2