Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 134


__ADS_3

Tiga tahun Kemudian..


Pernikahan Adiba dan Zidan di laksanakan, ya tepat pada usia Adiba yang sudah memasuki umur ke 21 tahun, ia juga telah meminta izin melangkahi kedua abangnya Fikri dan Ridwan yang masih belum menikah karena sibuk dengan pekerjaannya.


"Aduh adik abang cakep bener". Ujar Fikri saat melihat adiknya.


"Iyaa dongg, Adiba memang cantik". Ujar Adiba mencoba menghilangkan kegugupannya tersebut.


"Iyaa Adiba cantik kok". Ujar Aisyah yang menghampiri keponakannya.


"Sudah sudah jangan berdebat lagi kalian berdua, sayang Aunty ke kamar untuk mengajak punkeluar, karena sekarang kamu sudah sah menjadi seorang istri dari Zidan sayang". Ujarnya lagi pada mereka membuat Adiba langsung tersenyum penuh haru padanya.


"Makasih aunty". Ujar Adiba memeluk Aunty nya.


"SaMa saMa sayang". Ujar Aisyah pada ponakannya.


"Aunty, Uncle Adam mana?". Tanya Adiba pada Aisyah.


"Uncle Adam ada di halaman belakang bersama yang lainnya sayang". Jawab Aisyah pada ponakannya.


"Heum gaakan ngucapin selamat sama aku?" . Tanya Adiba dengan sedih pada Aisyah.


"Kan sama aja Aunty ataupun Uncle sayang, sepaket". Jawabnya pada ponakannya.


"Tapi aku pengen di ucapin khusus saMa Uncle Adam, Aunty". Ujarnya pada Aisyah.


"Yaudah tunggu ya, Aunty panggilkan Uncle Adam dulu ya sayang". Ujar Aisyah pada ponakannya.


"Asikkk, Makasih ya Aunty". Ujarnya sambil tersenyum senang pada Aunty nya.


"Iyaa sama sama sayang". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada ponakannya.


Beberapa menit kemudian Aisyah kembali bersama dengan suaminya menghampiri Adiba, membuat sang ponakan begitu senang melihat keberadaan Adam, baik Aisyah maupun Adam sudah tiba dihadapan Adiba dan Zidan.


"Mana ponakan Uncle yang tadi nanyain?". Tanya Adam menggoda ponakannya .


"Jelas aku Uncle hehe". Jawabnya pada Adam.


"Pengen ya di ucapin sama Uncle?". Tanya Adam pada ponakannya.


"Iyaa pengen uncle, Karena berkat nasihat Uncle juga aku bisa kembali berekspresi". Jawabnya sambil tersenyum pada Adam.


"Baiklah, selamat ya ponakan Uncle yang cantik, sekarang udah resmi jadi seorang istri, inget harus patuh saMa suami ya sayang, jangan membantah ucapan suami, sekali lagi selamat atas pernikahan kamu". Ujar Adam pada ponakannya.


"Iyaa Aamiin yaa rabbal'alamin, makasih doanya ya Uncle Adam". Ujarnya sambil tersenyum manis pada Uncle nya.


"Iyaa sama sama sayang, Zidan tanggung jawab kamu semakin besar, bahagiakanlah Adiba dengan layak, jangan kamu sakiti hatinya serta fisiknya, jika kamu menyakiti nya jangan harap kamu bisa lepas begitu saja, jika kamu sudah tidak mencintai ponakanku maka pulangkan saja dia". Ujar Adam dengan tegas pada Zidan.


"Tentu saja Uncle, aku akan segenap hati membuat Adiba bahagia, aku tidak akan menyakitinya karena memiliki nya pun penuh perjuangan". Ujar Zidan dengan tegas pada Adam.

__ADS_1


"Baguss!! pegang kata katamu itu Zidan". Ujar Davin yang baru saja datang bersama istrinya.


"Tentu saja aku akan memegang kata kataku ayah mertua". Ujar Zidan pada Davin.


"Awas kamu melanggar! aku tidak segan segan menghajarmu". Ujar Davin pada menantunya.


"Ish ini tuh hari bahagianya Adiba, kalian jangan bertengkar seperti inii, ngga baik loh". Ujar Aisyah pada mereka.


"Benar apa yang dibilang oleh Aisyah, kalau kalian terus bertengkar, yang ada Adiba merasa sedih". Ujar Maryam pada mereka.


"Astagfirullah, maafin ayah ya sayang, ayah ngga bermaksud seperti itu". Ujar Davin pada anaknya.


"Iyaa ngga papa kok ayah". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada ayahnya.


Beberapa menit kemudian waktunya berfoto bersama dengan kedua pengantin untuk kenang kenangan, hingga beberapa jam kemudian acara pernikahan Adiba dan Zidan selesai dilaksanakan, Adiba yang merasa pegal pada kakinya melepas high heels nya.


"Kenapa?". tanya Zidan pada istrinya.


"Sakitt banget, aku jadi pendek banget ngga pake high heels". Jawabnya pada Zidan.


"Yaudah sini aku gendong". Ujar Zidan pada Adiba.


"Ih gamau, malu tau diliatin yang lain nanti". Ujarnya sambil menundukkan kepalanya.


"Ngga usah malu, kita udah menjadi suami istri loh". Ujar Zidan padanya.


"Ya tetap saja malu". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan suaminya karena malu.


"Eh Nak Zidan , kemana Adiba?". Tanya Adinda pada menantunya.


"Sudah pergi duluan ke kamar bunda mertua". Jawabnya pada Adinda.


"Loh kamu ditinggal nak?". Tanya Adinda pada menantunya.


"Iyaa bunda, Karena tadi Adiba terlalu malu padahal aku tadi ingin membantunya". Jawabnya pada sang mertua.


"Memangnya Adiba kenapa?". tanya Adinda pada menantunya.


"Tadi kakinya kan pegal, tadinya aku mau gendong dia tapi Adiba malu jadinya lari deh duluan". Jawabnya sambil terkekeh pada mertuanya.


"Ya jelas saja malu, karena kan setiap perempuan yang sudah menikah dan tidak terbiasa bersama Lekaki yang belum mahramnya pasti begitu ketika sudah menjadi mahram". Ujar Adinda padanya.


"Iyaa aku juga tau sih bunda, yaudah aku duluan ya bunda". Ujar Zidan pada Adinda.


"Iyaa, hatihati salah alamat kamarnya". Ujar Adinda pada Zidan.


"Tentu tidak akan salah alamat seperti lagu Ayu Ting Ting". Ujarnya sambil tertawa pelan pada Adinda.


"Hais kamu tau aja lagu Ayu Ting Ting". Ujar Adinda terkekeh pada menantunya.

__ADS_1


"Udah ah, Zidan duluan ya Bunda Mertua". Ujarnya hanya diangguki oleh Adinda.


Beberapa menit kemudian Zidan sampai di kamar khusus pengantin, ia mengucapkan salam terlebih dahulu sebelum membuka pintu, terlihat Adiba sedang memainkan kerudungnya untuk berusaha tidak gugup terhadap Zidan.


"Sayang, dosa loh membelakangi suami". Ujar Zidan pada istrinya.


"Ah iyaa maaf mas". Ujarnya sambil menunduk pada suaminya.


"Iyaa udah gapapa, karena kamu sudah membersihkan badan ,giliran mas yang membersihkan badan, tunggu yaa sayang". Ujarnya pada Adiba.


"Iyaa mas". Ujar Adiba dengan pelan pada suaminya.


"Yaampun gugup banget sih". Gumam Adiba saat melihat suaminya memasuki kamar mandi.


Ting!


...Kak Arsyila...


...Online...


Assalamualaikum dek, gimana gugupkan?


^^^Waalaikumussalam kak, gugup banget kak, dulu kakak gini juga?^^^


Setiap yang menikah pasti begitu dek kecuali yang menikah tanpa adanya rasa cinta tidak akan merasakan namanya gugup


^^^Oh gitu ya kak, yaudah deh udaahh dulu ya kak,suami aku udah beres mandi^^^


Ciee suami nih 🤭


^^^Ihh kakak jangan ngegoda aku deh â˜šī¸^^^


Hahaha udah deh, selamat malam pertama ya dek, Wassalamualaikum adekku yang cantik


^^^Ihh Kakakk, iyaa waalaikumussalam kakakku yang jelek, eh bercanda deh 😁^^^


"Siapa?". Tanya Zidan tiba tiba membuat Adiba terkejut.


"Mas ih kaget tau engga". Ujarnya dengan kesal pada suaminya.


"hehe maaf ya sayang". Ujar Zidan pada istrinya.


"Iyaa deh gapapa mas". Ujarnya padanya.


...****************...


Ini harusnya bab untuk tanggal 03/04/2023 tapi aku update di tanggal 04/04/2023, karena seperti biasa aku banyak ketiduran saat mengetik bab, lagipula author sedang sakit badan jadi kebanyakan istirahat daripada megang HP :(


Doain Author biar puasanya ngga bocor lagi garagara sakit, kemarin Author bocor puasa karena masuk angin gays :(

__ADS_1


Doain Author ya, semoga sehat sehat selalu ngga sakit sakitan lagi, jangan lupa juga Like and Comment juga Vote nya ya guys :) , terimakasih sebelumnya :)


__ADS_2