Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 135


__ADS_3

Kini semuanya tengah berkumpul di rumah kediaman Syafi'i, begitu banyak anak, cucu sampai cicit ada di rumah kediaman Syafi'i, Umi Humairah senang melihat semuanya tengah berkumpul seperti ini terutama melihat cicit pertama dan kedua.


"Anak umah sini sayang". Ujar Arsyila pada kedua anaknya.


"Iya kenapa umah?". Tanya salah satu anaknya yang bernama Argantara.


"Tolong panggilkan Babah ya syaang". Jawabnya pada anaknya.


"Okee siap umah". Ujar Argantara pada umahnya.


"Sayang, kenapa kamu manggil mas?". Tanya Arham pada istrinya.


"Ngga papa, cuman pengen ditemenin kamu aja duduknya". Jawabnya membuat Arham melotot.


"Haaa? yang benar saja sayang? ku kira ada apa kamu menyuruh mas kesini". Ujarnya pada istrinya.


"Heheh maafin aku ya suamiku sayangg". Ujar Arsyila pada sang suami.


"Yaudah gapapa sayang, apasih yang engga buat istriku yang cantik ini". Ujar Arham pada istrinya.


"Jangan bermesraan di depan kami yang belum menikah dong". Ujar Fikri pada abangnya.


"Makanya nikah". Ujar mereka pada Fikri.


"Kenapa malah ke aku semua, bang Hasan bang Husein dan masih banyak yang belum menikah tuh". Gerutu Fikri pada mereka.


"Hahaha benar juga yang kamu bilang". Ujar Arham tertawa pelan pada Fikri.


"Nyebelin banget sih kalian semua". Ujarnya pada mereka semua.


Aisyah serta yang lainnya tertawa pelan melihat Fikri yang kesal pada mereka, hingga beberapa menit kemudian Hasan bangkit dari duduknya membuat yang lainnya menatap padanya, Aisyah serta Adam saling menatap.


"Kamu mau kemana sayang?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Hasan harus ke pesantren sekarang bunda". Jawabnya dengan panik.


"Loh memangnya ada apa sayang? kenapa kamu panik begitu?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Kanaya akan dijodohkan bunda, abang ngga mau kehilangan Kanaya". Jawabnya pada sang bunda.


"Abang pamit, assalamualaikum". Ujarnya lagi sebelum Aisyah berbicara.


"Aish anak itu". Gumam Aisyah saat melihat kepergian anaknya yang tergesa gesa.


"Apa harus kita susul Hasan sayang?". Tanya Adam pada Istrinya.


"Ngga usah mas, kamu tau kan Kanaya adalah orang yang sama yang akan kita jodohkan dengan Hasan, biarlah Kiyai sedikit memberi Hasan pelajaran". Jawabnya pada sang suami.


"Sadis amat kamu Syah". Ujar Maryam pada adik iparnya.


"Biarin aja kak". Ujarnya pada Maryam.


"Iyaa deh gimana kamu aja Syah". Ujar Maryam padanya.


"Emangnya Kanaya siapa bunda?". Tanya Arsyila pada bundanya.


"Kanaya yang akan bunda jodohkan dengan adik kembaranmu Hasan sayang". Jawabnya pada anaknya.

__ADS_1


"Kanaya anaknya Kiyai Nasrul?". Tanya Arsyila pada bundanya.


"Benar sayangg". Jawabnya pada anaknya.


"Wah berarti abang menjaga jodoh abang sendiri dongg". Ujar Husein pada bundanya.


"Ngga juga sih, kan Hasan belum pernah jujur sama kita apa yang ada dipikirannya". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Iyaa juga sih bun". Ujarnya pada sang bunda.


"Tapi kalau misalkan Kanaya ngga terima abang gimana?". Tanya Ayra pada bundanya.


"Ngga mungkin sih , soalnya Kanaya juga suka sama abang kamu, cuman Bunda sama ayah serta Kiyai Nasrul sengaja merahasiakannya". Jawab Aisyah pada anaknya.


"Ohh gitu ya bunda". Ujar Ayra pada bundanya.


"Iyaa sayang". Ujarnya pada anaknya.


"Aku juga mau dong dijodohin bunda". Celetuk Alyssa pada bundanya.


"Kamu masih kecil sayang". Ujar Adam pada Anaknya.


"Kecil apaan sih ayah? orang umur aku aja sekarang sudah 20tahun lebih". Ujarnya pada sang ayah.


"Tetap saja dimata ayah kamu masih kecil begitupun dengan yang lainnya". Ujar Adam pada anaknya.


"Berarti Kak Arsyi juga harusnya gaboleh nikah dulu dong?". Tanya Alyssa dengan cemberut.


"Beda lagi ceritanya sayang, Kak Arsyi di lamar terlebih dahulu oleh bang Arham". Jawabnya pada sang anak.


"Ya bedanya kakakmu sudah ada calonnya berbeda dengan kalian yang belum ada calon". Jawabnya dengan santai pada anaknya.


"Ish ayah nyebelin banget sih". Ujarnya sambil cemberut pada ayahnya.


Aisyah menghentikan perdebatan mereka soal menikah, karena menurutnya belum saatnya membahas hal itu, kini mereka menatap Ainun yang berusaha berdiri tetapi tubuhnya merasa tidak bisa berdiri dengan benar membuat mereka khawatir.


"Sayang kamu kenapa?". Tanya Nizzam pada istrinya.


"Gapapa kok Mas". Jawabnya sambil tersenyum tipis pada suaminya.


"Beneran gapapa sayang?". Tanya Nizzam padanya.


"Beneran gapapa suamiku sayang". Jawabnya dengan berusaha keras.


"Yaudah--"


BRUKK


Ucapan Nizzam terpotong karena tiba tiba saja Ainun pingsan membuat yang lainnya kaget, Nizzam langsung membawa istrinya ke kamar yang sudah tersedia di rumah kediaman Syafi'i, disusul oleh yang lainnya kecuali Abi Ali yang menghubungi dokter pribadinya.


Setelah diperiksa oleh dokter..


"Maaf, sebelumnya yang mana suami dari Nyonya?". Tanya dokter tersebut.


"Saya dok". Jawab Nizzam padanya.


"Baiklah, saya hanya ingin memberitahu bahwa istri Tuan sedang mengandung, usianya sudah memasuki umur 3 bulan". Ujarnya membuat mereka terkejut serta bahagia.

__ADS_1


"Apa? tapi selama ini dia ngga pernah mual mual ataupun ngidam dok?". Tanya Nizzam padanya.


"Ya karena kehamilan setiap orang akan sangat berbeda tuan, nanti juga istri tuan akan mengalami orang hamil seperti biasanya". Jawabnya pada Nizzam.


"Baiklah dokter terimakasih". Ujar Nizzam pada dokter tersebut.


"Ya sama sama tuan, kalau begitu saya permisi, assalamualaikum". Ujarnya pada mereka.


"Iyaa dok, waalaikumussalam ". ujar Mereka pada dokter tersebut.


Beberapa menit kemudian Ainun terbangun dari pingsannya, membuat Nizzam serta yang lainnya mengucap syukur, Ainun menatap mereka dengan raut wajah penasaran.


"Kenapa kalian liatin aku?". Tanya Ainun pada mereka semua.


"Sayang, kamu tau engga?". Tanya Nizzam pada istrinya.


"Tau apanya maksud kamu mas? ya aku engga tau orang kamu ngga bilang". Ujarnya pada sang suami.


"Didalam sini, ada calon adik Rafasya". Ujarnya sambil mengelus perut istrinya.


"Ohh calon adik--ehh tunggu calon adik Rafasya? aku hamil mas?". Tanya Ainun dengan raut wajah terkejut.


"Iyaa sayang kamu hamil". Jawabnya pada istrinya.


"Udah berapa lama calon baby kedua kita di dalam perut aku mas? ". Tanya Ainun dengan mata masih berkaca kaca.


"Udah ada selama tiga bulan sayang". Jawabnya pada sang istri.


"Apa? bagaimana bisa? tetapi aku tidak merasakan tanda tanda hamil mas?". Tanya Ainun pada suaminya.


"Itu kata dokter wajar sayang, karena setiap orang hamil pasti berbeda beda". Jawabnya pada istrinya.


"Baiklah mas". Ujarnya pada sang suami.


"Iya sayang". Ujar Nizzam pada istrinya.


Beberapa jam kemudian mereka semua berpamitan pada Abi Ali dan Umi Humairah untuk pulang, Ainun dan Nizzam serta anaknya Rafasya sudah pulang terlebih dahulu karena tiba tiba saja Ainun mengidam ingin masakan yang ada dirumahnya.


"Mas, ngga nyangka ya ternyata kita akan segera memiliki cucu kembali". Ujarnya pada suaminya.


"Iyaa sayang, mas juga ngga nyangka". Ujarnya pada istrinya.


"Apalagi kita akan menjadi Aunty dan Uncle". Ujar mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nulis Bab \= Selasa, 04 April 2023


Update Bab \= Rabu, 05 April 2023


Hari Ini puasa yang ke 14 gays, ngga kerasa ya lebaran 16 hari lagi, semangat terus menjalani ibadah puasa nya ya gays Hihii, makasih yang masih setia membaca karya novelku :)


Tapi aku bocor gays, karena datang bulan yahh :(


Bagi kalian yang belum bocor semangat terus puasanya ya gays, semoga lancar puasanya ya kalian semua hehe :p


Jangan lupa juga Like and Comment juga Vote ya gays :) Terimakasih sebelumnya :)

__ADS_1


__ADS_2