Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 57


__ADS_3

Semuanya sedang berkumpul di rumah kediaman Adinda dan Davin, banyak baby yang sudah berusia 3-4 tahun melihat baby yang baru lahir dengan gemas, ingin sekali Baby Hasan memegang pipi adiknya itu tetapi kembali menatap Aisyah.


"Kenapa abang liatin bunda sayang?". Tanya Aisyah pada putranya.


"Abang boleh ngga megang pipi baby nya bun?". Tanya Baby Hasan padanya.


"Tanya saMa Aunty Dinda sayang, kan yang berhak memberi izin adalah kedua orangtua nya". Jawab Aisyah pada putranya.


"Aunty apakah boleh?". Tanya Baby Hasan padanya.


"Tentu saja boleh sayang". Jawab Adinda membuat Baby Hadan senang..


Baby Hasan hanya akan memegang pipi bayi yang lelaki, karena ia sungkan memegang pipi baby perempuan, begitu lembut yang ia rasakan saat memegang pipi baby lelaki tersebut, Adinda yang melihat itupun tersenyum senang.


"Adek abang juga sama gemasnya kan?". Tanya Adinda padanya.


"Iyaa sama Aunty, hanya saja mereka menyebalkan". Jawab Baby Hasan padanya.


"Memangnya kenapa?". Tanya Adinda padanya.


"Sekarang sering banget ngerjain abang ish". jawab Baby Hasan pada nya.


"Ngerjain gimana sayang?". Tanya Aisyah penasaran.


"Iyaa sering banget mainin make up bunda, buat dicoretin ke muka abang". Jawab Baby Hasan dengan serius.


"Astagfirullah abang, yang bener bang?". tanya Aisyah kaget.


"Beneran bunda". jawabnya pada Aisyah.


"Tapi masa sih bang? kan mereka ngga tau dimana letak peralatan make up nya bunda". Ujar Aisyah menatap curiga pada putranya.


"Hehe iya deh abang yang ambilin, biar adek ga banyak gerak bun, maaf ya". Ujar Baby Hasan cengengesan pada Aisyah.


"Aduh abang kebiasaan deh abang tuh yaa". Ujarnya gemas pada putranya tersebut.


Baby Hasan berlari menghampiri kakak dan adiknya Baby Husein, Baby Arsyila yang melihat itu pun kebingungan, kenapa adik kembarannya berlari seperti dikejar hantu, saat Baby Hasan sudah tiba di hadapan mereka.


"Kenapa sih kamu dek? ada hantu emangnya?". Tanya Baby Arsyi padanya.


"Ngga bukan hantu kak, tapi bunda ngejar aku garagara selalu membalikkan fakta". Jawab baby Hasan dengan ngos ngosan.


"Udah, minum dulu nih". Ujar Baby Husein pada abangnya.


"Makasih dek". Ujar Baby Hasan lalu duduk serta membaca bismillah sebelum minum.


Adam menghampiri anak anaknya yang sedang asik mengobrol dengan yang lain, Baby Hasan yang melihat ayahnya langsung siaga dan gerak gerik Baby Hasan terbaca oleh Adam, membuat ia langsung menggendong anaknya sebelum Baby Hasan kabur.


"Huaa ampun ayahh". ujar Baby Hasan meronta dalam gendongan Adam.

__ADS_1


"Kebiasaan kamu ya nak, selalu aja membalikkan fakta". Ujar Adam membuat Baby Hasan geli.


"Ayahh lepasin Hasan". Ujarnya pada Adam.


"Ngga akan sebelum kamu meminta maaf sama adikmu". Ujar Adam pada nya.


"Baiklah ayah baik". Ujar Baby Hasan padanya.


"Ayah ng-ga akan percaya gitu saja pada mu abang". Ujar Adam membawa Baby Hasan dari sana.


Baby Arsyi serta yang lainnya tertawa melihat betapa nakalnya Baby Hasan, padahal tidak ada yang menuruni sifat nakal bahkan Aisyah maupun Adam tidak nakal saat kecil, Aisyah yang melihat suaminya membawa Baby Hasan kemari pun mengulum senyumnya.


Adam menurunkan Baby Hasan tepat berada di samping kedua adiknya, Adam menunggu putranya mengucapkan kata maaf tersebut pada sikembar dua, Baby Hasan yang ditatap pun nyengir lalu melirik pada mereka yang juga menatap Baby Hasan.


"Adek maafin abang ya, karena abang selalu membalikkan fakta, Adek ngga nyebelin kok". Ujar Baby Hasan menatap keduanya.


"No, no". Oceh kedua bayi kembar tersenyum pada Baby Hasan.


"Ayolah dek, maafin abang ya please". Ujar Baby Hasan pada mereka berdua.


"Ya, Ya". Oceh keduanya saat melihat abangnya.


"Makasih adiknya abang yang comel, cantik". Ujarnya mengecup pipi adiknya.


"Eitss mau kemana abang?". tanya Adam padanya.


"Mau kembali kesana ayah". Jawab Baby hasan padanya.


"Ish ayah, kan Hasan udah minta maaf sama adek". Ujar Baby Hasan kesal.


"Emang ada kata Ayah yang bilang kalau udah minta maaf boleh kembali kesana?". Tanya Adam pada anaknya.


"Heum ngga ada sih ayah". Jawab Baby Hasan dengan cemberut.


"Yaudah diem disini". Ujar Adam membuat Baby Hasan mau tak mau diam bersama.


Beberapa menit kemudian Aisyah serta keluarga kecilnya pamit pulang, selama dalam perjalanan pulang tidak ada perbincangan karena anak anaknya sudah tertidur, seperti biasa jika mereka kelelahan akan tidur lama.


Sesampainya di rumah kediaman mereka, Aisyah turun menggendong Baby Alyssa sedangkan Adam menggendong Baby Ayra, mereka membawa anak anaknya ke dalam kamar seperti biasa dibantu oleh para pengasuh atau pekerja.


Ting!


...Mbak Sarah...


...Online...


Assalamu'alaikum Aisyah


^^^Waalaikumussalam mbak Sarah^^^

__ADS_1


Apakabar Syah?


^^^Alhamdulillah baik mbak, mbak sendiri bagaimana kabarnya?^^^


Alhamdulillah baik Syah, oh ya mbak denger kalau Adinda udah melahirkan ya?


^^^Syukurlah mbak, iya mbak anaknya kembar cewek cowok.^^^


Alhamdulillah semoga menjadi anak yang sholeh sholehah, menurut pada kedua orang tuanya, Aamiin yaa rabbal'alamin 🤲🏻🙏🏻


^^^Iyaa aamiin yaa rabbal'alamin 🤲🏻🙏🏻, makasih doanya mbak^^^


Iya sama sama Syah, yaudah udah dulu ya Syah, Wassalamualaikum


^^^Waalaikumussalam mbak^^^


"Siapa syaang?". Tanya Adam pada istrinya.


"Mbak sarah mas". Jawab Aisyah pada suaminya.


"Ohh sarah mau apa emangnya?". Tanya Adam duduk disamping istrinya.


"Cuman nanya kabar aja mas sama nanyain Adinda udah lahiran atau belum, udah gitu aja mas". Jawab Aisyah pada suaminya.


"Yaudah sayang, kamu masih kirim pesan?". Tanya Adam pasa istrinya.


"Udah ngga mas, mbak Sarah mungkin lagi ngurus anaknya". Jawab Aisyah pada suaminya.


"Seperti itu ya sayang". Ujar Adam diangguki oleh Aisyah.


Beberapa menit kemudian Adzan Ashar berkumandang, Aisyah dan Adam bersiap untuk melaksanakan sholat ashar berjamaah di musholah, hingga beberapa menit kemudian mereka selesai melaksanakan sholat ashar berjamaah.


Seperti biasa Aisyah akan setor hafalannya pada suaminya Adam, sungguh Adam gemas saat Aisyah sedang salah membaca, ekspresi nya itu sangat membuat Adam ingin sekali menggoda istrinya tetapi ia tidak mau berada di rumah Allah.


"Sayang, nanti malam bisa ya". ujar Adam mengedipkan matanya pada istrinya.


"Iyaa mas bisa". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Asikk, mas tunggu kamu pake baju dinas ya sayang". Ujar Adam membuat Aisyah malu.


"Iyaa mas ih udah ah jangan bicara itu lagi". ujarnya diangguki oleh suaminya.


Beberapa menit kemudian mereka berdua keluar dari ruang musholah , anak anaknya langsung menghampiri mereka berdua dengan berlari, Aisyah dan Adam shock melihat ketiganya berlari dengan cepat menghampiri mereka berdua.


Aisyah menangkap Baby Hasan dan Baby Arsyi sedangkan Adam menangkap Baby Husein, keduanya menghela nafasnya lega karena ketiga anaknya bisa dihentikan, apalagi mereka lari pakai kaos kaki jelas akan semakin cepat dan takutnya malah jatuh ke lantai.


"Lain kali kalau mau lari lepas dulu kaos kakinya ya anak ganteng dan cantikk". Ujar Aisyah diangguki oleh ketiganya.


...****************...

__ADS_1


Update 3 bab nih gays :)


__ADS_2