
"Mas Ein, bangun ih". Ujar Annisa pada suaminya.
"Eum, kenapa dek?". Tanya Husein padanya.
"Bangun, sholat shubuh mas". Jawabnya pada suaminya.
"Ah iyaa bentar dek". Ujar Husein sambil beranjak dari tidurnya.
"Yaudah kalau gitu aku duluan ke air ya mas". Ujarnya hanya diangguki oleh Husein.
Husein menggelengkan kepalanya saat merasa pusing di kepalanya, ia mencoba untuk tetap sadar karena entah kenapa kepalanya sangat pusing, hingga beberapa menit kemudian Husein pingsan tepat saat Annisa selesai berwudhu.
"MAS EIN!!". Teriak Annisa panik.
"Mas, bangun mas, mas kenapa??". Tanya Annisa dengan panik.
"Mas, jangan bikin Nisa takut mas, bangun hiks hiks". Ujarnya sambil terisak memegang tangan sang suami.
"Bunda, ayahhh!". Teriaknya sambil keluar dari kamarnya.
Aisyah dan Adam yang akan memasuki ruang musholah pun terhenti mendengar teriakan menantu mereka, Aisyah dan Adam bergegas menghampiri Annisa yang hendak menuju kearah mereka berdua.
"Sayang, ada apa nak?". Tanya Aisyah pada menantunya.
"Mas Ein bunda, mas Ein pingsan hiks hiks". Jawabnya sambil terisak pada mertuanya.
"Apa? bagaimana bisa sayang? yaudah mas kita kesana". Ujar Aisyah pada suaminya.
"Iyaa Ayok sayang". Ujarnya pada istrinya.
"Sayang, sebelumnya Husein gapapa kan?". Tanya Aisyah pada menantunya.
"Gapapa kok bunda, tadi baik baik aja cuman saat aku tinggal wudhu sebentar, mas Ein udah pingsan aja bun". Jawabnya dengan sedih pada mertuanya.
"Yaudah sayang, semoga aja Husein gapapa ya". Ujar Aisyah pada menantunya.
"Iyaa Aamiin yaa rabbal'alamin bunda". Ujar Annisa pada mertuanya.
Beberapa menit kemudian mereka sampai dikamar Husein dan Annisa, Adam yang melihat anaknya tak sadarkan diri pun langsung menggendongnya ke ranjang, sementara Aisyah menelepon dokter pribadi khusus untuk memeriksa pria.
10 Menit Kemudian..
"Assalamu'alaikum". Salam Dokter Bian yang merupakan dokter pribadi khusus Pria.
"Waalaikumussalam dokter, cepat periksa anak saya dok". Ujar Adam padanya.
"Baiklah sebentar tuan". Ujarnya pada Adam.
"Semoga aja ngga terjadi apa apa pada Husein". Gumam Aisyah terdengar oleh Adam.
__ADS_1
"Iyaa aamiin yaa rabbal'alamin sayang". Ujar Adam pada istrinya.
"Gimana keadaan Husein dok?". Tanya Aisyah dengan cemas padanya.
"Setelah diperiksa Husein sakit tipes, ia butuh istirahat yang cukup, saya sudah meresepkan beberapa obat untuk Husein". Jawabnya pada mereka yang langsung membuat Annisa terisak sedih.
"Semoga saja tidak lama sakitnya". Ujar Aisyah sambil menghela nafasnya panjang.
"Iya aamiin yaa rabbal'alamin". Ujar Adam dan Annisa bersamaan.
"Yaudah kalau gitu sekarang kita sholat shubuh terlebih dahulu". Ujar Aisyah pada mereka berdua.
"Iyaa bunda, sayang". Ujar keduanya pada Aisyah.
"Sayang, kamu sholat dikamar aja ya takutnya nanti Husein bangun kamu engga ada". Ujar Aisyah pada menantunya.
"Baiklah kalau begitu bunda". Ujarnya pada Aisyah.
Aisyah dan Adam keluar bersamaan dengan dokter Bian, sebelum pulang dokter Bian yang merupakan ponakan dokter Ammah ikyt sholat shubuh berjamaah bersama, dokter Bian merupakan dokter muda yang seumuran dengan ketiga anak Aisyah dan Adam.
"Kalau begitu Bian pergi ya Uncle, Aunty". Ujar Bian padanya.
"Tadi saja kamu manggil kita berdua tuan dan nyonya". Ledek Adam padanya.
"Ishh biarin aja terserah aku, yaudah aku pamit, assalamualaikum semuanya". Ujarnya pada mereka.
"Waalaikumussalam Bian". Ujar mereka berdua disusuli dengan ketiga anaknya.
"Kenapa kalian natap aku gitu?". Tanya Ayra pada mereka.
"Kamu suka sama Bian sayang?". Tanya Aisyah pada anaknya.
"Apaan, ngga kok bun". Jawabnya sambil memalingkan wajahnya.
"Kalau engga kenapa ngga tatap bunda bicaranya sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Ya engga papa, udah ah jangan bahas Bang Bian". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan mereka semua.
Aisyah dan Adam saling menatap melihat Ayra yang berlari sambil menutup wajahnya karena malu, setelahnya keduanya terkekeh bersama karena tidak akan sulit menemukan jodoh untik Ayra pikir keduanya.
"Ah iya sampai lupa, bagaimana keadaan Husein sekarang yah". Ujar Aisyah pada suaminya.
"Yaudah kita ke kamar Husein aja sayang". Ajak Adam pada sang istri.
"Aku ikut ya bun". Ujar Alyssa pada bundanya.
"Kahfi juga ikut bun". Ujar Kahfi pada bundanya.
"Yaudah iyaa Ayok sayangg". Ujar Aisyah pada anak anaknya.
__ADS_1
"Bunda, emangnya abang Husein kenapa?". Tanya Alyssa pada bundanya.
"Abang kamu sakit tipes sayang". Jawab Aisyah pada anaknya.
"Innalillahi, semoga aja abang cepet sembuh bun, Aamiin yaa rabbal'alamin". Ujar Alyssa pada bundanya.
"Iyaa aamiin yaa rabbal'alamin sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.
Beberapa menit kemudian mereka sampai dikamar Husein dan Annisa, Aisyah mengetuk pintu kamar tersebut membuat Annisa langsung membukanya, terlihat raut wajah Annisa yang masih terus saja sedih menatap suaminya lemah tak berdaya.
"Husein belum bangun juga sayang?". Tanya Aisyah pada menantunya.
"Belum bunda". Jawabnya dengan sedih pada sang mertua.
"Sabar ya sayang, banyak berdoa demi kesembuhan Husein". Ujar Aisyah pada menantunya.
"Selalu bunda, tapi aku engga akan nyangka mas Husein akan sakit setelah sekian lama mas Husein selalu sehat sehat aja bunda". Ujar Annisa pada Aisyah.
"Namanya juga manusia sayang, pasti ada sakitnya". Ujar Aisyah pada menantunya.
"Yaudah sekarang lebih baik kamu istirahat aja Nis, kasian kamu belum tidur lagi kan". Ujar Adam pada menantunya.
"Tapi ayahh--".
"Ngga ada tapi tapi Annisa, kerjakan saja perintah ayah". Ujarnya pada menantunya.
"Baiklah ayah". Ujarnya pada mertuanya.
"Kakak yang sabar ya kak". Ujar Alyssa memeluk kakak iparnya.
"Iyaa makasih ya Lysa". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada adik iparnya.
Mereka semua keluar dari kamar Husein dan Annisa, meninggalkan Annisa yang seketika langsung sedih menatap sang suami bahkan kini ia sudah menangis tersedu sedu menatap sang suami.
...----------------...
Nulis Bab \= 25 April 2023 & 26 April 2023
Update Bab \= 26 April 2023
Mungkin updatenya akan jadi dua hari sekali gays, soalnya author kadang ada waktu nulis kadang engga gays, maaf banget ya semenjak ramai toko jadi keteteran akunya gays :(
Maaf banget author akhir akhir ini kecapean jadi ketiduran terus gays :( capek banget jadi wajar aja ya, mohon maafin sekali lagi karena author jarang update semenjak ditoko rame banget pembelinya gays :( maaf untuk semuanya :)
Author mulai lanjut ngetik jam 3 subuh gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 400 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 7 pagi karena tadi author tidur lagi gays ngantuk soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)
Author lanjut lagi nulis jam 10 pagi karena author beres beres rumah soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya gays kalian yang terbaik deh :) Terimakasih para readers :)
__ADS_1
Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)