
Enam bulan kemudian, tak terasa kini Baby Alyssa dan Baby Ayra sudah memasuki usia 9bulan, mereka sudah mulai bisa merondang, duduk dengan tegak hingga aktif membuat Aisyah sedikit kewalahan mengurusnya.
"Assalamu'alaikum kesayangan ayahh". Salam Adam yang baru saja pulang kerja.
"Waalaikumussalam ayahh". Jawab Aisyah sambil menyalimi tangan suaminya.
"Salim dulu sama ayah sayang". Ujar Adam memegang tangan anak anaknya.
"Aihh pinternya anak ayah dan bunda". Ujar Aisyah menatap anak anaknya.
"Iyaa syaang, mereka semakin pintar". Ujar Adam menatap kelima anaknya.
"Mas, mau makan dulu apa mandi?". Tanya Aisyah pada suaminya.
"Mandi dulu terus makan deh biar anteng main sama mereka". Jawab Adam pada istrinya.
Aisyah mengangguk lalu memasuki kamarnya untuk menyiapkan baju suaminya, serta menyiapkan air hangat untuk Adam mandi, hingga beberapa saat kemudian Aisyah kembali keluar dan menyuruh suaminya untuk mandi.
Aisyah memasak terlebih dahulu untuk suaminya makan , kelima anaknya ia titipkan pada pengasuh yang kini bertambah menjadi 5 pengasuh yang bernama Ambar, Mira, Mirna, Sinta dan terakhir adalah Ayu.
"Mas makan dulu, aku udah masak makanan kesukaan mas". Ujar Aisyah pada suaminya yang sedang bermain dengan anaknya.
"Baiklah sayang, tapi temani mas makan yaa". Ujar Adam pada istrinya.
"Iyaa suamiku, Ayok makan". Ujar Aisyah sambil tersenyum pada suaminya.
"Iyaa sayang". Ujar Adam yang juga tersenyum pada istrinya.
Aisyah menemani suaminya sambil memakan buah buahan yang sudah ia potong potong, hingga beberapa menit kemudian Adam selesai memakan makanannya sampai habis tak tersisa dan itu membuat Aisyah tersenyum senang.
Ting!
...Adinda...
...Online...
Assalamu'alaikum kak Aisyah
^^^Waalaikumussalam din, kenapa?^^^
Aku boleh minta bantuan ngga kak?
^^^Bantuan gimana maksud kamu din ? kakak harus apa?^^^
Kan mas Davin bentar lagi ulang tahun, nah aku pengen kasih kejutan gitu kak, ada ide ngga?
__ADS_1
^^^Coba nanti kakak tanya mas Adam ya, siapa tau mas Adam tau cara ngasih kejutan sama Davin, kan Mas Adam udah kenal lama juga.^^^
Ahh bener apa yang kakak bilang, yaudah aku tunggu infonya ya kak, Wassalamualaikum.
^^^Iyaa din, nanti kakak kabarin sama kamu, waalaikumussalam.^^^
Adam menatap istrinya yang baru saja menyimpan ponselnya, Aisyah yang merasa di tatap pun menoleh dan ternyata suaminya yang sedang menatapnya, Aisyah menarik nafasnya sebelum berbicara pada suaminya.
"Mas". Panggil Aisyah pada Adam.
"Iyaa syaang kenapa?". Tanya Adam sambil menatap istrinya.
"Tadi dinda chat aku, katanya butuh bantuan dari kita". Jawab Aisyah membuat Adam langsung serius mendengar.
"Bantuan gimana emangnya?". Tanya Adam pada istrinya.
"Jadi kan bentaran lagi Davin ulang tahun mas, nah Dinda pengen kasih kejutan buat Davin, mas ada ide ngga?". Tanya Aisyah membuat Adam terkejut karena ia melupakan ulangtahun asisten, sahabat serta adik iparnya.
"Ah mas punya ide, gimana kalau Davin kita kerjain aja sayang, ya prank maksud mas". Jawab Adam pada istrinya.
"Prank yang kaya gimana mas?". Tanya Aisyah pada suaminya.
"Nanti kita bahas saMa Adinda dan yang lainnya kecuali Davin". Jawab Adam pada istrinya.
...****************...
Hari Ini tepatnya Davin berulang tahun, Adam sudah membicarakan pada semua keluarga nya untuk mendiamkan Davin, bahkan Adam tak segan memarahi Davin hanya sedikit salah dalam mengerjakan, karena jika bukan begitu akan gagal.
Davin sendiri merasa aneh hari ini, karena istrinya pun juga marah marah ngga jelas padanya, mungkin menstruasi tapi tidak mungkin karena lagi hamil juga, Davin jadi bingung sendiri jika begini.
"Sayang, kamu kenapa sih?". Tanya Davin dengan memelas.
"Apa? mas gamau ngaku? mas selingkuh dibelakang aku kan?". Tanya Adinda pura pura sedih.
"Sayang mana mungkin mas selingkuh, mendapatkan kamu saja susahh". Jawab Davin dengan cepat.
"Jangan bohong deh mas, ini Apaa?? noda lipstik siapa itu mas!!". Teriak Adinda melempar kemeja putih milik suaminya.
"Sayang, demi Allah mas ngga selingkuh". Ujar Davin berkaca kaca.
"Kalau ngga selingkuh, kenapa ada noda lipstik di sini mas? Kenapaa!?". Tanya Adinda dengan terisak.
"Sayang, harus mas bilang berapa kali hiks mas gamungkin selingkuhin kamu sayangg hiks hiks". Ujar Davin memeluk istrinya.
"Lepas mas lepas!! aku ga mau sama lelaki kaya kamu". Ujar Adinda meninggalkan Davin sendirian.
__ADS_1
Davin ingin mengejarnya namun tiba tiba Adam menyuruhnya untuk lembur sampai jam 7 malam, Mau tidak mau Davin kembali ke kantor dalam keadaan kacau, sebenarnya Adinda sendiri pun tidak tega melihatnya.
"Ya allah maafin Adinda, Adinda udah buat dosa saMa suami sendiri". Gumam Adinda sambil menatap punggung suaminya.
Aisyah menghampiri adik iparnya, ya memang semuanya sedang berada dirumah kediaman Adinda dan Davin, Aisyah memeluk Adinda agar tenang hingga beberapa menit kemudian Adinda melonggarkan pelukannya.
"Aku gatega kak" . Ujar Adinda pada Aisyah.
"Habis mau bagaimana din? tanggung banget loh". Ujar Ilham padanya.
"Bang Adam dapet ide ini dari mana sih kak?". Tanya Adinda dengan berkaca kaca.
"Abangmu itu terbiasa baca novel, padahal kakak penulis novel aja jarang baca". Jawab Aisyah pada Adinda.
"Pantesan aja". Ujar Adinda sambil menghapus air matanya.
Beberapa jam kemudian waktu tak terasa, kini menunjukkan pukul jam 7 malam, Davin segera meregangkan tangannya yang sedikit pegal, hingga beberapa menit kemudian Adam mengajak Davin pulang bersama.
Adam dan Davin sampai dirumah kediaman Davin, saat memasuki rumah ternyata gelap, saat akan menanyakan pada Adam, tetapi ia merasakan tidak Adam di belakangnya ataupun di sampingnya, Davin agak takut.
"Assalamu'alaikum sayang, kamu dimana!!". Ujar Davin sambil berteriak.
"Bang Adam, Lo kemana sihh!! jangan main main deh". Teriak Davin kesal.
Davin Berjalan sambil memegang tembok, ia melihat ada cahaya dari lilin yang menyala berbentuk hati, disana juga ada surat, Davin mengambilnya ternyata surat perintah yang berisi.
Datang ke lantai dua, kamu akan menemukan sesuatu.
Davin menuruti setiap surat berisi tulisan tersebut, hingga terakhir ia melihat taman belakang sudah terlihat indah sekali, disana belum ada siapa siapa atau entah pada kemana.
"Barrakallah fii umrik mas Davin". Ujar Adinda yang sudah memakai gaun indah.
"Selamat ulang tahun Davin!". teriak mereka dibelakang Davin.
"Ini? kamu yang buat sayang?". Tanya Davin Pada istrinya.
"Ngga mas, aku dibantu yang lainnya, maafin yaa". jawab Adinda pada suaminya.
"Iyaa sayang, gapapa tapi kamu harus jelasin nanti". Ujar Davin pada istrinya.
"Iyaa mas, semoga panjang umur sehat selalu dan diberikan rezeki yang berlimpah dan bermanfaat aamiin yaa rabbal'alamin". Ujar Adinda pada suaminya.
Semua orang mengucapkan selamat pada Davin, hingga beberapa jam kemudian acara selesai, meninggalkan Davin yang memeluk Adinda, ia sungguh ketakutan saat melihat istrinya marah eh ternyata ia kena prank.
Aku pikir bakalan kehilangan dia ya Allah, aku sangat mencintainya seperti aku mencintaimu. Batin Davin sambil tersenyum.
__ADS_1