Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 138


__ADS_3

Aisyah dan Adam mengajak Hasan berbicara tanpa adanya saudara yang lainnya, Hasan merasa gugup karena tatapan ayah dan bundanya begitu intens, tetapi ia berusaha untuk terlihat biasa biasa saja pada mereka berdua.


"Sebenarnya apa yang ingin ayah dan bunda bicarakan padaku?". Tanya Hasan pada keduanya.


"Bunda cuman mau tanya, apa kamu sudah memiliki calon istri?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Heum bisa di katakan belum bunda bisa dikatakan ada bunda, abang mana sempet mencari calon istri sedangkan menatapnya saja sudah haram bagi abang". Jawabnya sambil menunduk pada Aisyah.


"Heum kalau misalkan bunda jodohkan abang mau ngga?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Memangnya bunda akan menjodohkan aku sama siapa?". Tanya Hasan pada bundanya.


"Adadeh abang ngga boleh tau dan lagi pula bukannya Kanaya akhirnya lebih memilih orang yang orangtuanya jodohkan padanya ". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Heum benar juga sih apa yang dibilang sama bunda". Ujar Hasan pada bundanya.


"Tapi berikan Hasan waktu untuk menjawabnya ya bunda, Hasan butuh waktu berpikir bunca". Ujarnya lagi pada sang bunda.


"Baiklah bunda berikan kamu waktu untuk berpikir dan menemukan jawaban yang tepat nak". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Makasih yaa bunda". Ujar Hasan padanya.


"Iya sama sama sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Kalau gitu Hasan ke kamar ya bunda". Ujarnya pada sang bunda.


"Oke sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.


Aisyah dan Adam saling menatap melihat kepergian putranya dengan raut wajah yang sulit diartikan, tetapi sesaat keduanya tersenyum senang karena sang anak tidak mengetahuinya, bahwa sebenarnya yang dijodohkan dengan Hasan adalah Kanaya.


Beberapa menit kemudian Arsyila dan Arham mendatangi rumah kediaman kedua orangtua Arsyila, Ayra serta yang lainnya yang melihat Fathiah dan Fathir pun senang bukan main, mereka langsung memeluk kedua ponakan mereka.


"Cantiknya ponakan Aunty". Ujar Ayra pada Fathiah.


"Iyaa dongg, persis seperti Aunty Ay sama yang lainnya hehe". Ujar Fathiah pada Auntynya.


"Bisa aja kamu ngejawabnya ya heum". Ujarnya sambil mencium pipi gembul keponakannya.


"Hahaha Aunty gelii udah stopp jangan cium pipi aku lagi Aunty hahah". Ujar Fathiah sambil tertawa dengan geli pada Aunty nya..


"Sayang, udah jangan ganggu lagi ponakan kamunya". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Okee siap bunda". Ujarnya pada sang bunda.


"Sayang, sini sama opa". Ujar Adam pada cucunya..


"Iyaa opa, Opa semakin tampan rupanya". Ujar Fathiah pada Adam.


"Haha bisa aja kamu sayang". Ujar Adam pada cucunya.


"Hehe ya harus bisa dong Opa". Ujar Fathiah pada Opanya Adam.


"Iyaa deh gimana cucu Opa aja". Ujar Adam pada cucunya dengan tersenyum tipis padanya.


"Iyaa Opa hehe". Ujarnya sambil cengengesan pada opanya Adam.


Beberapa menit kemudian Aisyah menyuruh mereka semua untuk makan siang bersama, Fathiah duduk disamping Aunty Ayra sementara Fathir duduk disamping Unclenya Hasan, Arsyila yang melihat itupun hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


"Yaudah abang pimpin doa ya". Ujar Arham pada anaknya Fathir.

__ADS_1


"Okee siap babah". Ujar Fathir pada Arham.


"Okee siip Jagoannya babah". Ujar Arham pada anaknya.


"Bismillahirrahmanirrahim, allahuma bariklana fima rozaktana waqina adzabannar, aamiin yaa rabbal'alamin". Ujar Fathir diamini oleh mereka.


"Do'a abang semakin lancar saja". Ujar Fathiah pada abangnya.


"Iyaa jelas dongg dek". Ujar Fathir pada adik kembarannya.


"Sudah, makan jangan banyak bicara". Ujar Arsyila pada kedua anaknya.


"Okee umah". Ujar keduanya pada Arsyila.


Mereka semua makan siang bersama dengan nikmat hanya terdengar dentingan sendok dan garfu, hingga beberapa menit kemudian mereka selesai memakan makanannya sampai habis tak tersisa sedikitpun, Fathiah dan Fathir langsung mengajak para Aunty dan Uncle mereka ke ruang tengah.


"Aunty Ay, aku pengen di nyanyikan lagu dong sama Aunty". Ujar Fathiah padanya.


"Mau dinyanyikan lagu apa sayang?". Tanya Ayra pada ponakannya.


"Heum lagu apa aja deh bebas gimana Aunty aja, yang penting enak di dengar". Jawabnya pada Aunty nya.


"Baiklah kalau begitu, Aunty akan menyanyikan lagu nasid saja". Ujar Ayra pada ponakannya.


"Okee Aunty, ayok cepat aku udah ngga sabar dengar Aunty bernyanyi hehe". Ujar Fathiah pada Auntynya.


"Iyaa sayang sabar dongg". Ujar Ayra padanya sambil menghela nafasnya panjang sebelum memulai untuk menyanyikan sebuah lagu.


Sayup terdengar Rosul berkata


tiba masanya kita berpisah


inilah hari ku sempurnakan


Padang arafah menjadi saksi


Perpisahan yang agung


Perginya Rasulullah kekasih hati


Manusia agung pilihan Allah


Perginya Rasulullah kekasih hati


Manusia agung pilihan Allah


Airmata pun berderai


Ketika ia disemayamkan


Oh pilunya hati ini


Kini Rasul yang tercinta


Telah tiada, tinggal kenangan


Namun kau selalu diingat


Syiarmu kekal selama lamanya..

__ADS_1


Ya Rasulullah cahaya Ilahi


Selamat tinggal kekasihku, selamat jalan pujaan hatiku


Dirimu kan selalu dikenang, dirimu kan selalu dirindu


Airmata pun berderai ketika ia disemayamkan


Oh pilunya hati ini


Kini Rasul yang tercinta telah tiada, tinggal kenangan


Namun kau selalu diingat, syiarMu kekal selama-lamanya


Ayra pun selesai menyanyikan sebuah lagu nasid dari album Hawari, mereka yang mendengarkan merasa tersentuh membuat Ayra senang saat melihat yang lainnya merasa tersentuh mendengarnya bernyanyi.


"Suara Aunty bagus banget aku suka". Ujar Fathiah pada Aunty nya.


"Makasih ya sayang". Ujarnya pada ponakannya.


"Iyaa sama sama Aunty cantik". Ujar Fathiah sambil tersenyum tipis pada Aunty nya.


"Ponakan Aunty juga sama Cantiknya kok". Ujar Ayra sambil tersenyum manis pada ponakannya.


Ting!


...Caca Caresa...


...Online...


Assalamu'alaikum Syii


^^^Waalaikumussalam Ca, kenapa?^^^


Kamu lagi ada dirumah ngga?


^^^Aku dirumah kedua orangtuaku Ca, emangnya mau apa Ca?^^^


Ohh lagi di Aunty Aisyah, aku kesana yaa soalnya anakku ingin bertemu dengan Fathir


^^^Okee sini aja Ca, aku tunggu yaa Ca^^^


Okee siapp Syii, udah dulu ya Wassalamualaikum Syii


^^^Okee Ca, waalaikumussalam Caca^^^


Arsyila langsung memberitahukan pada kedua anaknya bahwa akan ada kedatangan Caca dan anak anaknya , membuat mereka berdua senang mendengarnya apalagi Fathir yang memang dekat dengan anak sahabat dari Umahhnya. Sementara Fathiah dekat dengan Cici nama yang hampir sama dengan bundanya bernama Caca Caresa.


...****************...


Nulis Bab \= Sabtu, 08 April 2023


Update Bab \= Minggu, 09 April 2023


Semangat terus ya gays, menjalani ibadah puasa Ramadhan 1444 Hijriyah nya :)


Ngga kerasa lebaran 12 hari lagi ya gays :( Maaf kalau author banyak kesalahan ya :)


Author mulai lanjut ngetik jam 15.40 sore gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis baru ada 300 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)

__ADS_1


Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 7 malam sepulang kerja gays, jadi maaf kalau lama ya karena aku juga bukan hanya menulis satu bab untuk satu novel tapi ada tiga novel gays, jadi aku selang seling nulisnya gays hehe :)


Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)


__ADS_2