
Empat Bulan Kemudian...
Pernikahan Husein dengan Annisa berjalan dengan lancar walaupun dari awal baik Husein maupun Annisa saling menatap dengan malu malu, hingga kini mereka berdua tengah berada di kamar pengantin, tangan Husein begitu bergetar saking gugupnya begitupun dengan Annisa.
"Bangg". Panggil Annisa dengan lirih.
"Iyaa kenapa dek?". Tanya Husein pada Annisa.
"Mau abang dulu apa aku dulu?". Tanya Annisa pada Husein yang kini sudah sah menjadi suaminya.
"Kamu aja dek, ladies first". Jawabnya sambil tersenyum tipis pada istrinya.
"Baiklah kalau begitu, aku duluan ya bang". Ujarnya sambil menunduk pada suaminya.
"Iyaa dek, jangan nundukin kepala lagi nanti mahkota kamu jatuh dek". Ujar Husein pada istrinya.
"Ah iyaa bangg". Ujarnya sambil berlalu masuk ke kamar mandi.
Husein yang melihat itupun hanya bisa tersenyum kecil, awalnya Husein kira ia tidak akan seperti abangnya yang malu malu setelah sah menjadi suami istri, tetapi Husein salah karena belum menyentuh saja ia sudah sangat malu.
Aduh ada ada aja sih aku ini. Batin Husein sambil menundukkan kepalanya.
"Mas Ein". Panggil Annisa membuatnya langsung menoleh.
"Iyaa kenapa dek?". Tanya Husein padanya.
"Gantian mas yang mandi". Jawabnya sambil menatap suaminya.
"Ah iya juga ya, yaudah kamu nanti keluar duluan aja ya dek". Ujar Husein padanya.
"Iyaa mas". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada suaminya.
"Kamu semakin cantik kalau tersenyum". Ujarnya sambil berlalu meninggalkan Annisa yang terdiam menatapnya.
"Mas Ein, kenapa selalu aja buat jantung aku engga tenang sih". Gumamnya sambil memegang jantungnya.
"Ayah bunda , apakah ini yang dinamakan jatuh cinta?". Gumamnya lagi sambil bertanya tanya.
"Astagfirullah, aku kok sampai lupa sih, dalaman aku kan masih di kamar mandi". Ujarnya sambil menepuk jidatnya.
"Gimana kalau Mas Ein melihatnya? bisa malu aku". Ujarnya sambil menutup kedua matanya.
Husein yang sedaritadi mendengar apa yang dikatakan oleh istrinya pun hanya tersenyum tipis, ia sungguh gemas pada istrinya tersebut yang semakin membuatnya merasakan apa itu namanya jatuh cinta.
"Kamu belum keluar?". Tanya Husein membuat istrinya terkejut.
"Mas Ein! kapan mas keluar dari kamar mandinya? kok aku engga denger?". Tanya Annisa dengan nada paniknya.
__ADS_1
"Mas daritadi udah keluar semenjak kamu bicara sendirian". Jawabnya sambil tersenyum tipis pada istrinya.
"Jadi mas denger apa yang aku omongin?". Tanya Annisa menatap suaminya.
"Tentu saja mas dengar, maaf ya". Jawabnya pada Annisa sambil tersenyum tipis.
"Ah gapapa kok mas". Ujarnya sambil menundukkan kepalanya pada Husein.
"Mas udah bilang, jangan nundukin kepala sayang". Ujarnya pada Annisa.
Deg!
Barusan Mas Ein, manggil aku sayang? apa aku salah dengar? ya ampun jantung aku engga tenang kalau begini terus, bundaa!! ayahh aku harus bagaimana hiks. Batin Annisa dengan cemas.
Apa yang barusan aku bilang padanya? aku memanggilnya dengan sebutan sayang? apa Annisa akan risih oleh hal itu? aduh bagaimana ini. Batin Husein merasa serba salah jadinya.
"Maafin mas, pasti kamu risih ya". Ujarnya pada sang istri.
"Ah engga papa kok mas, cuman yang ga tenang jantung aku mas". Ujarnya pada sang suami.
"Emang kenapa jantungnya?". Tanya Husein dengan cemas pada istrinya.
"Jantung aku rasanya berdebar kencang saat mas panggil aku sayang barusan". Jawabnya dengan polos membuat Husein mengulum senyumnya.
"Apa aku sakit jantung gitu ya mas?". Tanya Annisa pada suaminya.
"Huss sayangg, jangan bilang gitu, itu namanya kamu jatuh cinta bukan sakit jantung". Ujarnya pada sang istri..
"Iyaa bisa saja sayang". Jawabnya pada sang istri.
"Heum yaudah kalau gitu kita keluar kamar barengan aja yuk mas". Ujar Annisa pada suaminya.
"Iyaa Ayok sayang". Ujar Husein sambil menggandeng tangan istrinya.
Beberapa menit kemudian mereka berdua sampai diruang keluarga, Aisyah serta yang lainnya menoleh pada mereka berdua, Hasan yang melihat itupun tersenyum tipis apalagi melihat tangan Husein dan Annisa saling bergandengan tangan.
"Ciee abangg eheum ah". Ujar Ayra menggoda abangnya.
"Sutt dek, jangan ngegoda abang deh". Ujar Husein sambil malu malu padanya.
"Hahaha abang malu nihh". Ujar Alyssa sambil tertawa keras pada abangnya.
"Udah udah jangan goda abang kalian lagi". Ujar Aisyah pada anak anaknya.
"Iyaa maaf bunda". Ujar mereka berdua pada Aisyah.
"Iyaa gapapa sayang". Ujar Aisyah pada kedua anaknya.
__ADS_1
"Sayang, bagaimana dengan kandungan kamu?". Tanya Aisyah pada menantunya.
"Alhamdulillah baik bunda, cuman mualnya sering banget bun". Jawabnya pada mertuanya.
"Yaudah kamu banyak minum obat pereda mual aja sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Iyaa selalu bunda". Ujar Kanaya pada bundanya.
"Baguslah kalau begitu sayang". Ujar Aisyah sambil mengusap perut Kanaya.
"Iyaa bunda". Ujar Kanaya sambil tersenyum tipis pada mertuanya.
"Sayang kita ke kamar yuk, istirahat". Ajak Hasan pada istrinya.
"Ish abangg, kita aja baru keluar kamar masa abang masuk". Ujar Husein pada abangnya.
"Ya kan abang udah daritadi disini sama yang lainnya dek". Ujar Hasan pada kembarannya.
"Suutt udah jangan bertengkar kalian berdua". Ujar Kanaya pada Husein dan suaminya Hasan.
"Kak, emanggg bisa bedain mana bang Husein sama bang Hasan?". Tanya Ayra pada kakak iparnya.
"Tentu saja bisa dong Ayra sayang". Jawab Kanaya pada adik iparnya.
"Bedanya gimana coba kak?". Tanya Ayra padanya.
"Bedanya suami kakak ini mempunyai tahi lalat didekat matanya, sementara Husein mempunyai tahi lalat dekat bibir". Jawabnya pada adik iparnya..
"Waahh kakak hebatt bisa membedakannya, bahkan aku saja kadang suka terbalik". Ujar Ayra pada kakak iparnya.
"Ah jangan terlalu memuji deh". Ujar Kanaya pada adik iparnya.
Semuanya tertawa kecil melihat Kanaya yang malu, hingga beberapa menit kemudian mereka benar benar berpisah memasuki kamarnya masing masing, begitupun juga dengan pengantin baru yang kini semakin lengket dalam hitungan jam, padahal biasanya butuh waktu lama.
Semoga pernikahan kalian langgeng. Batin Aisyah sambil tersenyum tipis melihat keduanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Nulis Bab \= 23 April 2023 & 24 April 2023
Update Bab \= 24 April 2023
Maaf banget author kemarin engga update soalnya ketiduran gays :( capek banget jadi wajar aja ya, mohon maafin sekali lagi karena author jarang update semenjak ditoko rame banget pembelinya gays :( maaf untuk semuanya :)
Author mulai lanjut ngetik jam 3 subuh gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 300 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 5 subuh karena tadi author tidur lagi gays ngantuk soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)
__ADS_1
Author lanjut lagi nulis jam 8 pagi karena author beres beres rumah soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya gays kalian yang terbaik deh :) Terimakasih para readers :)
Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)