Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 67


__ADS_3

Hari ke sepuluh puasa Ramadhan Aisyah tidak menjalaninya karena datang bulan, tetapi ia juga menghargai anak anaknya yang sedang berpuasa termasuk suaminya, Aisyah mengantar anak anaknya ke sekolah karena ada acara pesantren kilat.


"Ingat ya pesan bunda Syaang, tahan amarah nya, jika ada yang menggoda kalian". Ujar Aisyah pada anak anaknya.


"Iya siap bunda". Ujar mereka pada Aisyah.


"Okee sayang". Ujar Aisyah sambil tersenyum pada anak anaknya.


"Yaudah dah sayang". Ujar Aisyah pada mereka.


"Iyaa bunda, assalamualaikum". Ujar mereka pada Aisyah..


"Waalaikumussalam sayang". Jawab Aisyah pada ketiga anaknya.


Kini Aisyah akan mengantar anaknya ke sekolah TK, yang juga sama mengadakan pesantren kilat, akan tetapi Aisyah akan menunggu disana karena takutnya anak anaknya mencari dirinya, untung saja ada Adinda yang juga sama menunggu anaknya.


"Assalamu'alaikum din". Salam Aisyah pada Adinda.


"Waalaikumussalam kak". Jawab Adinda menoleh pada Aisyah.


"Gimana Fikri, lancar puasanya? belum ada yang bocor?". Tanya Aisyah pada Adinda.


"Alhamdulillah belum ada kakk, ngga tau nanti". Jawab Adinda pada Aisyah.


"Emangnya kenapa din?". Tanya Aisyah padanya.


"Gimana ya kak, tadi Fikri ngeluh ngga kuat puasa karena tadi emang ngga sahur, padahal aku udah bangunin loh kak". Jawab Adinda pada Aisyah.


"Yaudah biarin aja din, siapa tau nanti juga akan dikuat kuatin sampai ke buka puasa, soalnya syaang dong kalau dibatalin". Ujar Aisyah diangguki oleh Adinda.


Beberapa jam kemudian, anak anak telah keluar dari kelas karena memang sudah di pulangkan, Aisyah pun bersiap untuk menjemput ketiga anaknya yang lain, Alyssa telah merebahkan dirinya sambil menyandar ke kursi mobil.


"Kenapa syaang?". Tanya Aisyah pada Alyssa.


"Ngga papa bunda, Alyssa cuman lemas aja pengen tidur". Jawab Alyssa pada nya.


"Yaudah tidurin aja sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Iyaa bunda". Ujarnya pada Aisyah.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah kediaman nya, Aisyah membangunkan anak anaknya terlebih dahulu, Alyssa yang memang sudah tidur sedaritadi pun keluar dari mobil di ikuti oleh yang lainnya.


"Kalian ganti baju terlebih dahulu ya jika ingin melanjutkan tidur nya". Ujar Aisyah pada mereka.


"Siap bunda" . Ujar mereka pada Aisyah.


"Kalau gitu bunda juga mau ke kamar ya syaang". Ujar Aisyah pada mereka..


"Okee bunda". Ujar mereka pada Aisyah.


Ting!


...Suamiku 😘❤...

__ADS_1


...Online...


Assalamualaikum sayang


^^^Waalaikumussalam mas, ada apa mas?^^^


Ngga papa sih sayang, mas cuman mau bilang nanti sore mau ngga jalan jalan, sma anak anak juga sambil nunggu waktu buka puasa juga kan 😉


^^^Iya mas, nanti Aisyah bicarakan pada anak anak mas, kalau begitu mas semangat ya kerjanya, inget loh jaga mata dan hatinya mas 😘^^^


Aish gemes banget sih istriku ini, yaudah udah dulu ya sayang, mas ada meeting dengan Client dari singapura, Wassalamualaikum sayang 😘❤


^^^Iya mas semangat pokonya, waalaikumussalam suamiku 🤗😘❤^^^


Beberapa jam kemudian, Aisyah membangunkan anak anaknya ketika akan menjelang waktu ashar, kini Aisyah hanya mengawasi anak anaknya sholat dengan benar karena Adam belum pulang, Hasan yang menjadi imamnya.


"Bunda". Panggil Alyssa padanya.


"Iyaa syang kenapa?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Bunda kapan dong kita jalan jalan?". Tanya Alyssa duduk disamping Aisyah.


"Tunggu ayah pulang sayang ya". Jawab Aisyah pada anaknya.


"Baiklah bunda". Ujar mereka pada Aisyah.


Beberapa menit kemudian Adam baru saja pulang dari kantor, membuat Aisyah membuka pintu saat mendengar suara mobil, terlihat suaminya yang baru keluar dari mobil, Aisyah menyalimi tangan suaminya di ikuti oleh anak anak.


"Assalamu'alaikum kesayangan ayah". Ujar Adam pada mereka.


"Udah pada sholat belum nih?". Tanya Adam pada mereka.


"Udah dong ayah". Jawab kelima anak nya.


"Bagus, sekarang kalian siap siap gih, kita jalan jalan sambil nunggu buka puasa". Ujar Adam pada anak anaknya.


"Asikk, horee jalan jalan". Ujar Mereka sambil lari menuju kamarnya.


"Mas, istirahat dulu sambil nunggu anak anak". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Iya sayang". Ujar Adam pada istrinya.


Beberapa menit kemudian mereka tengah berada diperjalanan menuju tempat ramai yang biasa banyak orang yang jalan jalan menunggu waktunya buka puasa, Adam dan keluarga kecilnya duduk sambil menatap para penjual yang ramai pembeli.


"Masya allah banyak sekali yang berjualan ya ayah". Ujar Hasan pada Adam.


"Iyaa sayang, nanti kita beli saat mendekati buka puasa ya". Ujar Adam pada anaknya.


"Beneran yah?". Tanya Husein pada Adam.


"Beneran dong sayang". Jawab Adam sambil mengusap rambut mereka berdua.


"Ayah bagaimana rasanya jadi penjual dipinggir jalan ya?". Tanya Arsyila membuat semuanya menoleh padanya.

__ADS_1


"Penasaran banget sayang?". Tanya Aisyah pada anaknya.


"Iyaa bunda". Jawabnya pada Aisyah.


"Nanti kalau udah lebaran, bantu bunda jualan kupat tahu sayang ,kan di pinggir jalan". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Okee siap bunda". Ujarnya dengan semangat.


Beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah disaat sudah akan mendekati buka puasa, Aisyah menyiapkan yang manis manis untuk buka puasa yang tadi mereka beli di pedagang jalanan. Tak selang beberapa menit terdengar adzan berkumandang.


Seperti biasa mereka sholat magrib berjamaah kecuali Aisyah , mereka telah membuka puasa terlebih dulu dengan yang manis, beberapa menit kemudian mereka selesai melaksanakan sholat magrib berjamaah, kini mereka lanjut untuk makan nasi bersama.


"Alhamdulillah ya bun ngga kerasa udah 10 hari puasa ramadhan, berarti 19 hari lagi ya puasa nya bun". Ujar Arsyi padanya.


"Iyaa sayang, pintarnya anak bunda". Ujar Aisyah pada anaknya.


"Iyaa dong bunda mesti pintar karena kalau ga pintar ngga akan bisa menjawab soal". Ujar Arsyi pada Aisyah.


"Iyaa deh syaangnya bunda". Ujar Aisyah terkekeh.


"Yaudah kalian berangkat ya sama ayah, sholat terawih nya karena bunda kan lagi halangan". Ujar Adam pada anak anaknya.


"Yaudah deh ayah". Ujar mereka pada Adam..


"Ayok kita siap siap sayang". Ujar Adam diangguki oleh mereka.


Beberapa menit mereka telah siap, Aisyah mengantar mereka sampai depan pintu, lalu masuk kembali ke dalam rumah saat mereka telah pergi, sambil menunggu kedatangan suami dan anaknya selesai sholat terawih, Aisyah memainkan ponselnya.


Ting!


...Adinda Adikku...


...Online...


Assalamu'alaikum kak Aisyah


^^^Waalaikumussalam din, kenapa?^^^


Kakak ngga sholat terawih?


^^^Kakak lagi halangan dari shubuh udah dateng din, kamunya ngga terawih?^^^


Dinda juga sama kak, lagi halangan hehe


^^^Kapan kamu halangan din?^^^


Dinda dari kemarin kak


^^^Owalah beda sehari toh 😅^^^


Hehhe iyaa kak 😁


^^^Udah dulu ya din, tiba tiba aja kakak laper nih, Wassalamualaikum din^^^

__ADS_1


Iyaa kak, waalaikumussalam


Aisyah makan dengan lahap karena tadi makan sedikit saat buka, Aisyah benar benar lapar tadinya ia akan menunggu suami dan anaknya pulang baru makan, tapi perut Aisyah tak bisa dikompromi karena sudah sangat lapar tak tertahankan.


__ADS_2