Assalamu'alaikum Suamiku

Assalamu'alaikum Suamiku
Bab 48


__ADS_3

Kini sudah sebulan usia anak Aisyah yang bernama Baby Ayra dan Baby Alyssa, serta anaknya yang lain sudah memasuki usia ke 2tahun, mereka semakin pintar bicara namun tidak jelas karena cadel sekali. Namun Aisyah dan Adam tetap sabar membimbing mereka agar lancar berbicara.


"Bunda". Panggil mereka padanya.


"Iyaa kenapa sayangnya bunda?". Tanya Aisyah menatap mereka.


"Adek Lum bangun bun?". Tanya Baby Arsyi padanya.


"Belum sayang, masih tidur tuh". Jawab Aisyah menunjuk pada kedua anaknya.


"Ahh adina mau ajak main bun". Ujar Baby Hasan padanya.


"Yaudah sekarang kalian dulu main bertiga ya, nanti kalau adeknya udah bangun, bunda kasih tau okee". Ujar Aisyah pada mereka bertiga.


Ketiganya mengangguk mengerti, Aisyah kembali menatap kedua anaknya yang masih tertidur lelap, lalu datanglah Adam ke kamar terlihat begitu sangat kelelahan.


"Mas kenapa?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Mas cuman kelelahan aja sayang, banyak kerjaan di kantor". Jawab Adam pada istrinya.


"Jangan terlalu banyak lembur mas, harus inget sama badan sendiri mas". Ujar Aisyah pada nya.


"Iyaa syaang, engga akan kok". Ujar Adam menatap istrinya.


"Yaudah mas mau dibawakan sarapannya ke kamar?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Iyaa syaang kayanya mas butuh dopping". Jawab Adam yang sedang tiduran di kasur.


"Yaudah tunggu sebentar mas". Ujar Aisyah diangguki oleh suaminya.


Aisyah mengambil sarapan untuk suaminya, ternyata ketiga anaknya melihat bundanya, mereka menghampiri Aisyah yang sibuk mengambil makanan serta obat dan minum untuk suaminya, Aisyah menyadari ada yang memeluk kakinya pun menoleh.


"Loh anak bunda yang ganteng dan cantikk inii, kenapa?". Tanya Aisyah pada mereka.


"Ayah mana bun?". Tanya Baby Husein padanya.


"Ayah sakit sayang, makanya ini bunda bawain makan sama obat buat ayah". jawab Aisyah pada anaknya.


"Ayah cakit bunda?". Tanya Baby Arsyi dengan berkaca kaca.


"Iyaa sayang, sebentar ya bunda anter makan dan obatnya dulu". Jawab Aisyah diangguki oleh mereka bertiga.


Aisyah kembali masuk ke dalam kamar nya, ia melihat suaminya yang tertidur, sebenarnya Aisyah tidak tega tapi Adam belum memakan sarapannya, jadi Aisyah membangunkan suaminya dengan cara mengelus rambut suaminya.


"Mas, bangun makan dulu sarapannya terus minum obat mas". Ujar Aisyah pada suaminya.

__ADS_1


"Mas Adam, suamiku bangun". Ujar Aisyah sekali lagi pada suaminya.


"Eum sayang, maaf ya mas ketiduran". ujar Adam dengan suara seraknya.


"Iyaa gapapa mas, sarapan dulu terus minum obat nya mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Suapin sayang". Ujar Adam memegang lengan istrinya.


"Ihh mas manja ya kalau sakit". Ujar Aisyah terkekeh.


"Biarin aja, masa mas kalah sama anak anak". Ujar Adam sambil terus memeluk istrinya.


Aisyah terkekeh melihat manjanya suami saat sedang sakit, Aisyah menyuapi Adam dengan telaten hingga beberapa menit kemudian Aisyah selesai menyuapi Adam dan kini Adam meminum obatnya.


"Mas ngantuk sayang". Ujar Adam pada Aisyah.


"Yaudah tidurin mas, mungkin efek obat nya bikin ngantuk". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Heum yaudah, maaf ya gabisa bantu kamu ngurus anak anak". Ujar Adam pada istrinya.


"Gapapa mas, kan ada Ambar dan Mira, kamu istirahat aja mas". Ujar Aisyah pada suaminya.


Aisyah meninggalkan Adam yang sudah tertidur, ia membawa piring bekas suaminya makan ke dapur, Ambar sedang membuat susu untuk ketiga anaknya, Aisyah tersenyum senang melihatnya.


Setelah menyimpan piring bekas , Aisyah kembali menghampiri anak anaknya yang sedang bermain bersama Mira, ketiga nya bersorak senang melihat Aisyah datang.


"Ayahnya tidur sayang, kan lagi sakit". Jawab Aisyah pada putrinya.


"Yah adina alsi mau main sama ayah juga bunda". Ujar Baby Arsyi pada Aisyah.


"Iyaa sayang, ayahnya kan lagi sakit jadi gabisa main dulu sama kalian bertiga". Ujar Aisyah diangguki oleh ketiganya.


"Emang abang sakit apa kak?". Tanya Mira pada Aisyah.


"Demam Mir". Jawab Aisyah padanya.


"Ya allah, semoga cepat sembuh ya kak bang Adamnya, Aamiin yaa rabbal'alamin". Ujar Mira pada Aisyah.


"Aamiin yaa rabbal'alamin, makasih Mir doanya". Ujar Aisyah pada Mira.


"Iyaa sama sama kak". Ujarnya tersenyum pada Aisyah.


Ambar menghampiri mereka dengan susu yang ia bawa pake nampan, ia menyimpannya di meja dekat Aisyah, ketiga anaknya senang melihat susu putih tersebut langsung saja Ambar dan Mira serta Aisyah membantu memegang gelasnya.


Beberapa menit kemudian ketiga anak Aisyah tidur karena capek bermain, Aisyah kembali memasuki kamar untuk mengecek kedua bayi kembarnya tersebut serta suaminya.

__ADS_1


"Anak bunda bangun, lapar sayang? apa pup?". Tanya Aisyah sambil tersenyum.


"Baby Alyssa lapar yaa syaang, minum yang banyak syaang biar tambah gede". Ujarnya sambil tersenyum menatap anaknya.


"Sabar ya Baby Ayra, adikya dulu yang mimi, nanti kakak ya syaang". Ujarnya mengelus pipi anaknya.


"Udah kenyang anak bunda ini, sekarang giliran kakak". Ujar Aisyah menyusui anaknya.


Beberapa menit kemudian kedua anaknya telah kembali tertidur, Aisyah berjalan memegang kening suaminya yang sudah agak mendingan, Aisyah menghapus keringat suaminya yang memang sengaja Aisyah tutupi badannya dengan selimut tebal.


"Syukurlah mas, kamu ga terlalu tinggi demamnya". Ujar Aisyah menatap suaminya yang tidur.


"Cepat sembuh suamiku". Ujarnya sambil mengecup kening suaminya.


"Semoga penyakit yang kamu rasakan segera Allah angkat mas, aamiin yaa rabbal'alamin". Ujar Aisyah menatap suaminya.


"Mas aku keluar dulu sebentar". Ujar Aisyah kembali mengecup kening suaminya.


Aisyah keluar untuk mengambil ponselnya yang tertinggal di ruang tengah, ia melihat Mira yang menunduk dengan berkaca kaca, Aisyah menghampiri pengasuh anaknya tersebut, menyadari Aisyah mendekat Mira mengusap air matanya dengan cepat.


"Kamu kenapa Mir?". Tanya Aisyah padanya.


"Ah gapapa kok kak". Jawab Mira dengan tersenyum tipis.


"Jangan bohong sama kakak, jujur aja kamu kenapa Mira?". Tanya Aisyah sekali lagi.


"Aku merindukan keluarga ku dikampung kak". Jawab Mira dengan tersedu.


"Yaudah besok kamu pulang kampung aja dulu Mir". Ujar Aisyah padanya.


"Tapi kakak mungkin akan kewalahan mengurus anak anak". Ujar Mira padanya.


"Itu mah gampang, yang penting rasa rindu kamu terobati". Ujar Aisyah membuat Mira senang.


"Makasih ya kak, makasih banyak". Ujar Mira memeluk Aisyah.


Aisyah mengangguk lalu mengelus punggung Mira, hingga beberapa menit kemudian Aisyah kembali ke kamar dan melihat suaminya yang sudah bangun, segera ia mendekati suaminya itu sambil sedikit berlari padahal jaraknya dekat.


"Mas, gimana udah baikan?". Tanya Aisyah pada suaminya.


"Alhamdulillah sudah, berkat dijaga oleh bidadari". Jawab Adam pada istrinya.


"Ish mas kebiasaan ngegoda mulu". Ujar Aisyah pada suaminya.


"Mas serius loh syaang, bukan ngegoda kamu". Ujar Adam pada istrinya.

__ADS_1


Aisyah hanya tersenyum melihat suaminya tersenyum, ia sungguh tidak tega melihat suaminya sakit, padahal Adam jarang sakit tapi sekalinya sakit buat Aisyah ga tega.


__ADS_2