
Kabar baik tentang Annisa yang hamil telah menyebar pada keluarga, hingga akhirnya mereka berdua kini di rempuk banyak orang, terutama Aisyah yang langsung memeluk keduanya karena merasa senang.
"Bunda, jangan terlalu kencang memeluknya, kasian nanti Kak Nisa nya". Ujar Alyssa pada bundanya.
"Ahh maafin bunda ya sayang, bunda terlalu senang karena kamu hamil". Ujar Aisyah pada menantunya.
"Iyaa gapapa kok bunda, aku juga engga nyangka akan hamil secepat ini" . Ujar Annisa pada mertuanya.
"Berarti bang Husein mual mual karena Sindrom Couvade yaa". Ujar Ayra pada mereka.
"Betul apa yang kamu bilang Ra". Ujar Bian yang memang berada didalam ruangan Annisa.
"Wah selamat bang menikmati gejala hamilnya yaa hehe". Ujar Ayra pada abangnya.
"Seneng banget abang kesiksa kamutuh". Ujar Husein pada adiknya.
"Ya jelas senang dong biar abang tau rasanya tersiksa ibu hamil mengalami masa masa itu sendirian". Ujar Ayra dengan tenang pada abangnya.
"Bener tuh apa yang dibilang sama Ayra". Ujar Arsyila pada adik kembarannya.
"His iyaa deh iyaa". ujar Husein pada mereka.
"Oh ya berapa bulan?". Tanya Aisyah pada anaknya.
"Satu bulan bunda, ternyata Annisa memang sudah hamil tapi aku yang mengalami gejala gejalanya". Jawab Husein pada bundanya.
"Ahh senangnya bunda akan punya cucu dari kalian karena dari Arsyila dan Hasan bunda sudah punya". Ujar Aisyah pada mereka semua.
"His iyaa deh bunda, tunggu aja delapan bulan lagi cucu baru bunda lahir". Ujar Husein pada bundanya.
"Haha iyaa siap bunda tunggu sayang". Ujar Aisyah sambil tertawa kecil pada anaknya.
Bunda Syifa mengelus perut anaknya dengan lembut, ia masih tidak menyangka bahwa ia akan memiliki cucu dari anaknya, begitipun juga dengan Syamil yang merupakan ayah Annisa tersebut juga merasakan hal yang sama seperti istrinya.
"Sayang , apa yang kamu rasakan? apa kamu ingin sesuatu?". Tanya Syamil pada putrinya.
"Rasanya ya biasa aja, belum ada yang aku inginkan ayah mungkin Mas Ein juga yang ngalaminnya". Jawabnya pada sang ayah.
"Ah benar juga apa yang kamu bilang sayang, sekarang mas lagi pengen makan buah mangga muda yang langsung dari pohonnya sayangg". Ujar Husein pada istrinya.
"Waduhh, sekarang kita masih dirumah sakit, dimana ada buah mangga muda yang langsung dari pohonnya, seandainya saja sedang di rumah ayah pasti ayah kabulkan boy". Ujar Adam pada anaknya.
"Aku engga mau tau, aku pengen banget buah mangga muda ayah". Ujar Husein padanya.
"Yaudah iya ayah pulang ke rumah dulu deh". Ujar Adam pada anaknya.
__ADS_1
"Eh yah gausah, biar abang aja". Ujar Husein menunjuk pada Hasan.
Hasan yang ditunjuk oleh adik kembarannya pun langsung menoleh, ingin protes tetapi tidak bisa karena jika ia berada di posisi adiknya pasti merasa kesiksa, akhirnya Hasan menuruti keinginan adiknya yang sedang ngidam tersebut.
"Mas beneran ngidam?". tanya Annisa pada suaminya.
"Ya beneran sayang, masa mas bohong sih". Jawabnya pada sang istri.
"Ya siapa tahu kan mas". Ujarnya pada sang suami.
"Sambil nunggu buah mangga nya dateng, lebih baik kamu makan yang lain dulu sayang". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Heum aku cuman pengen buah mangga bunda". Ujar Husein pada bundanya.
"Heum baiklah sayang, kamu duduk dong emang engga pegel berdiri terus". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Ya pegel sih bun hehe". Ujarnya sambil terkekeh pada bundanya.
"Iyaa makanya duduk dulu kamutuh". Ujar Adam pada anak lelakinya.
"Iyaa ayahh, ini duduk". Ujarnya yang duduk di samping ranjang istrinya.
"Tapi kenapa abang lama banget sih bawa buah mangga juga". Ujarnya pada mereka.
"Ish abang tuh gimana sih, ya pastinya macet belum harus ngambil buahnya dan juga abang Hasan baru aja keluar ruangan tiga menit yang lalu abangg". Ujar Ayra pada abangnya.
"Abang sih nyebelin banget". Ujarnya pada abangnya.
"Udah kalian jangan debat, kasian dongg bumil". Ujar Arsyila pada kedua Adiknya.
"Iyaa maaf kak". Ujar mereka berdua pada Arsyila.
Setengah jam kemudian Hasan kembali masuk kedalam ruangan dengan membawa buah mangga muda pesanan Husein adiknya, Husein yang melihat itupun langsung merebut kresek yang dibawa abangnya membuat yang lainnya menggelengkan kepalanya.
"Ya ampun mas, pelan pelan ihh". Ujar Annisa pada sang suami.
"Habisnya enak banget sayang". Ujar Husein pada istrinya.
"Iyaa tapi pelan pelan aja mas". Ujar Annisa pada sang suami.
"Iyaa sayang hehe, kamu mau?". Tanya Husein pada sang istri.
"Ah engga mas, kamu aja". Jawabnya sambil tersenyum tipis pada suaminya.
"Bunda yang lainnya mau?". Tanya Husein pada mereka semua.
__ADS_1
"Engga sayangg, kamu aja deh biar kenyang". Jawab Aisyah disetujui yang lainnya.
"Yaudah deh kalau gitu". Ujarnya sambil lanjut memakan buah mangga tersebut.
"Abang engga masam kenapa?". Tanya Ayra menatap abangnya dengan ngeri.
"Engga, manis malah". Jawabnya sambil menatap adiknya.
"Kamu mau?". Tanya Husein pada adiknya.
"Engga usah bang makasih". Jawabnya sambil tersenyum kecil pada abangnya.
"Yaudah abang lanjut makan lagi". Ujarnya hanya diangguki oleh Ayra.
Beberapa menit kemudian Husein selesai menghabiskan buah mangga dengan cepat, membuat yang lain hanya bisa melongo melihatnya apalagi Annisa, Disaat yang lainnya sedang terkejut Husein malah merasa masih kurang, ia ingin makan nasi goreng seafood.
"Ya ampun mas, istighfar kamu Tuh udah makan buah mangga banyak banget, emangnya engga kenyang?". Tanya Annisa pada suaminya.
"Engga sayangg, mas masih lapar". Jawabnya pada istrinya.
"Yaudah biar aku beliin aja nasi goreng seafood nya". Ujar Ayra pada mereka.
"Biar abang antar". Ujar Bian padanya.
"eh engga boleh bang, bukan muhrim". Ujar Alyssa pada Bian.
"Ah kamu juga ikut kalau gitu". Ujar Bian pada Alyssa.
"Ihh tetep gabolehh". Ujar Alyssa padanya.
"Yaudah mending abang aja yang anter". ujar Hasan pada mereka semua.
...----------------...
Nulis Bab \= 03 Mei 2023 & 04 Mei 2023
Update Bab \= 04 Mei 2023
Author mulai lanjut ngetik jam 1 siang gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 250 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 3 sore karena tadi author sibuk banyak yang beli soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)
Author lanjut lagi nulis jam 5 sore karena tadi banyak yang beli lagi hehe :) , jadi maaf kalau agak lama nulis naskah novelnya ya gays kalian yang terbaik deh :) Terimakasih para readers ku :)
Maaf ya akhir akhir ini author sering telat updatenya, terkadang susah sinyal di tempat kerjanya, kadang kelupaan karena banyaknya yang beli, sekali lagi author minta maaf ya sama kalian semua, terimakasih sebelumnya ya gays hehe :)
__ADS_1
Jangan lupa terus kasih karyaku Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)