
"Abang, abang kan udah pinter nih karena masuk pesantren udah 2tahun lebih, coba dong ceritain kisah nabi yang abang tau". Ujar Husein pada abangnya.
"Ah bukannya kalian juga pernah diceritakan kisah nabi oleh bunda ataupun ayah saat kita kecil?". Tanya Hasan pada kembarannya.
"Iyaa tapi lupa abang". Jawabnya pada Hasan.
"Masa udah lupa aja sih?". Tanya Hasan pada adik kembarannya.
"Iyaa lupa soalnya makin banyak ilmu yang baru, ilmu lama ketumpuk bang". Jawabnya pada abangnya.
"Hahah emang ada ya yang kaya gitu?". Tanya Hasan sambil tertawa pelan.
"Ada bang buktinya aku nih". Jawabnya pada Hasan.
Hasan pun terdiam sambil menarik nafasnya sebelum menceritakan kembali kisah nabi yang pernah ia dengar dari bunda dan ayahnya atau saat ia di pondok pesantren, mereka semua menunggu Hasan dengan terus menatapnya.
Nabi Saleh AS (keselamatan atasnya) merupakan salah satu dari 25 Nabi utusan Allah SWT yang menerima wahyu untuk dirinya sendiri. Nabi Saleh AS merupakan nabi ke-lima yang diutus untuk menyebarkan ajaran menyembah Allah SWT setelah kehancuran kaum ‘Ad yang hidup di zaman Nabi Hud AS.
Beberapa ulama meriwayatkan jika Nabi Saleh AS memiliki seorang ayahanda bernama Ubaid. Nabi Saleh AS diangkat oleh Allah SWT sebagai seorang Nabi pada tahun 2100 SM.
Apabila diruntutkan maka silsilah dari Nabi Saleh yaitu Saleh bin Ubaid bin Masih bin Ubaid bin Hadir bin Tsamud bin Atsir bin Aram/Iram bin Sem/Sam bin Nuh.
Jadi dapat disimpulkan jika Nabi Saleh AS masih memiliki darah keturunan dari Nabi Nuh AS. Nabi Saleh AS berasal dari bangsa Arab, tepatnya suku Tsamud. Diriwayatkan dari Abu Dzar, nabi-nabi lain yang berasal dari bangsa Arab selain Nabi Saleh AS adalah Nabi Syu’aib AS, Nabi Hud AS, dan Nabi Muhammad SAW.
Nabi Saleh AS adalah nabi yang diutus setelah Nabi Hud AS dan sebelum Nabi Ibrahim AS. Semasa hidupnya, Nabi Saleh AS menetap di daerah Arab Utara tepatnya di Al-Hijr. Selama di Al-Hijr, Nabi Saleh AS merupakan salah satu orang yang sangat dihormati dan dijunjung tinggi oleh penduduk Al-Hijr, yaitu kaum Tsamud.
Kaum Tsamud sangat pandai dalam hal memahat batu terutama batu-batu pegunungan. Hal tersebut dikarenakan daerah Hadramaut yang merupakan tempat tinggal kaum Tsamud adalah pegunungan.
"Ada yang ditanyakan?". Tanya Hasan pada mereka yang masih kagum padanya.
"Ada bangg". Jawab Husein padanya.
"Apa itu?". Tanya Hasan pada adik kembarannya.
"Ayat Al Qur'an yang ada di kisah nabi Shaleh apa saja bang?". Tanya Husein padanya.
__ADS_1
"Baiklah Surat Asy-syams ayat 11 sampai 15, Surat Hud ayat 61 sampai 68 , surat Al-Qamar ayat 23 sampai 32, surat Fushshilat ayat 17 dan 18, surat An-Naml ayat 45 sampai 53, surat Asy-Syu’ara’ ayat 141 sampai 159, surat Al-Isra’ ayat 59, surat Al-Hijr ayat 80 sampai 84, dan surat Al-A’raf ayat 73 sampai 79". Jawab Hasan pada adiknya.
"Masya allah abang hebat, bisa hafal surat yang terkandung kisah nabi Shaleh". Ujar Husein menepuk tangannya di ikuti yang lainnya.
"Kamu bisa aja dek". Ujar Hasan pada adiknya.
"Jangan malu gitu bang". Ujar Ayra sambil terkekeh pada abangnya.
"Ngga malu kok". Ujarnya mengelak pada adiknya.
"Heum masaa?". Tanya Ayra sambil menggoda abangnya.
"Beneran dekk". Jawabnya sambil berlalu pergi membuat semuanya tertawa pelan.
Beberapa jam kemudian mereka makan siang bersama, Hasan masih saja merasa malu membuat Aisyah tersenyum geli melihat putranya seperti itu, suaminya pun sama dengan istrinya yang menatap Hasan dengan senyuman gelinya..
Hingga beberapa menit kemudian mereka selesai memakan makanannya sampai habis tak tersisa sedikitpun, Aisyah seperti biasa dibantu oleh Arsyila membawa piring bekas ke dapur bahkan kini Hasan ikut membantunya padahal sudah Aisyah larang..
"Abang, Adek ada pertanyaan buat abang". Ujar Alyssa pada abangnya.
"Tentang sholat bang" . Jawabnya pada Hasan.
"Yaudah apa soalnya dek?". Tanya Hasan menatap adiknya yang sedang berpikir.
"Ah sholat Tasbih apa bang?". Tanya Alyssa pada abangnya.
"Baiklah, jadi Sholat Tasbih itu adalah sholat yang dikerjakan dan bertujuan memperbanyak memahasucikan kepada Allah Swt". Jawabnya pada adiknya.
"Surat apa yang paling baik dibaca dalam sholat tasbih bang?". Tanya Husein yang ikut ikutan.
"Surat Al kautsar, Surat Al Ashr, Surat Al Kafirun dan Surat Al Ikhlas". Jawab Hasan dengan tegas pada adiknya.
"Nah kalau Sholat Taubat apa bang?". Tanya Ayra pada nya.
"Sholat Taubat adalah shalat yang dilakukan atau dikerjakan bagi orang yang menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan dan bersumpah tidak akan melakukan atau mengulangi perbuatan nya lagi". Jawab Hasan pada adiknya Ayra.
__ADS_1
"Kalau niat sholatnya bagaimana dek?". Tanya Arsyila padanya.
"Gini kak, Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillahi ta'alaa yang artinya Saya niat sholat Taubat dua rakaat karena Allah Ta'alaa". Jawabya pada kakak kembarannya Arsyila.
Mereka terus saja bertanya pada Hasan hingga beberapa jam kemudian mereka baru berhenti, karena sudah adzan ashar yang artinya sudah menjelang waktunya sholat, mereka semuanya bersiap kecuali Aisyah yang memang datang bulan.
Sambil menunggu mereka semua selesai sholat, Aisyah memasak makanan untuk nanti makan malam agar tidak ribet karena Baby Kahfi yang rewel, hingga beberapa menit kemudian Aisyah selesai memasak bersamaan dengan suami dan anaknya selesai sholat.
"Bunda, udah selesai masaknya?". Tanya Ayra padanya.
"Uda sayang kenapa?". Tanya Aisyah pada anaknya.
"Boleh ngga bikinin Ay pudding coklat sama mangga bun?". Tanya Ayra padanya.
"Tentu boleh syang, kamu tunggu di ruang tengah ya nanti bunda bawakan". Jawabnya membuat anaknya tersenyum senang.
"Makasih ya bunda". Ujarnya memeluk Aisyah..
"Iyaa sayang sama sama". Ujar Aisyah pada anaknya.
"Yaudah Ay duluan ya bun ke ruang tengah". Ujarnya diangguki oleh Aisyah.
Tak berselang lama Aisyah pun datang membawa sepiring pudding yang ia buat banyak, karena takutnya bukan hanya Ayra yang mau pudding tersebut, Aisyah meletakkan puding tersebut di meja dihadapan anak anaknya.
"Wah enak banget jam segini makan pudding". Ujar Alyssa sambil mengambil pudding rasa strawberry.
"Jelas dong, kan Ay yang minta buatkan". Ujar Ayra sambil tersenyum pada kembarannya.
"iyaa deh iyaa kamu yang minta bunda buatkan, tapi abang yakin tadi kamu mintanya sesuai pessnan kamu aja dek, cuman bunda yang peka bikinnya banyak karena kita juga mau kali". Ujar Husein padanya.
"Sudah jangan pada ribut, makan aja pudding nya". Ujar Aisyah sambil tersenyum pada anaknya.
"Wah, ayah juga mau dong". Ujar Adam yang datang dari belakang Aisyah.
"Sini Yah". Ujar mereka membuat Aisyah tersenyum melihatnya.
__ADS_1
Hingga beberapa menit kemudian mereka telah menghabiskan pudding tersebut ,membuat Aisyah menggelengkan kepalanya ayah dan anak sama aja menurutnya, Aisyah tidak menikmatinya saja kenyang melihat anak dan suaminya makan.