BAIHU (Pendekar Harimau Putih) : Menantang Naga

BAIHU (Pendekar Harimau Putih) : Menantang Naga
BAB 103 | Yang Zi tertangkap


__ADS_3

Empat hari yang lalu di kota Persik, Yang Zi bersama Li Yan tengah berkumpul bersama komandan pasukan setelah mendengar beberapa kapal air bangsa Lato telah berlayar menuju kota Bintang dan juga kota Persik.


“Kita harus mempersiapkan pasukan panah dengan menggunakan api di sepanjang pinggir sungai dan bersembunyi menunggu kapal bangsa Lato yang datang.” kata Yang Zi pada Li Yan dan komandan pasukan mereka.


“Benar, kita harus menyerang mereka secara mendadak lalu pergi setelah menyerang. Gunakan serangan dari tiga arah secara bersamaan ke arah kapal-kapal mereka,” sambung Li Yan sambil menggambarkan strategi mereka di atas peta yang telah disiapkan.


Yang Zi dan Li Yan memberikan petunjuk mereka kepada para komandan pasukan di kota Persik. Mereka juga telah memberitahukan hal yang sama untuk di lakukan oleh pasukan Wang Mei di kota Bintang dan daerah sepanjang sungai.


“Bagaimana dengan bala bantuan?” tanya Yang Zi pada Li Yan.


“Kedua murid Dang Gui dan juga ketiga murid Hong Jun sudah berbalik untuk membantu kita mempertahankan kota Persik ini.” sahut Li Yan memberikan laporan pada Yang Zi. “Jendral Yan Shu dan Diao Shi tetap melanjutkan perjalanan menuju ke kota Langsang.”


Mendengar hal itu Yang Zi merasa lega. Dia berpikir pasukan air dari bangsa Lato lebih berbahaya dari pasukan darat mereka. Jadi untuk menghancurkan kapal-kapal mereka, Yang Zi merasa sangat membutuhkan bantuan yang kuat seperti murid-murid para tetua bela diri untuk membantu mereka mempertahankan kota dari serangan lawan.


Kota Persik adalah salah satu kota yang sangat vital bagi kerajaan Gurun Barat seperti halnya kota Bintang. Pelabuhan sungai di kedua kota ini sangat ramai dikunjungi oleh kapal pedagang dari berbagai belahan dunia yang melaju dari lautan menuju kota-kota pelabuhan pinggir sungai.


Sungai Panjang sesuai namanya memang bermuara di lautan, sedangkan hulu nya terletak di pegunungan utara yang merupakan wilayah kerajaan Salju Utara. Sungai Panjang melalui tiga kerajaan Pesisir Laut Selatan, Kerajaan Gurun Barat dan kerajaan Saljut Utara.


Namun kota besar di wilayah pinggiran sungai itu hampir semuanya mengandalkan pendapatan dari perdagangan antar kota dan bahkan antar pulau dari lautan.


Setelah memberikan petunjuk kepada para komandannya, Yang Zi kemudian pergi menyeberangi sungai bersama beberapa pasukan dan hendak pergi ke kota Langsang menemui Baihu untuk memberitahukan beberapa informasi tersebut.


Yang Zi tidak menyadari sejak kepergiannya dari kota Persik, kelompok pengintai bangsa Lato telah mengirimkan berita itu kepada Pangeran yang berada di perkemahan bangsa Lato di tengah hutan lebat.


Pangeran La Yuan tersenyum membaca berita yang dikirimkan oleh para pengintai mereka dan bersiap untuk menyambut para tamu yang hendak menyeberang ke wilayah hutan itu.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian pasukan bangsa Lato yang bersembunyi melihat enam orang-orang berpakaian penduduk desa yang sederhana menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit.


Pangeran La Yuan telah memerintahkan pasukannya untuk menangkap orang-orang yang mengeberangi sungai meskipun mereka adalah penduduk desa dari seberang sungai.


Wajah Yang Zi berubah pucat ketika dia bersama pasukannya yang menyamar sebagai penduduk desa menyeberangi sungai tiba-tiba di kepung oleh puluhan pasukan bangsa Lato setelah mendarat di seberang sungai.


Pasukan Yang Zi yang hendak melawan menunggu perintah dari Yang Zi, namun Yang Zi menggelengkan kepalanya memerintahkan agar pasukannya tidak menyerang secara sembarangan.


Pasukan bangsa Lato itu kemudian membawa Yang Zi bersama pasukannya yang menyamar menuju ke kemah mereka di tengah hutan. Pasukan bangsa Lato kemudian menempatkan mereka di dalam kurungan bersama para penduduk desa lainnya yang telah ditangkap sebelumnya.


Yang Zi melihat sekeliling perkemahan bangsa Lato dari balik jeruji kurungan itu. “Ada baiknya kita tidak melawan sehingga kita bisa menemukan lokasi perkemahan mereka,” bisiknya pada pasukan berpakaian sederhana.


Ada puluhan orang di dalam kurungan itu, yang sebagian besar memang para penduduk desa yang biasa menyeberangi kota Persik menuju kerajaan Laut Selatan. Pangeran La Yuan tidak memandang bulu, dia menangkap siapapun yang menyeberangi sungai.


Ketika Yang Zi ditangkap, secara tidak disengaja para pengintai pasukan kerajaan Gurun Barat kota Langsang melihat kejadian itu dari tempat mereka bersembunyi. Mereka lalu kembali ke kota Langsang untuk melaporkan hal itu pada komandan pasukan mereka.


\=====


Setelah mendapatkan informasi yang cukup, Yin Fang lalu melaporkan informasi yang diperolehnya langsung pada Baihu. Baihu mengernyitkan alisnya mendengarkan informasi yang disampaikan padanya.


“Jadi Yang Zi benar-benar telah ditangkap oleh pasukan bangsa Lato dua hari yang lalu?” tanya Baihu memastikan hal itu.


“Benar Yang Mulia. Mereka telah membawa Yang Zi bersama pasukannya dan mengurung mereka di dalam kurungan yang cukup besar.” sahut Yin Fang


Baihu kemudian berdiri dan berjalan mendekati Yin Fang secara perlahan. “Lalu bagaimana dengan Yan Shu dan yang lainnya?”

__ADS_1


Yin Fang memberikan hormat pada Baihu. “Yang Mulia, kami telah melihat sepanjang perjalanan menuju ibukota. Kami tidak menemukan satupun dari mereka, seolah-olah mereka telah lenyap di telan bumi. Tetapi kami masih terus mencari keberadaan mereka,” sahut Yin Fang kemudian.


“Baiklah. Aku akan pergi membebaskan Yang Zi dan pasukannya. Kamu segera selidiki dan temukan jejak Yan Shu bersama teman-teman lainnya.


“Baik Yang Mulia.”


Yin Fang lalu memberikan hormat kemudian pergi dari aula pertemuan itu untuk memerintahkan bawahannya mencari informasi dan juga menemukan keberadaan Yan Shu bersama yang lainnya.


Malam harinya, Baihu memanggil harimau Sunu dengan siulannya. Mendengar siulan dari Baihu, Sunu segera datang menghampirinya. Baihu tersenyum melihat temannya itu datang dengan langkah yang santai.


“Sunu, Kita akan pergi ke hutan tempat kesukaanmu.” kata Baihu.


RROOAARR...


Harimau Sunu menganggukkan kepalanya dan menggosok-gosokkan kepala dan tubuhnya dengan manja pada tubuh Baihu. Melihat sikap Sunu yang manja, Baihu pun tersenyum sambil membelai kepala harimau Sunu.


Baihu pun menaiki punggung harimau Sunu kemudian pergi ke tengah hutan yang disebutkan oleh Yin Fang untuk membebaskan Yang Zi bersama pasukannya.


Di pinggir hutan, Baihu menghentikan langkah Sunu dan menuruni punggungnya. Baihu kemudian memerintahkan Sunu untuk pergi meninggalkan dirinya di tempat itu. Setelah harimau Sunu pergi menghilang di keheningan malam yang dingin itu, Baihu merasakan langkah beberapa orang yang datang menghampirinya.


“Siapa kamu?”


Pasukan bangsa Lato berbicara dengan menggunakan bahasa yang tidak dimengerti oleh Baihu. Ketika mendengar kata dari salah satu muridnya, Baihu yang berpura-pura sebagai penduduk desa tersenyum dalam hatinya. Dia sengaja tidak memberikan perlawanan sebelum melihat kondisi Yang Zi bersama pasukannya.


Baihu dengan sengaja membuat dirinya tertangkap oleh mereka, karena dia ingin tahu bagaimana situasi di perkemahan bangsa Lato.

__ADS_1


__ADS_2