BAIHU (Pendekar Harimau Putih) : Menantang Naga

BAIHU (Pendekar Harimau Putih) : Menantang Naga
BAB 136 | Memilih Permaisuri


__ADS_3

Hari upacara penobatan Baihu pun telah tiba, para undangan telah berdatangan dari seluruh wilayah dataran tengah kecuali dari kerajaan Matahari Terbit. Namun hanya sekte Bulan Es yang datang menghadiri upacara penobatan itu dari daerah kerajaan Matahari Terbit.


Di barisan paling depan tampak para wanita cantik yang dekat dengan Baihu, mereka datang menghadiri upacara penobatan ini dengan wajah berseri-seri. Wang Mei, Yang Zi, Zhou An dan Li Yan adalah wanita cantik yang berasal dari berbagai daerah di dataran tengah.


Ketika tiba saatnya, Baihu datang memasuki aula penobatan diiringi oleh permaisuri Tang Liu dan ketua sekte Wudang. Kemudian Baihu duduk di singgasana kerajaan Salju Utara sementara permaisuri duduk di sebelah kirinya. Sedangkan ketua sekte Wudang duduk di sebelah kanannya.


Mata para wanita Baihu melotot terlihat tidak senang melihat hal itu, mereka tidak suka permaisuri Tang Liu duduk di sebelah Baihu dengan tersenyum kemenangan. Mata Baihu berkedut ketika melihat wajah dari wanita yang dikenalinya itu. Tatapan mereja kepada Baihu seperti siap untuk menerkamnya.


“Astaga, aku merasakan hawa membunuh dari keempat orang wanita itu.” batin Baihu.


Upacara penobatan pun dilaksanakan dengan lancar dan para undangan terlihat puas dengan penobatan Raja Baihu sebagai raja kerajaan Gurun Barat dan juga kerajaan Salju Utara.


“Yang Mulia, setelah penobatan ini. Kapan Yang Mulia akan menikah?” Teriak salah satu jendral yang ada di sana.


Wajah Baihu terlihat pucat ketika mendengar kata menikah. Dia belum memutuskan siapa yang akan menjadi pendamping dirinya. Tiba-tiba permaisuri Tang berdiri dengan tersenyum. “Yang Mulia belum memutuskan siapa yang akan menjadi permaisurinya.” kata permaisuri Tang Liu dengan senyuman manis.


“Permaisuri Tang, kamu cocok untuk bersanding menjadi pendampin Yang Mulia Baihu.” Tiba-tiba seseorang berteriak diantara para undangan.


“Benar. Kalian berasal dari kerajaan Gurun Barat dan juga kerajaan Salju Utara. Itu akan menjadi pasangan yang sempurna.” celetuk orang lain yang ada di tempat itu.


Wajah permaisuri Tang tampak senang dengan kata-kata para undangan, namun dia berusaha untuk menyembunyikan kegembiraan hatinya. Namun berbeda dengan Baihu, wajahnya tampak gelap  memandang para wanita yang berada di kursi depan dengan wajah kesal melihat padanya.

__ADS_1


“Aku tidak setuju dengan hal itu!”


Tiba-tiba sebuah suara datang  dari arah penonton yang hadir disana. Tampak dua orang wanita berjalan dari luar aula menuju ke tengah-tengah aula penobatan itu. Para penjaga hendak menghentikan kedua wanita itu, namun Baihu mengangkat tangannya untuk menghentikan para penjaga tersebut.


“Putri Ling dan Nona Lei Yan, kalian datang juga ke dataran tengah ini. Lama tidak bertemu dengan kalian.” sapa Baihu ketika mengenali kedua wanita cantik yang datang.


Putri Ling Ling yang tadi berbicara kemudian berdiri menghadap ke para undangan. “Aku putri dari bangsa barbar di wilayah luar bagian barat. Aku juga berhak menjadi permaisuri Yang Mulia Baihu untuk menyatukan dataran tengah dan wilayah luar bagian barat.” kata Putri Ling Ling dengan terus terang.


“Aku Lei Yan, murid dari sekte Lembah Obat wilayah luar bagian barat. Aku pun berhak juga menjadi permaisuri Yang Mulia Baihu.”


Melihat dua wanita cantik yang datang dan memprotes untuk menjadi pendamping Baihu, pada undangan menjadi ramai kembali. Mereka mulai membandingkan kedua wanita cantik itu dengan permaisuri Tang Liu yang seorang janda raja.


“Aku Putri Zhou An, dari wilayah kerajaan Pesisir Laut Selatan juga berhak menjadi permaisuri Yang Mulia dengan menjadikannya Raja kerajaan Pesisir Laut Selatan.” Zhou An kini turut berbicara.


Wajah Baihu menjadi merah padam karena malu dijadikan perebutan oleh para wanita tersebut. “Semuanya tenanglah. Biarkan aku memikirkan siapa yang akan menjadi pendampingku sebagai permaisuri.” sahut Baihu dengan pelan.


Wajah permaisuri Tang Liu tampak kesal karena mengetahui dia memiliki banyak saingan untuk bisa menjadi permaisuri Baihu.


Para undangan banyak yang mengangguk-angguk mendiskusikan siapa yang layak menjadi permaisuri Baihu, namun mereka tidak berani memberikan saran karena Baihu telah mengatakan bahwa dia sendiri yang akan mengurus dan menentukan siapa pendampingnya.


“Ah, memilih istri jauh lebih sulit daripada menghadapi lawan di medan peperangan.” gumam Baihu dalam hatinya.

__ADS_1


Setelah itu upacara penobatan pun dilanjutkan dengan perjamuan bagi para undangan. Sebelum itu Baihu telah bertemu dengan para wanita nya secara pribadi sebelum keluar menemui para tamunya.


Baihu tampak duduk bersama Wang Mei, Yang Zi, Zhou An, Li Yan, Lei Yan, Putri Ling-Ling dan permaisuri Tang Liu.


Mereka tengah mendiskusikan tentang siapa yang akan menjadi pendamping Baihu. Mereka menunggu kata-kata dari Baihu untuk mengemukakan hal itu.


“Aku ingin menghormati orang tuaku yang sejak kecil telah menjodohkanku dengan Yang Zi. Aku akan menjadikannya permaisuriku. Namun aku juga tidak bisa mengabaikan semua orang yang dekat denganku. Aku akan menjadikan kalian sebagai selir dan itupun jika kalian bersedia.


Wajah Yang Zi terlihat berbunga-bunga karena keputusan itu. Bagaimanapun itu adalah mandat yang telah ditetapkan bagi mereka sejak kecil oleh kedua orang tua mereka. Jadi Baihu pun tidak bisa mengabaikan hal itu.


Keputusan Baihu membuat wanita lainnya mau tidak mau menerima hal itu. Meskipun hati mereka sedikit sakit, namun mereka tetap bersedia untuk menjadi selir bagi Baihu termasuk permaisuri Tang Liu.


Karena mereka telah mencapai kesepakatan, Baihu kemudian bersiap untuk mengumumkan hal itu kepada para undangan di tengah perjamuan. Mereka pun berjalan beriringan menuju ke ruang perjamuan. Kemudian Baihu berdiri di tengah-tengah para undangan untuk memberikan pengumuman pada mereka.


Baihu kemudian menceritakan tentang perjodohannya yang telah diatur oleh kedua orang tuanya bersama orang tua Yang Zi. Jadi Baihu mengumumkan Yang Zi akan menjadi permaisurinya dan wanita lainnya akan menjadi selir Baihu.


Para undangan bersorak mendengar pengumuman dari Raja Baihu, mereka sungguh menantikan siapa yang akan menjadi permaisurinya. Bahkan para penonton sempat bertaruh siapa yang akan dipilih oleh Baihu untuk menjadi permaisurinya. Namun tidak ada yang menyangka Yang Zi akan menjadi pilihan Baihu untuk menjadi permaisurinya.


Baihu juga mengumumkan bahwa upacara pernikahan mereka akan diadakan di depan makam kedua orang tuanya di kota Xifang. Dan rencananya akan diselenggarakan pada bulan depannya.


Seluruh undangan kembali bersorak dengan gembira, mereka sungguh menantikan tentang pernikahan Raja mereka. Bahkan rakyat pun akan menantikan pernikahan raja mereka.

__ADS_1


“Yang Mulia, aku sudah tua. Aku juga akan menyerahkan posisi Raja kerajaan Pesisir Laut Selatan kepadamu. Aku harap Yang Mulia bisa menjaga putri kami Zhou An dengan baik.” Raja Pesisir Pantai Selatan berdiri sambil mengangkat gelas untuk bersulang kepada Baihu.


“Benar, bagaimanapun Yang Mulia Baihu berjasa besar membebaskan kerajaan Pesisir Laut Selatan dari pendudukan kerajaan bangsa Lato.” kata seseorang dari undangan itu.


__ADS_2