Bartender Cantik Ku

Bartender Cantik Ku
Keren


__ADS_3

sudah hampir seminggu Rosella tinggal dirumah besar ini sebagai menantu keluarga Siregar. namun ia merasa dirinya lebih tepat menjadi pengasuh daripada menantu, meskipun orang tua Alden sangat perhatian kepadanya namun si batu Alden itu tetap sama dinginnya. bahkan mereka hampir tidak pernah menyapa dirumah ini.


tepat dihari ini masa cuti Rosella sudah habis, jadi malam ini ia akan melakukan pekerjaan yang menyenangkan, meskipun hanya sebulan ia akan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.


sebenarnya kalo ia disuruh memilih ia akan tetap melajang dan bekerja dibar saja. . . ya. . bebas. seperti itulah kehidupan yang ia dambakan.


namun demi menuruti kemauan sang ibu, ia menyampingkan egonya.


"Mommy mau kerja?" tanya Axel mengerucutkan bibirnya dengan tingkah lucunya.


"iya boy, kamu sama Daddy ya" ucap Rosella yang sibuk menyisir rambutnya.


"nanti siapa yang puk puk Axel mom" ucapnya merajuk, karena ia memiliki kebiasaan baru ia tidak akan tidur sebelum Rosella menepuk nepuk pantat nya.


"Daddy boy, dia akan melakukan nya untuk mu".


"kalo Axel nggak bisa tidur gimana?"


"nanti kita Vidio call an ya, kita belum pernah Vidio call an berdua, pasti asik deh" ucap Rosella membujuk.


"iya-iya Axel mauuu" ucapnya berbinar


"yaudah ya Mommy mau berangkat" Rosella mengambil tas ransel kecilnya.


....


"Ros kamu biar diantar pak kusno ya" ucap Melinda, pak kusno adalah seorang supir keluarga Siregar.


"iya Ros biar aman". timpal pak Rahmono yang sedang membaca koran di teras.

__ADS_1


"nggak usahlah mah pah, nggak pantes kalo kerjanya kaya Ros gini antar jemput sopir hehe" ucap Rosella.


"nggak papa dong Rosella, kan cuma sebulan juga" ucap Melinda


"mah , justru sebulan itu mau rose pakek buat menikmati waktu Ros . . . sebelum Ros bener-bener keluar dari dunia malam itu".


"udahlah mah kalo Ros nggak mau jangan dipaksain" ucap pak Rahmono, karena sejujurnya ia sudah menyuruh pengawal untuk menjaga Ros dari kejauhan.


"yaudah deh kalo gitu, terus kamu kerja nya naik apa nak?". tanya Melinda


Rosella melirik motor sport Kawasaki ninja hitam yang terparkir di garasi rumah itu. .


"ehm . . mah itu motor siapa ya ? , rose perhatiin gak pernah ada yang makek cuma dicuci aja setiap hari sama mang Udin" ucapnya sungkan.


"oh itu motor Alden, emang jarang banget dipakek. . paling udah bosen dia, lagian mau keluar kemana juga suami kamu orang dirumah udah ada istri yang cantik gini kok" goda Melinda pada menantunya.


"ehm . . . mah kalo gitu Ros pinjem motor nya mas Alden aja deh mah" ucap Ros sungkan.


"ka kamu mau dianterin pak kusno pakek motor Alden?" tanya Melinda


"nggak mah, biar rose yang bawa itupun kalo diijin pinjem motor nya" ucap Rosella hati-hati


"kamu bisa pakek motor itu Ros?" tanya pak Rahmono antusias


"hehe bisa kok pah, rose jamin nggak akan lecet deh"


"bukan itu sayang, mamah takut kamu kenapa-kenapa itu kan motor nya kenceng banget, kalo soal motor lecet nggak masalah sama sekali kamu mau jualpun itu juga hak kamu sebagai istri Alden" ucap Melinda


"rose udah ahli kok mah tenang aja kalo itu yang mamah takutin".

__ADS_1


"baiklah , tapi harus hati-hati ya . . . kuncinya ada disitu Ros"


"iya mah pah kalo gitu rose pamit dulu ya" Rosella mencium tangan kedua mertuanya bergantian.


ia mengenakan jaket jeans yang sedikit kebesaran lalu mencepol rambutnya dan memakai helm yang menutupi semua bagian wajahnya.


sesungguhnya jika dilihat dari seperti itu Rosella mirip dengan laki-laki , apalagi postur tubuhnya yang bisa dikatakan tinggi untuk ukuran perempuan.


pak Rahmono dan Melinda sampai ternganga melihat Mila Rosella yang begitu mahir mengenakan motor sport itu.


"keren keren keren" ucap pak Rahmono yang tidak mengalihkan pandangannya dari menantunya yang sudah meninggalkan gerbang.


Melinda mengelus dadanya "mamah baru tau sisi lain dari rose pah". ucapnya masih mematung.


"aduh mah pokoknya Rosella keren banget, mamah nyari mantu dimana sih". ucap pak Rahmono.


"hussss papah , kalo mamah lebih seneng rose bisa masak aja daripada naik motor gede kaya gitu"


"bukannya rose bisa masak mah?"


"masih sedikit banget pengetahuan nya, resepnya makanan kampung aja pah . . . papah sama Alden


pasti nggak doyan".


"udahlah mah , ajarin pelan-pelan"


.


.

__ADS_1


.


tinggalkan jejak ya 💋


__ADS_2