Bartender Cantik Ku

Bartender Cantik Ku
Axel yang bahagia


__ADS_3

"Axel tidak biasanya kamu mau makan sayur" Tante Melinda kelihatan sangat bahagia


"karena Mommy makan , Axel juga makan"


lagi-lagi hatiku tersentuh ia benar-benar membutuhkan kasih sayang seorang ibu sepertinya.


aku mengusap kepalanya "good boy"


hari semakin sore aku menemani Axel bermain . sedangkan ibuku dan Tante Melinda. . .huh aku tau mereka sedang bergosip, hobi semua perempuan memang sama.


telpon Tante Melinda berdering, ia keluar rumah untuk mengangkat nya, beberapa saat . ia lalu memasuki rumah..


"Axel ayo kita pulang"


Axel menggelengkan kepalanya


"besok kita kesini lagi, ketemu Mommy" kata Tante Melinda sambil tersenyum kearah ku


"kenapa Mommy tidak ikut pulang saja" ucap axel memelas.


"sayang Mommy, besok kesini lagi ya main sama Mommy , Mommy tidak bisa pulang bersama Axel karena mommy harus bekerja"


aku terus berusaha membujuknya..


"tapi Axel, mau main sama Mommy . nanti kalo Mommy tinggalin Axel lagi gimana"


semua orang terdiam mendengarnya


Aku memajukan jari kelingking ku


"Mommy janji tidak akan meninggal Axel , tapi Axel harus pulang ya besokan sekolah"


"baiklah" raut wajahnya kecewa..


sejujurnya aku juga tidak tega tapi mau bagaimana lagi,aku tidak mungkin menahan anak orang disini..


.


.


.


kini tinggal aku dan ibuku dirumah ini


"abis keluyuran dari mana kamu pulang siang bolong!!!"


astaga seperti nya aku melupakan sesuatu, Omelan ibuku.

__ADS_1


"lembur buk" ucapku spontan


"mana ada orang minum bir siang bolong!!!"


"ibuk seperti nya tambah muda ya" aku mengukir senyuman yang paling manis


"jangan omong kosong kamu"


"aku harus bantu bersih-bersih Bu , karena hari ini saatnya aku libur"


"awas saja kalo kamu berani menemui laki-laki itu"


"enggak ibuuu"


"temui saja kalo kamu mau jadi batu"


"ibuu!! jangan mengatakan itu pada anakmu"


kata-kata ibu yang selalu membuatku takut dan luluh.


bahkan seperti nya aku melupakan sesuatu


"apa rencana ibu".


"maksud mu"


"oh, Axel itu cucunya Tante Melinda, kebetulan tadi ketemu di minimarket sebelah" hemm aku tau ibuku sedang menyembunyikan sesuatu.


"kenapa aku yang disuruh jadi Mommy nya kata Tante Melinda, ibunya kemana" rasa penasaran ku tidak bisa terbendung


"sudahlah , besok Tante Melinda yang akan menjelaskan, kamu ambil cuti besok malam"


"enggak bisa bu, kenapa semaunya begini sih"


ibuku terus melototiku aku tahu ia hendak mengucapkan sesuatu "mau ja...."


"iya iya aku cutii" ucapku cepat memotong perkataan nya.


Alden POV


aku jenuh ditengah kemacetan kota ini, hanya berdua dengan sopirku yang cukup pendiam sama sepertiku..


aku memutuskan untuk menelepon mamahku.


*hallo ma


iya Al

__ADS_1


mamah dimana


diluar sama Axel ini


aku udah dijalan ini mah , mau sekalian dijemput..


eng enggak usah Al, mamah udah ditunggu supir kok . . . ini juga mau pulang*


Tut. .


sesampainya di rumah Axel dan mamah belum pulang aku lebih memilih berdiam diri di kamar , setelah membersihkan diriku..


karena tidak ada orang dirumah ini yang bisa kuajak bicara kecuali mamah dan Axel , karena aku tidak begitu tertarik berbasa-basi dengan orang lain.. papahku juga sama seperti ku . bahkan aku merasa dia lebih pendiam kadang.


aku mendengar suara mobil memasuki halaman , itu tandanya mamah dan Axel sudah pulang aku turun ke lantai bawah, menunggu Axel disofa sambil menonton TV.


aku melihat ada yang berbeda dari Axel hari ini, senyum terus mengembang di bibirnya...


ia berjalan sambil melompat-lompat lalu menghampiri ku dan memelukku...


"abis main apa, happy banget" ucapku sambil mengusap kepalanya.


"abis main sama Mommy"


deg


deg


aku menatap kearah mamahku..


"mah, jangan bilang mamah mempertemukan Axel dengan wanita itu" ibunya maksud ku..


"no Al, bukan dia"


"lalu".


"calon Mommy nya Axel" mamah lalu bergegas meninggalkan ku


apa yang dimaksud mamah , mamah pasti meracuni pikiran Axel , huh


"Daddy, Axel senang punya Mommy".


deg


bahkan ia tidak pernah membicarakan ibunya selama ini tapi , apa maksud Axel .. Mommy?


aku melihat wajahnya sangat bahagia dan tak mungkin menghancurkan nya

__ADS_1


aku mencoba tetap tersenyum pada Axel.


__ADS_2