BELAHAN JIWA

BELAHAN JIWA
Home Sweet Home


__ADS_3

flashback on


Akhirnya sehabis makan siang, Sava dan Emieer cek out dari Hotel. Dua hari yang luar biasa yang pernah mereka rasakan.


Soal kesalah pahaman Sava tentang panggilan video call juga sudah Emieer jelaskan.


Wanita yang Vidio call itu ternyata adalah tetangga kost Emieer. Dan Emieer sudah berjanji pada Sava, saat mereka kembali ke tempat kost Emieer akan mengenal kan Sava dengan tetangganya itu.


Dan Sava pun puas, karna berhasil membujuk suami nya untuk mengenal kan si wanita yang mungkin menaruh hati terhadap Emieer. Dan rupanya Sava sudah punya rencana untuk memanasi sang tetangga kost.


Kini Emieer dan Sava sudah sampe di depan tempat kost,sebelum masuk kamar kost yang sudah bertahun-tahun Emieer tingali, Sava mengingatkan lagi sang suami untuk memperkenalkan dirinya dengan wanita yang membuat Sava penasaran itu.


"Sabar sayang," keluh Emieer yang di tarik tangannya oleh sang istri, yang tidak sabaran masuk ke rumah mereka. Lebih tepat nya rumah kost. Sebenarnya yang membuat Sava tidak sabar adalah tetangga nya itu. Wanita yang tadi pagi dengan berani melakukan panggilan video call terhadap Emieer.


Berdiri tepat di sebuah pintu kamar kost, Emieer mengetuk pintu. Dan tak perlu menunggu lama seorang wanita dengan balutan baju seksi membuka pintu kamar kost nya.


"Hai Emieer,.......kamu!"


Seru si wanita itu dengan wajah berbunga bunga, sejurus kemudian wajah yang tampak bahagia di datangi Emieer seketika meredup, saat melihat seorang wanita muda bergelayut manja di sisi Emieer..Pemuda yang membuat si wanita itu menaruh hati pada Emieer sejak lama.


"Malam,mbak .......hai, aku Sava Istri Emieer,"


Sava menyapa wanita itu tanpa basa basi dan langsung memperkenalkan diri..Sava mengulur kan tangan kanan berniat baik berjabat tangan.Tapi karna niat baik nya tak di tanggapi, Sava menarik kembali tangan nya. Kemudian Save melingkar kan tangan nya ke pinggang Emieer dan semakin merangsek ke tubuh sang suami. Wanita itu nampak memasang wajah kesal dan menahan emosi, tapi Sava tak perduli.


"Mbak Citra ..ini Sava istri saya," ucap Emieer, membuat wanita itu terkaget.


"Kamu sudah menikah ?"


"Kapan ?" Wanita yang bernama Citra itu bertanya.

__ADS_1


"Maaf mbak, jika saya menyela.. mbak kanget yaaa jika Emieer sudah menikah. Sepertinya mbak ini penasaran banget.!" ucap Sava dengan wajah kesal.


"Aku sudah lama menjadi tetangga kamar kost Emieer. Heran saja tiba tiba Emieer menikah. Bukan maksud apa apa, jika Emieer menikah mungkin aku bisa datang di acara pernikahan kalian," ucap wanita itu dengan nada ketus.


"Kami menikah secara sederhana. Oya mbak satu lagi pesan saya yaa, jangan lagi telpon atau melakukan panggilan video call dengan suami saya, karna saya tidak suka. Saya tipe istri pecemburu." ucap Sava tegas.


Wanita yang bernama Citra itu pun melongo. Memahami situasi yang tidak baik, Emieer buru buru menengahi.


"Baiklah kalau begitu kita permisi ya mbak." ucap Emieer dengan menarik Sava menuju kamar kost nya yang kini mereka anggap sebagai rumah.


🍁🍁🍁🍁🍁


"Apa apa an kakak ini, tadi aku belum puas melabrak nya." gerutu Sava.


"Sejak kapan istri ku ini jadi bar bar." ucap Emieer santai, kemudian mengambil kunci kamar kost yang ia taruh di tas ransel nya.


Kemudian Sava masuk kedalam kamar kost yang sudah Emieer buka kan pintunya dengan langkah kesal. Emieer hanya tersenyum melihat tingkah laku istri manja nya itu.


Begitu Sava memasuki kamar kost, seketika perhatian nya terpaku oleh sesuatu yang berbeda di panca Indra nya. Ternyata Emieer merombak ruangan dan beberapa perabot yang ada di dalam kamar kost. Dari cat dinding yang kini di ganti dengan cat warna coklat cream terang ,warna kesukaan Sava.


Ranjang single yang sebelumnya ada di kamar kost sekarang berganti kasur lantai yang lebih besar ukuran nya. Di sudut ruangan ada meja makan kecil lengkap dengan dua kursi. Meja rias mini juga disediakan oleh Emieer. Dan semua perubahan di ruangan kamar kost Emieer, membuat Sava tajub.



"Emieer apakah ini semua kamu yang mengatur nya," Sava berucap sambil melangkah mengamati semua perubahan perabot yang ada di kamar kost, yang sudah di sulap oleh sang suami.



"Bagaimana.......apakah kamu suka?"

__ADS_1


Bukannya menjawab, Sava malah menghambur ke arah Emieer. Menubruk sang suami, mengalungkan kedua tangan nya ke leher Emieer dan kemudian memeluk nya dengan erat.


"Aku suka sayang,"


"Terimakasih, Emieer."


Ucap Sava, kemudian ia menagkup wajah Emieer dengan ke dua tangan nya, lalu mengecup bibir sang suami lembut.


Di kecup dengan manis oleh sang istri, membuat gairah Emieer naik. Emieer pun kini membalas ciuman Sava. Balasan ciuman Emieer membuat Sava kualahan. Saat Sava ingin menyudahi tautan bibir nya, Emieer malah makin rakus menikmati bibir Sava yang manis.


Hingga akhirnya Emieer mengiring Sava melangkah mundur kebelakang. Dan saat tubuh Sava sudah stuck di dinding tembok yang kini sudah berganti cat warna crem cokelat terang, baru Emieer menyudahi tautan bibir nya.


Dengan masih sedikit terengah, Emieer berbisik pada sang istri. Berkata sambil menautkan dahi nya ke kening Sava.


"Welcome home my wife, welcome to our home, home sweet home."


"Terimakasih suami ku."


Sava berucap dengan mata berkaca-kaca.


Emieer yang melihat sang istri nampak bahagia merasa lega. Karna apa yang ia usaha kan merombak tempat kost nya berhasil.


Dan semua itu dia persiapan ketika dia menginap di hotel dua haru lalu.


Emieer menyewa dua pekerja untuk merombak ruangan kamar kost nya. Dan semua itu Emieer lakukan agar Sava merasa lebih nyaman.


jgn lupa like komen ya


makasih 🤗🥰💐🙏

__ADS_1


__ADS_2