BELAHAN JIWA

BELAHAN JIWA
Bab 5


__ADS_3

" sudah siang, gumam sofi, sofi pun beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi. selesai dari kamar mandi. " kok rumah sepi, kemana semua orang.


pas di ruang tengah..


" bangun jam berapa kamu!! tanya rian tanpa menoleh dari hp nya. sofi cuma berdecak. dan acuh meninggalkan rian.


rian pun menggaruk kepalanya yang tak gatal karna kesal, selama ini dia gak pernah di cuekin cewe. malah cewe berusha mendekatinya. tapi sekarang malah beda, sofi begitu acuh padanya. " nih cewe dingin banget ya, apa gak da gitu mau bersahabat gerutu rian.


sebenarnya sofi pura2 acuh, sebab dy takut nanti salah tingkah bila terus di dekat rian. dia gak mau rian akan bilang dia cewe genit, makanya sebisa mungkin dy jauh2 dari RIAN.


" FI, kata kak yanti, jika kamu lapar ada tu makanan di kulkas, tinggal kamu panasi, aq mau keluar dulu, ntar kalo ada apa2 telp aja aku " kata rian sambil beranjak dari kursi menuju luar.. belom sempai pintu sofi mengejar rian.


" kamu keluar kemana?? tanya sofi penasaran.. rian hanya angkat bahu.


" boleh aku ikut?? soalnya aku disini gak ada teman, aku kesini mau liburan, bukan mau jaga rumah jawab sofi..


" ok setengah jam lagi aku kesini. jawab rian dan langsung pergi meninggalkan sofi.


sofi pun merasa ada rasa2 aneh dalam. hatinya.. saat ngomong dengan rian rasanya cacing dalam perutnya bersorak ria ingin melompat. jantung nya berdebar begitu keras nafasnya selalu ngos2an. ada apa dengan ku " gumam sofi.


setelah selesai mandi, dandan sofi menunggu rian di depan. ingin sekali rasanya dia bercerita pada teman nya. tapi sayng nya, mereka sudah buat komitmen selama liburan. tidak boleh kontekan.. jadi sofi hnya membolak balikkam hp nya. bingung mau hubungi siapa.


tidak berapa lama!!!


" sudah siap? tanya rian lembut.. yang di tanya malah melongo terdiam dan gak sadar mengangguk secara pelan. melihat kepolosan sofi, rian mengukirkan senyum di bibirnya, membuat sofi makin grogi.


" kita mau kemana?? tanya sofi tanpa melihat rian.


" kita jalan2 disini banyak tempat wisata, nanti kamu akan tau. ohya pake helm ini, sebab tadi aku keluar khusus beli helm ini. cocok kam buat kamu?? tanya rian sambil memasangkan helm di kepala sofi.


"aduh rian, jangan bersikap seperti ini, membuat aku ingin pingsan, gumam sofi dalam hati.


" naik, sudah siapkan. di balas dengan anggukan, tapi sebelum naik sofi melototi rian.


" napa kamu pelototi aku?? tanya rian heran


jangan ngebut jawab sofi penuh penekan.. " jadi karna ngebut kamu pelototin aku. lucu kamu yah.. jawab rian terkekeh

__ADS_1


" janji dulu jangan. ngebut, baru aku mau naik motor kamu,. kata sofi sekali lagi, membuat rian jengah dan mengangguk secara perlahan.


" naik, atau kamu aq tinggal!! ancam rian. kali ini sofi gak ada ngomong apa lagi sebab suaranya sudah mulai berubah.


motor pun melaju sedang, membuat sofi merasa nyaman di belakang rian. tapi tidak dengan hatinya seperti gado2. bingung melukiskan gimana.


" fi, kamu kelas berapa?? tanya rian memulai percakapan diatas motor


" kelas 2 jawab sofi singkat


" kamu di kampung selain sekolah punya kegiatan apa?? tanya rian balik.


gak ada" jawab sofi.


" hadeh ngomong sama kamu seperti mau interview, jawab pendek aja. gerutu rian


sofi hanya diam, bukan dia gak mau ngomong, cuma dia belum bisa menetralisasikan hatinya. andai sekarang yanh bonceng dia sela, dari tadi mungkin mrk dah nyerocos..


" kita duduk disini aja " kata rian sambil berentikan motornya dan mereka pun mencari tempat duduk..


" kamu suka pemandangan ini?? tanya rian.


" napa kamu?? hayo pasti pikiran jorok.. tebak Rian.


sofi mengalihkan wajahnya, mungkin wajahnya sekrang seperti kepiting rebus, ketauan memandangi rian.


rian hanya tersenyum melihat tingkah polos sofi dan mulai menggoda.. rian senang banget menggoda sofi. sebab sofi gampang merahan pipinya kalau sudah di goda rian. itu lah pemandangan yang paling di sukai rian


" aduh kenapa aku ini?? gumam rian, kok jantung aku bergetar, apa lagi melihat bibir sofi, membuat rian gak tahan dan ingin sekali mengecupnya. tapi semua di urungkannya sebab dia gak mau di bilang lelaki kurang ajar.


saat mereka menikmati juice jeruk, ada seorang perempuan menghampiri rian.


" yank, kamu kemana aja sih, aq telpon kamu gak angkat, aq sms gak pernah balas, aku kangen tau.. kata perempuan itu dengan manja sambil memeluk rian dan menyandarkan kepalanya di dada bidang rian. sofi melihat pemandangan itu, merasa gak suka dan aneh dengan hati nya.


tapi sofi pura2 aja cuek dan fokus dengan juice nya, padahal dalam hatinya penasaran.


" apaan sih kamu?? sambil melepaskan pelukan perempuan tadi.

__ADS_1


" yank, jangan gitu, aku itu rindu sama kamu. udah seminggu kamu gak hubungi aq. jangan bilang karna perempuan ini sambil menunjuk sofi, sofi yang merasa di tunjuk tersedak sebab dia gak tau malah dia yang di salahkan.


" uhuk uhuk batuk sofi, membuat rian panik,


" kamu gak apa2 tanya rian?? sambil mengelus belakang sofi. sebenarnya sofi gak apa, tapi karna rian mengelus belakangnya batuknya makin menjadi.


" aku gak apa jawab sofi sambil berlari kekamar mandi.


disaat sofi di kamar mandi..


yank, aku masih sayang sama kamu, aku gak mau kamu putusin, kamu tau kan, aku setia sama kamu.. kata perempuan itu menyakinkan rian.


" nin, dengar ya.. nih gua tegaskan ma loe. hubungan kita udah berakhir, saat dimana gua lihat loe jalan sama om gua. loe tau kan om gue gimana, dan dengan enteng nya loe bermesraan dengan nya. kata rian penuh amarah sambil menepis tangan nina dari tubuhnya.


" sekali lagi gua ingatkan sama loe.. jangan pernah loe ganggu sofi, sofi gak ada sangkut pautnya dengan hubungan kita, jawab rian penuh penekanan, membuat nina diam dan hanya pasrah.


" gua akan buat perhitungan sama loe ****** gumam nina sambil pergi meninggalkan rian..


# di kamar mandi..


" ya tuhan, kenapa dengan jantung ku ini, berdetak dengan kencang nya dan membuat aku salah tingkah, apa aku sakit jantungya. aku malu banget lagi mana muka bersemu merah kalo di goda rian.


jangan2 aku jatuh cinta lagi dengan rian??


gak mungkin, rian kan udah punya pacar.


sadar sofii.. kamu bukan tipe rian, kamu tadi lihatkan pacarnya rian, cantik sexi dan elegan. sedangkan kamu.. wanita kampung. sofi hanya tersenyum miris nelihat dirinya di kaca, jauh beda dengan nina.


ahhh pusing kepala ku.. gumam sofi..


" kenapa kok bisa pusing, tanya rian tiba2 mengagetkan sofi..


apa mau tanya kenapa aq disini, aku pikir kamu tadi kenapa2 udah 18 menit aku tunggu kamu g kunjung tiba, ya aku susul aja kesini, kebetulan sepi malah kamu ngomonh sendir dan nepuk wajah kamu sendiri, kamu lagi mikirin apa?? tanya rian lagi..


" apa tadi kamu dengar aku ngomong apa?? tanya balik sofi.. yang di tanya malah mengangguk.. duh tuhan mati aku,, gumam sofi sambil menggigit bibirnya..


"" ahahahahaa,, kamu lucu ya, seakan ketauan mencuri.. aku mana tau apa yang kamu bilang, kata rian sambil terkekeh, membuat wajah sofi makin memerah.

__ADS_1


" dah ah yok kita pulang sambil meninggalkan rian, bukan karna dia mau buru2, tapi karna dia gak mau digoda rian lagi.


setelah seharian mereka jalan2. sampai dirumah sofi pun tergeletak di kasur gak sadar kalo ada mata yang perhatikan dari tadi.


__ADS_2