
Hari ini Vendra masih berusaha mengambil hati Lily dan meminta maaf dengan mengantarnya berangkat ke kampus dan tidak lupa juga menjemputnya.
Pagi ini juga ada beberapa kerjaan yang menantinya di kantor.
Vendra kali ini berharap tidak lupa untuk menjemput kekasihnya agar tidak menambah masalah baru nantinya.
" Sep.. nanti ingatkan aku untuk menjemput Lily di kampus "
" Kamu datang ke kontrakan..? "
" Tentu saja "
" Bukankah aku sudah menyuruhmu jangan dulu "
" Emangnya kamu siapa menyuruhku begitu.. "
" Setidaknya biar amarahnya reda dulu "
" Dia sudah tidak marah padaku... "
Sambil fokus ke meja dan dokumen yang di pegang.
Terdengar bunyi telfon.
" Ya.... "
" Suruh masuk saja keruangan ku "
Vendra langsung menutup telfon.
" Siapa...? Lily kemari...? "
" Bukan... "
" Rekan bisnis..? kau punya janji..? "
" Bukan.... Jessie.. "
" Jessie....? siapa dia..? "
" Akar dari permasalahan ku Sep... dia datang ke indo... "
" Kau menerima perjodohan ini?? "
" Tentu saja tidak.... apa aku tidak punya perasaan sampai-sampai menerima semuanya begitu saja...? "
Ucap Vendra yang tak lama kemudian Jessie memasuki ruangannya.
" Hay Ven.... "
" Oh, Jess.. duduklah "
" Perkenalkan, dia Septian asisten pribadiku "
" Septian... "
__ADS_1
" Jessie... senang bertemu denganmu pak Septian "
Ucap Jessie.
" Panggil saja Septian, atau apapun... asal jangan pakai kata Pak... "
" Baiklah... Sep... "
Ucapnya kembali.
" Apa ada perlu sesuatu...? "
" Aku hanya ingin berkunjung ke kantormu Vendra, ternyata besar juga ya kantor kamu.. "
" Ya, seperti yang kau lihat... duduklah Jessie "
Septian langsung keluar untuk mengurus pekerjaannya.
" Kau sibuk...? "
" Sedikit.... "
" Mau aku bantu...? "
" Tidak perlu.. kau duduklah, aku akan mengurus pekerjaanku yang menumpuk... "
" Baiklah.... "
Terlihat Jessie duduk dan menunggu Vendra untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Sementara itu dia mengambil ponselnya dan juga memotret Vendra secara diam-diam.
Tanpa sadar jam sudah menunjukkan pukul 11 siang.
" Sudah jam segini, ini sudah jam makan siang dan aku akan mengajak Vendra makan di luar "
Vendra melihat jam di pergelangan tangannya dan langsung membereskan beberapa dokumen yang ada di mejanya.
" Jessie, maaf tapi aku siang ini ada acara dan aku harus pergi sekarang.... apa kau masih ada urusan...? "
" Ha..? oh, tidak... kamu mau kemana? apa ada meeting dengan client..? "
" Ya, aku minta maaf karena aku harus pergi sekarang.... "
" Tadinya aku ingin mengajakmu makan siang di luar, tapi berhubung kamu ada acara mungkin lain kali... "
" I'm sorry.... "
" Oke.. tak apa, ayo kita turun bareng... "
" Kamu mau pulang atau mau kembali ke kantormu..? "
" Sepertinya aku mau langsung balik ke apartement, soalnya aku sedang tidak banyak urusan juga di kantor... "
" Owh... "
__ADS_1
Kali ini Vendra tidak mau membuat kesalahan untuk ke-dua kalinya pada Lily untuk menjemputnya di kampus.
Jessie sejujurnya kecewa, ia berfikir siang ini bisa pergi berdua dengan Vendra walau hanya sekedar makan siang namun ternyata rencananya gagal.
šš
" Lama sekali... pasti dia lupa menjemput ku.. "
Lily terlihat kesal.
" Hey... nunggu jemputan...? "
" Alex... kamu mengagetkan ku.. "
" Santai.... kamu nunggu jemputan..? tidak pulang bareng Mellanie..? "
" Tidak, aku di jemput sama kakak... "
" Kamu sudah menelfon nya kan..? jangan sampai dia lupa terus-terusan... "
Ledek Alex.
" Udah... kamu itu bisa aja Lex... "
" Aku mau tanya, kemarin kamu pergi kemana..? soalnya ada anak buah kakak kamu datang ke cafe, mereka memberitahu diriku soal itu "
" Owh... aku minta maaf ya Lex... "
" Kamu kabur...? "
" Nggak si, aku cuma pergi ke suatu tempat aja karena bosan, tapi kamu tahu sendiri kan bagaimana kakakku.. "
" Ngeri juga ya, bagaimana nanti kalau kamu di deketin cowok... terus mau ijin keluar malam minggu atau apalah "
" Hahahhahaahha..... kamu serius berfikir sejauh itu..? "
" Ya.... tentu saja, coba bayangkan. Harus berhadapan dengan kakakmu, lha kalau kakak kamu yang di hadapi sama pacar kamu nanti, bagaimana kalau anak buahnya..? "
" Aku rasa aku jomblo sampai mati Lex.. "
Goda Lily.
" Idih, jangan ngomong gitu... ya kali wanita secantik kamu jomblo... "
" Apa kamu bilang...? "
Tanya Lily.
" Kamu cantik.... "
" Kamu itu ya, bisa aja si... "
" Sungguh Lily.. aku serius, kamu cantik "
Tak lama mobil Vendra berhenti tepat di depan mereka.
__ADS_1
" Masuk....! "
Ucap Vendra dari dalam mobil.