
" Sayang...... kau masih lama...? "
" Sebentar..... "
Jawab Lily.
" Please baby jangan dandan berlebihan.....! "
Protes Vendra.
" Ayo..... "
Ucapnya.
" Kamu pake dress, pendek banget Lily.... "
" Ini kamu yang beli lho, belum aku pake juga.... baru ini, kali pertama ka.... "
" Kau...! "
" Udah ayo, belanja kan...? "
Lily menggandeng Vendra keluar dan bersiap-siap untuk sore ini, ntah berapa baju yang akan Vendra belikan untuknya nanti.
❤❤❤❤
" Kamu ingat kan.... aku tidak mau belanja banyak-banyak.... "
" Iya... aku ingat sayang.... ayo turun.... "
Kini mereka berdua sudah sampai di salah satu butik langganan yang sudah Vendra tahu sejak dulu.
" Kamu mau pilih apa dulu... ? atasan...? "
" Kita lihat-lihat aja dulu... "
"it's okay.... "
Vendra langsung menggandeng tangan Lily memasuki butik dan melihat-lihat semua koleksi di dalam.
Dari raut muka Lily sudah terlihat dia sedikit tidak nyaman, bagaimanapun Vendra sudah termasuk memanjakan dirinya dari membelikan apapun keperluan yang di butuhkan setiap harinya.
Hampir sejam lebih Lily masih belum mengambil satu baju atau koleksi apapun dari butik hingga akhirnya membuat Vendra kesal.
" Kamu masih mau jalan milih-milih sampai kapan sayang....... ? hem...? udah satu jam lho.... "
Protes Vendra.
" Aku bingung..... "
" Kamu bingung apa, masa iya sih sayang kamu belum tertarik satu baju pun.. ? koleksinya ratusan... ribuan kayaknya.... ya ampun... "
__ADS_1
" Kok kamu gitu, jangan gitu ka... malu dilihat sama pelayannya.... "
Memang sejak masuk mereka menjadi pusat perhatian bagi para karyawan di butik.
" Kalau kakak bingung saya bisa bantu untuk mencarikan beberapa koleksi yang cocok untuk kakaknya... "
Ucap salah satu karyawan.
" Tuh... kamu ikut dia.. kamu nanti pilih mau yang mana aja langsung bilang... kalau nggak biar akau yang membelikannya nanti... "
" Ih... maaf ya ka... "
Jawab Lily.
" Tidak apa-apa, mari saya bantu.... "
Lily langsung mengikuti pelayan yang barusan menawarkan diri buat membantunya memilih baju, sementara itu Vendra membuntuti dari belakang dan juga melihat beberapa koleksi dress yang cocok buat Lily.
Setelah muter-muter, gonta ganti baju, sepatu dan yang lainnya akhirnya selesai sudah.
3 jam, ya waktu yang cukup lama bagi Vendra untuk menemani Lily belanja.
" Sudah.....? "
" Sudah.... "
Lily memperlihatkan senyumnya sambil menenteng 6 tas yang berisi belanjaannya.
" Hannya itu...? 3 jam hannya dapat 6 bungkus saja...? "
" Sama-sama kakak... semoga suka ya "
Jawab karyawan itu.
" Kamu masuk mobil saja dulu... "
Suruh Vendra.
" Lha kamu....? kamu mau belanja...? "
" Tidak... kan ini butik khusus perempuan bajunya, udah kamu ke mobil aja dulu.... nanti aku menyusul.... "
" Oh, ya sudah... jangan lama-lama "
" Iya sayang... "
Tersenyum sembari merangkul pinggang langsing Lily.
" Kak... jangan gitu, malu tahu... ish... "
Berlari keluar menuju mobil.
❤❤❤❤❤❤
__ADS_1
" Kok lama.... "
Lily sesekali melihat keluar jendela mengecek apakah Vendra sudah keluar atau belum dari dalam butik.
" Dia ngapain.... "
Tak lama terlihat Vendra keluar si susul 3 pegawai butik di belakang nya sambil membawa banyak belanjaan.
" Lho... katanya nggak belanja...? "
Ucapnya terkejut.
" Makasih.... "
Ucap Vendra ke para pegawai butik.
" Kamu belanja banyak banget kak.... ya ampun... "
Lily terlihat jelas terkejut.
" Aku kan sudah bilang, aku nggak belanja sayang.... "
" Terus itu semua apa..? sampah...? "
" Buat kamu... "
" APA.....!! "
" Udah diam.... kita cari makan malam, aku lapar.... "
Sambil mencubit pipi Lily.
Terlihat Lily kesal dan memegang kepalanya terkejut tidak percaya dengan tingkah Vendra yang berlebihan.
" Sudah kuduga bakal kayak gini "
" Kamu bilang apa...? "
" Aku nggak mau belanja apa-apa lagi, ini yang terakhir....! "
" Terserah kamu saja... "
Tersenyum.
" Tuh kan.. kamu gitu, senyum terus kalo lagi di ajak bicara serius.... kamu mau pake baju semua itu...? "
" Ya nggak lah... gila apa aku pake baju perempuan sayang... hahahaha "
" Terus kamu beli buat siapa...? aku...? yang di Apartemen saja ada banyak yang belum kepakai .... ya ampun kak..... "
Vendra hannya diam mendengar ocehan Lily, padahal setelah makan malam masih ada satu kejutan untuk Lily dengan membelikannya ponsel baru.
Ya kali pacarnya tuan Vendra tidak punya ponsel 🤭🤣.
__ADS_1
❤❤❤❤❤❤❤❤